Menonton Editorial di Metro TV plus baca berita dikoran harian ibukota barusan, dongkol rasanya bila pejabat publik dengan entengnya menganggap suatu kesalahan dalam pekerjaan adalah diluar kesengajaan tanpa ada merasa bersalah sekalipun padahal kejadian ini lanjutan dari kesalahans ebelumnya, dan ini merupakan bentuk kecolongan kita karena membiarkan orang yang telah melakukan kesalahan masih memangku jabatan yang nantinya untuk kepentingan lima tahun kedepan.
Media Indonesia.com KPU Terantuk Spanduk…?
Ada lagi kesalahan Komisi Pemilihan Umum. Spanduk sosialisasi pencontrengan pemilihan presiden yang seharusnya netral, dirancang sedemikian rupa oleh KPU sehingga mengarah pada calon nomor dua.
Dikatakan mengarah, karena dari tiga kotak yang berjejer, KPU memberi tanda contreng pada kotak di tengah. Spanduk ini dirancang, dicetak dan didistribusikan kepada sejumlah provinsi atas pengetahuan KPU.
Setelah ramai diprotes, spanduk-spanduk yang telah dipajang di banyak daerah itu ditarik. Dan, dengan enteng saja KPU mengaku tidak sengaja mengedarkan spanduk-spanduk memihak itu…. selengkapnya
JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum siap menarik ribuan spanduk sosialisasi Pemilu Presiden 2009 yang dinilai tidak netral. Spanduk tersebut berisi sosialisasi pilpres dengan petunjuk pencontrengan pada kolom kedua contoh surat suara pilpres.
“KPU sudah membuat surat edaran ke daerah. Yang telanjur dipasang supaya diturunkan. Yang masih ada tidak usah dipasang,” kata Kepala Bagian Humas KPU Syafriadi, Jakarta, Senin (29/6).
Seperti diketahui, spanduk ini diduga tidak netral karena sosialisasi pemungutan suara diarahkan untuk mencontreng salah satu pasangan calon di surat suara yang di tengah. Dalam surat suara asli, pasangan calon yang di tengah adalah pasangan capres dan cawapres SBY-Boediono. Bedanya, dalam spanduk kontroversial tersebut tidak tertera nomor urut dan foto….selengkapnya
Profesionalisme dalam pekerjaan memang sangat dibutuhkan, tapi rasanya kalau kita mencari sesuatu yang benar-benar independent dan tidak berpihak kepada suatu golongan rasanya susah karena saat ini terlalu banyak orang berkoar mengatakan hal yang benar.
Permasalahannya seharusnya setelah kejadian PILEG kemaren semua anggota KPU bisa berintropeksi diri dengan kesalahan yang sudah terjadi sekaligus bisa membenahi apa-apa yang menjadi kekurangannya tapi sayang seribu sayang ternyata terjadi juga entah ada apa dengan KPU sekarang, saya sebagai anak bangsa hanya berharap jangan sampai dinegeri ini untuk mencari orang atau lembaga yang independen itu susah karena terlalu banyak kepentingan berebut kekuasaan.
Jika benar bahwa spanduk itu adalah ketidaksengajaan makin terbukti jika mereka tidak pernah terjun langsung mengecek akan ketepatan kata dan isi dari spanduk itu, inilah salah satu bentuk jika sebuah pekerjaan diberikan kepada yang bukan ahlinya jelas akan amburadul sekaligus ada kecurigaan adanya dukungan tersamar ala KPU ditahun 2009….(bener ga sih ?) entah mau jadi apa lembaga ini yang seharusnya independen tapi terlihat memihak dengan cara yang halus, sayangnya masyarakat makin terbuka dan tahu seperti apa trik-trik seperti ini.
Ok Selamat pagi, rasanya sungguh nikmat bila pagi ini secangkir kopi menemani plus mendendangkan sebuah lagu dari Slank yang berjudul BANG BANG TUT
Anjing menggonggong khafilah tetap berlalu
Ada yang ngoceh kosong aku terus melaju
Ada udang di balik-balik batu
Bikin hati senang padahal dia ada mau
Bang-bang tut, akal gulang-galing
Siapa yang kentut, ditembak raja maling
Musuh dalam selimut, sama juga maling
Mulut bau kentut, dibelakang ngomong miring
Lempar-lempar batu lalu sembunyi tangan
Bikin orang bingung langsung buang badan
Sepandai tupai lompat akhirnya jatuh juga
Belagak jadi sahabat pasti ketahuan belangnya
Bang-bang tut, akal gulang-galing
Siapa yang kentut, ditembak raja maling
Musuh dalam selimut, sama juga maling
Mulut bau kentut, dibelakang ngomong miring
Filed under: Aku & Celotehku, Kritik Sosial , calon, dukungan, kpu, lagu, lirik, musik, pileg, pilpres, slank, spanduk
Media Indonesia.com KPU Terantuk Spanduk…?



















