Sebuah acara perbincangan tentang perekonomian Indonesia serta pengaruh Asing dalam Pilpres yang ditayangkan oleh Metro TV dalam acara ECONOMIC CHALENGGES ternyata menarik perhatian saya karena dari perbincangan tersebut, apa yang selama ini dikatakan bahwa perekonomian Indonesia dikatakan condong ke arah Liberalisme ternyata benar adanya dan ini merupakan suatu fakta dilapangan, apalagi yang berbicara adalah seorang nara sumber yang dipercaya sekaligus Mantan Menteri Perekonomian di Era Ibu Megawati yaitu Bapak Kwik Kian Gie.
Dari perbincangan tersebut jelas sekali begitu kuatnya pengaruh asing terhadap Bangsa Indonesia sungguh diluar perkiraan semua orang (orang awam), karena siapapun Presidennya dinegeri ini maka mau tidak mau harus menuruti kemauan dari Pihak Asing tersebut. Artinya semua kegiatan ekonomi Indonesia dikendalikan oleh pihak-pihak yang biasa dikatakan sebagai Pemberi Pinjaman/Modal.
Ada beberapa ciri dimana kuatnya pengaruh asing dalam kebijakan ekonomi menurut versi Pak Kwik Kian Gie:
- Tim Ekonomi Liberalkan Investasi Migas,
- Tim Ekonomi Lebih Pro kepada Harga Minyak di Nymex daripada ICP (Indonesia Crude Price),
- Tim Ekonomi tak penuhi janji Reprofiling Cicilan Pokok Obligasi rekap 8 Tahun,
- Tim Ekonomi Setujui Suku Bunga SUN 11%.
Dan yang lebih mencengangkan adalah bahwa tujuan utama mereka mencengkeramkan pengaruhnya dinegeri ini adalah semata-mata mengeruk semua kekakayaan yang ada dinegeri ini. Salah satu contoh bahwa kita diatur oleh mereka Bank Dunia/IMF/CGI (dulu red) adalah ketika Menteri Perekonomian Saat itu Pak Kwik Kian Gie yang harus berpidato di sebuah Forum Perekonomian (maaf kalau salah) ternyata Naskah untuk Pidato sudah dibuatkan oleh team Asing (Bank Dunia) padahal isinya sangat bertentangan sekali, dan akhirnya Pak Kwik sendiri tidak menggunakan naskah tersebut tetapi menggantikannya dengan Naskah sendiri sesuai fakta dilapangan.
Fakta lainnya yang mencengangkan adalah bahwa kelompok Asing ini bisa melakukan apa saja agar kebijakan (baca kemauan) mereka bisa dituruti oleh negara negara yang menjadi jajahan ekonominya yaitu diantaranya :
- Negara yang menolak kemauan Pihak Asing maka akan diasingkan dari duni luar yang artinya negara tersebut dikatakan tidak mau bekerjasama mengikuti kebijakan perekonomia dunia.
- Dibeberapa negara telah terjadi Pembunuhan terhadap Pimpinan negara yang menentang kebijakan asing tersebut.
Sungguh benar rasanya bila bangsa ini harus maju maka yang diperlukan bangsa ini adalah :
- Sikap tegas dan keberanian untuk menentang kuatnya pengaruh asing (intervensi) dalam konteks ini adalah Presiden nya, ya kita butuh pemimpin yang tegas, berani dalam mengambil keputusan dengan tetap berprinsip kepada kepentingan rakyat.
- Mengurangi dan kalau bisa menghilangkan faktor ketergantungan terhadap pinjaman Luar Negeri.
- Sikap keterbukaan terhadap kebijakan ekonomi yang dilakukan, terutama dalam hal pengertian Subsidi (arti yang sebenarnya).
- Kemandirian bangsa dalam memajukan ekonomi Dalam Negeri sudah sepatutnya dilaksanakan.
Semoga dalam Pilpres nanti rakyat kita benar-benar bisa mengetahui visi dan misi ekonomi para Capres/Cawares dan tidak semata mata karena ketokohan atau karena fisik semata tapi saat ini kita butuh PEMIMPIN YANG TEGAS, BERANI DAN BENAR BENAR BERPIHAK KEPADA EKONOMI RAKYAT.
Filed under: Aku & Celotehku , asing, bank dunia, capres, cawapres, cgi, ECONOMIC CHALENGGES, ekonomi, harga minya, imf, indonesia, Indonesia Crude Price, intervensi, liberal, mandiri, menteri, metro tv, nymex, perekonomiankwik kian gie, presiden, Suku bunga




















Saya tidak menguasai hal ini …
Yang jelas …
Saya selalu tak putus-putusnya berharap …
Semoga Indonesia menjadi lebih baik dimasa yang akan datang …
setidaknya dengan adanya paparan diatas (Uraian Pak Kwik) maka kita sebagai rakyat lebih terbuka, artinya ada beberapa istilah yang selama ini beredar dimasyarakat ternyata berbeda persepsi dengan kondisi dilapangan pak
Begitu ya? apa bisa dikatakan penjajahan secara halus?
Kebanyakan para cawapres mengobral janji2, dan pada kenyataanya itu manjur untuk menarik simpati masyarakat.
Semoga Rakyat Indonesia dibuka hatinya untuk memilih Presiden yang tidak hanya mengobral janji dan menyombongkan keberhasilanya. Nyatanya kita masih didekte sama bank Dunia
Indonesia harus gunakan sistem ekonomi yg pas
apa itu …
wah ia aku juga nonton. walau gak ngerti ekonomi n udah malem bgt, semangat juga nontonnya gara2 pak kwik yang buka-bukaan apa yang sebenarnya terjadi dalam kabinet tentang pengaturan perekonomian Indonesia yang memang ditekan pihak asing serta dikhianati oleh kepentingan dan kebodohan segelintir elit. Ternyata Jusuf Kalla (JK) n Gus Dur yang paling anti asing sehingga tekanan asing terhadap 2 tokoh tersebut yang paling besar. JK malah sempat mengadakan rapat tertutup untuk menjaga saham BCA agar tidak jatuh begiu saja ke pihak asing. Hmm… presiden JK oke juga
Omiyan: betul banget acara tersebut setidaknya bisa menambah pengetahuan ktia sekaligus membuka mata kita tentang kondisi ekonomi kita….setidaknya kita tahus ecara garis besar
betul, kita butuh pemimpin yang bener-bener berpihak pada ekonomi rakyat, yang tegas, dan berani! semoga saya nanti terpilih pemimpin yang seperti itu!
aku juga setuju bahwa sebaiknya ekonomi Indonesia benar2 bisa lepas dari campur tangan asing, dan terus terang ini “tercermin” dalam sosok JK.
namun, beberapa hari ini ada wacana bahwa BLT adalah hutang luar negeri, aku jadi semakin ragu. aku yakin sebagian besar penduduk negeri ini tahu siapa pencetus ide dari BLT ini.
yang semalem ya? ^_^
mari sama-sama berdoa, mudah-mudahan dengan pemilu kali ini bisa mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik di mata semua orang, bukan hanya sebagian orang.
kalau menurut saya..kalau-pun condong ke barat…kita masih termasuk yg “condong dg syarat” buktinya, jika kita benar2 condong tanpa syarat, kita bakalan terkena imbas krisis seperti negara2 barat saat ini,,,tapi ternyata kita tdk terkena malahan bisa ada pertumbuhan + dlm perekonomian kita dibawah cina dan india.no 3 didunia…So, menurut saya tak seharusnya ekonomi neo-liberal itu di lihat sebagai sesuatu yg salah…
tinggal bagaimana kita mengendalikannya jangan sampai kita mengadopsi itu dg tanpa syarat….
Ekonomi berasaskan pancasila itu makin lama makin kabur. Pokoknya jangan lagi deh pemerintah menjual-jual aset negara ke pihak asing.
oh gitu ya bang
hmmmm panteslah
*terkejut*
Ketika kita masih membicarakan liberalisme hal itu sudah tejadi sejak dahulu di USA,
Semoga saja kita bisa menjadi tuan dinegara sendiri.
Sistem Indonesia ini aneh, setengah liberal setengah demokrasi setengah kerakyatan. Harusnya jelas dong…
*geleng-geleng*
siapakah pemimpin itu?
ekonomi indonesia harus memakai sistem yang tepat dengan keadaan masyarakat indonesia. Ekonomi leberal menuntut pengusaha besar bertambah besar walau tingkat persaingan dilakukan secara kompetitip namun masyarakat kecil yang bermodal kecil kemungkinan besar akan terlindas. dan sistem tenaga kerja di tentukan oleh pelaku bisnis walau ada rambu sekalipun dari pemerintah namun yang terjadi selama ini ada penindasan terhadap buruh. salah ga ya nulisnya. Pak mampir lagi biar sekalian. ada yang baru tuh datang lagi pak
benar2 menyedihkan ya mas
wow!
saya ga menyangka euy–a
Kita sudah digiring menjadi negara liberalisasi. Harga minyak digiring ke NYMEX dan meninggalkan kedaulatan ICP. MEreka ingin agar harga cabe, beras, minyak goreng kita disamakan dengan harga standar di NYMEX, harga untuk masyarakat California, Texas atau London. Padahal, struktur pendapatan kita jauh berbeda. Ketika harga sudah disamakan, maka mereka dengan mudah menginfiltrasi pasar Indonesia.