politik emang rumit ya.. kekuasaan dan uang, ga ada abisnya..
kebangetan banget om, sayangnya mereka berkilah tanpa rasa malu
http://kabariberita.wordpress.com/2009/06/30/sup-kucing-itu-pun-batal/
wah saya kalo saya ga ngerti politik mas… tapi kalo suruh pilih saya tetep milih sby aja…
seharusnya KPU kan sebagai badan yang independen netral dalam pilpres kali ini..
mas aku suka logo berhenti merokoknya… boleh dicopy.. tak buat kampanye di blog?
#OMiyan: Dengan senang hati silahkan pak…..
Terus visualisasinya contreng tu mesti kayak mana? apa gambar kotaknya hanya dibuat satu aja ato lebih dari tiga gitu?
wew…. keknya br tau berita itu …
tp, terlepas itu semua… kondisi bangsa ini memang sdh sangt terpuruk dengan berbagai macam intrik2nya …
moga” aja bukan kesengajaan ya bang…
Bangsa ini udah kebanyakan bungkus mas… Apa2 dikemas biar kelihatan cantik… Padahal isinya yaa sama aja… Bikin orang mual2 dan sakit kepala…hehe Salam hangat dan damai selalu mas…
Iya mas… saya juga sudah dengar tuh… semoga cuma kebetulan… kayaknya kebetulan aja tuh…
#OMiyan: Bila benar kebetulan seharusnya mereka bisa belajar dari kesalahan kemaren, terus setiap spanduk atau blanko sebelum kita lepas ke umum pastinya di cek terlebih dahulu baik dari segi kualitas maupun isinya….karena biasanya hal seperti ini melalui beberapa tahapan tidak asal langsung pesen langsung pasang….
Wah betul tuh.. Aku dulu juga sempat mikir gitu waktu liat spanduknya
kayak yang kampayye ya?
hehehe.. yayayaya.. woeng kaya KAMPANYE
Salam Sayang
om..mampir….skalian ngerayain naiknya PR aq hehhee,,skrg PR 3 om,,,,alhamdulillah….moga makin naik,,xixiixiix ( muka ngarep)
sama dengan pak hmcahyo saya ambil bannernya mas yang stop merokok itung-itung kampanye
#Omiyan : Silahkan mas saya sangat senang karena udah dua orang yang mau memakainya…..semoga bermanfaat
ya… gimana ya om…
pasti ada kompensasi-nya kan buat para pejabat KPU (kalau spanduk itu MEMANG disengaja). pada takut kali om… secara masih orang nomer 1 gitu lho…
*hahah.. ngomongapathoakuini*
Ya mau kaya apa juga kalo RI satu dah main kuasa ya gitu dech
bilangnya sich Netral tapi Ujung2nya memihak
Indonesia banget dech kalo gitu mach
dach lama nich bang gak main disini
Sebagai Institusi Pendidikan maka Kuliah Gratis mau netral gak kaya KPU yang jelas2 mendesign agar nomer 2 menang
habis itu di TV debat juga gitu, polling didesign biar nomer 2 diatas terus
Om saya gak mudeng kalo ngomongin politik
Seperti itulah keadaan politik yang selalu susah di tebak,dan kita hanya bisa meraba-raba makana walaupun kadang harus menjadi korbanya.
hmm yang penting jujur aja deh hahaa
Teu Aneh…., sabab KPU teh diisi sama orang nu palinter, pasti mereka juga akan ngambiul keuntungan dariu yang berkuasa (ahhhh…suudzhan)
artinya harus dicari cara sosialisasi yang tidak mendukung salah satu calon…
duh … politik!
harusnya contreng yang mana yah buat contohnya?
assalamu alaikum wr. wb.
alhamdulilah…
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\
Sudah saatnya kita ganti sistem!
Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!
Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!
Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.
Lihat saja buktinya di
http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!
Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.
Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
secara sempurna dan menyeluruh.
mulai dari diri sendiri.
mulai dari yang sederhana.
dan mulai dari sekarang.
Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
wassalamu alaikum wr. wb.
andai lebih adil
pasti lebih baik
kangen HNW
lantas apa yang seharusnya dilakukan KPU yah? masa mau diconteng ketiga-tiganya? kan ga lucu. memang dalam hal ini KPU mengalami dilema.
HIDUUUUP SLANKEEEEERRRRSSSS…
jadi sosialisasi contreng nya mesti kek gimana?
wah wah… kok semakin kental gini pengaruh no. 2 yak?
oiya, mas iyan… bule tukeran link? ^^
Bungaliani: Dukungan Tersamar Ala KPU…
Jika benar bahwa spanduk itu adalah ketidaksengajaan makin terbukti jika mereka tidak pernah terjun langsung mengecek akan ketepatan kata dan isi dari spanduk itu, inilah salah satu bentuk jika sebuah pekerjaan diberikan kepada yang bukan ahlinya jela…
mau bagimana lagi mazz ini kejadian semakin bobroknya Indonesia dimulai sejak tahun 1965 (G30SPKI) seharusnya rakyat udah tahu kok dan terbukti sekarang emang no 2 yang menang. salam kenal ditunggu kunjungannya