Bagi rekan-rekan yang ingin membaca secara detil pemikiran dan “confession of Kwik Kian Gie”, bisa membaca buku Kwik Kian Gie di sini:
http://nusantaranews.wordpress.com/2009/06/14/kwik-kian-gie-indonesia-mengugat-jilid-ii/
dan
http://nusantaranews.wordpress.com/2009/06/14/kwik-kian-gie-indonesia-mengugat-jilid-ii-2/
Kembalikan kedaulatan di tangan Indonesia.
Saya kurang paham masalah ekonomi namun menyimak apa yang disampaikan oleh Kwik Kian Gie, orang bodoh pun tahu; kita (bangsa Indonesia) belum benar-benar merdeka!
Saya sedih sekarang banyak orang yang memperdebatkan Ekonomi Liberal (EL) dan Ekonomi Kerakyatan (EK),,padahal 2 hal itu berbeda sekali. EL adalah sebuah paham ekonomi, EK adalah sistem ekonomi. Pada dasarnya paham ekonomi kita adalah Ekonomi Demokrasi. Secara sederhana demokrasi adalah kesamaan hak dan kewajiban. Ekonomi Pasar dan Ekonomi Rakyat harus beriringan bersama,,dan UU sebagai Check and Balance. Tp sayang kita tahu sendiri betapa buruknya kinerja lembaga pembuat UU (baca: DPR) di negeri ini.
wah dah nggak kaget lagi seh mas… yang jelas entah apa maksudnya dan mau dibawa kemana bangsa ini udah nggak ketahuan lagi… sedih
semoga sistem ekonomi Indonesia bisa lebih baik lagi ya Om
-salam- ^_^
Yaaa… gitu deh…
tapi kalo buat saya kok nggak terlalu penting siapa yang jadi pemimpinnya,
lebih penting memperkuat dan memperbaiki sistem dan operasionalnya
btw infonya keren
.
Jiaaahh,,,
Kok gitu seh?….
Liberal adalah sistem ekonomi yang tidak disukai Rasul dan tidak di anjurkan RASULULLAH…
ISLAM laaa…
Kedai
Indonesia lebih tepat menerapkan sistem berbasis syariah.
sejujurnya saya malah suka ekonomi liberal. ada iklim kompetisi di dalamnya, yang artinya yang bisa survive adalah yang memang punya kemampuan. cuma saja, mungkin memang mentalnya orang endonesa yang pada belum siap; nggak suka kompetisi.
padahal saya percaya kalo semua orang hidup pasti memiliki kelebihannya sendiri-sendiri. tinggal bagaimana mengoptimalkan kelebihan itu untuk dijadikan modal berkompetisi.
tapi ya kalo males, sih, beda urusan lagi
@ Rahmat Kedai
apa iya? memangnya sistem ekonomi liberal sudah dikenal pas jaman rasul?
Wah bangsa indonesia harus melek sekarang jika tidak kita hanya akan jadi bangsa terjajah dalam segala hal
ck..ck..ck.. sekarang omiyan jadi pengamat ekonomi ya? hebriing.. hebring..
phhhh…
indonesiaku….
semoga indonesia dapat terlepas dari sistem liberalisme..
Diluar suasana politis tentang ulasan ekonomi ini, sebenarnya beliau-beliau sudah tau bahwa ini semua adalah warisan dari masa lalu Mas…
Siapapun yang akan menjadi presiden nanti, tekanan politis dari negara kaya seperti G8 dan mungkin nanti BRIC pasti akan terjadi.
Hal ini hanya bisa dihindari bila negara menganut sistem ekonomi komunisme atau Indonesia mendadak menjadi negara yang kaya raya seperti Cina
jadi mikir nih:
Apakah bangsa yang maju itu pasti mandiri?
eg. jepang –dia negara maju, punya utang, tapi untuk urusan pangan dia impor (tergantung) dari banyak negara, termasuk indonesia
swiss, negara maju tapi coklatnya impor semua.
singapura juga begitu, gak punya lahan pertanian
Memang benar utang kita makin menumpuk, cuma disamarkan dengan iklan \”CGI ditutup\”. Rakyat awam sih percaya aja iklan seperti itu, tapi banyak ekonom yang gelisah dan geleng-geleng kepala.
Kreatif, kerja keras, cerdas, disiplin, berakhlak/bermoral. Dunia diciptakan beragam. Masing-masing saling membutuhkan. Asal tidak merugikan mari kita jalin kerjasama antar bangsa dan antar agama.
Hahaha..verifikasi dulu ekonom yang geleng2 itu ngerti masalah atau cuma pengen berkuasa doang sama pengen dapet jatah. kalo mau sabar sedikit liat tulisan kwik taun 80-an, kayaknya kwik kritik dirinya sendiri taun 80-an, cuma memang orang kan ingetannya pendek. orang banyak ga ngerti, tapi suka berasa udah ngerti, padahal cuma tau dari koran.
tRa9iss..
assalamu alaikum wr. wb.
alhamdulilah…
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\
Sudah saatnya kita ganti sistem!
Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!
Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!
Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.
Lihat saja buktinya di
http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!
Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.
Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
secara sempurna dan menyeluruh.
mulai dari diri sendiri.
mulai dari yang sederhana.
dan mulai dari sekarang.
Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
wassalamu alaikum wr. wb.
Walaupun memprihatinkan, Saya cuma bisa berdo’a aja
semoga pemimpin masa depan negara ini bisa lebih baik dari yang terbaik..
Diatas saya membaca bahwa pertumbuhan ekonomi negara kita berkembang mengalahkan cina ? Tapi kok kurs rupiah ambleg drastis ,ketika mengamati kurs rupiah dan ketergantungan dg asing seperti ungkapan bpk kwiek memang betul , ikuti saja nilai kurs rupiah naik turunnya ada apa dibalik itu ? Seperti ketika dpt pinjaman dr luar pst menguat trs tidak lama lg turun.aduuuuuuh gua makin suka aja ama pak kwiek jd presiden tp WNI keturunan ya ? Dr namanya aduuuu h pasti ada hambatan.PAK KWIEK JADI MENTERI PEREKONOMIAN KEMBALI SAJA KAN MASA PAK KWIEK MENJABAT 1$BND = 4800rp sekarang 7000lebih/1$BND bahkan hampir setahun lebih diatas 7000
Negara ini sudah tergadaikan jika SBY terpilih lagi maka bangsa ini semakin berada dipelukan kapitalisme,neolib bukan isapan jempol dan semua itu bisa dibuktikan dilapangan,kita telah lama di nina bobokan oleh utang , mari bersama-sama menentang utang yang mengikat leher bangsa ini ,Ternyata di tenga gemerlap nya globalisasi justru bangsa ini terpenjarahkan , ditenga hiruk pikuk nya demokrasi ternyata kita masih dirantai oleh kaum neolib, celaka nya pemimpin yang mau kita pilih justru merantaikan bangsa ini lebih dalam
Makasih atas infonya.
DOWNLOAD NEW MIG33 VERSI 4.10
Pa kwiek itu..orang nya sapa?dari jaman suharto dulu kita dah diwarisin kayak gini.. ini kan masalah politis aja..kok baru diomongin sekarang,,, ahh…bisa2 aja pa kwiek…
trims bapak kwik saya jadi tahu apa sebetulnya yg terjadi dgn bangsa ini
Say no to SBY!!! Ternyata…… Pencitraan yang dibalut jubah asing ini mestinya diketahui seluruh rakyat Indonesia
yang pasti kita masih dijajah,,
tapi berbeda dengan sebelum kemerdekaan yang secara fisik,,
sekarag secara mental bangsa kita yang masih tergantung dengan pihak asing dan mau diatur oleh mereka,,,
perlu adanya sikap kemandirian bangsa ini,,,
semoga itu akan datang pada bangsa kita ,,
demi kemandirian bangsa ini
isiy berbobot!!!
..
tp kurang bisa dipahami!!!
Inilah ekonomi Indonesia yang penuh dengan pengaruhh asing yang terlalu kuat. Bagaimana kita akan mensejahterakan rakyat?
SDM…SDM…SDM
kalo SDM’nya mantab (patriotik dan nasionalis), issue seperti ini tidak akan ada.cmiiw
[...] Ekonomi Indonesia November 1, 2009 Posted by agnessugiharti in Uncategorized. trackback Fakta Mengejutkan Ekonomi Indonesia (Pengakuan Kwik Kian Gie) [...]