Postingan Terbuka Buat khabibkhan.wordpress.com
Sebelumnya tulisan ini tidak bermaksud sebagai penghinaan atas blognya khabibkhan.wordpress.com atau membatasi orang dalam berpendapat, tapi perlu diingat ketika kita membuat judul atau isi sebuah postingan agar tetap memperhatikan kata per kata yang dipakainya saya yakin semua blogger pernah mengenyam pendidikan terutama pelajaran yang membahas masalah tata bahasa yang benar.
Yang membuat saya tergerak untuk membuat postingan ini adalah judul dan isi dari postingan Saudara pemilik blog khabibkhan.wordpress.com yang berjudul ISLAM ADALAH PENGEMIS, tadinya saya beranggapan hanya sebuah judul yang cuman untuk menarik perhatian pembaca, tapi ketika membaca isinya sungguh tidak saya sangka…sebuah tulisan yang menurut saya merupakan cara berpikir yang pendek atau berpikiran sempit dan asal tulis..
Ini adalah beberapa potongan kalimatnya…
Islam Agama Pengemis
…Islam adalah Agama Pengemis dan peminta-minta itulah kiranya gelar yang cocok saya berikan buat umat Islam, dan mungkin orang juga pasti akan memberikan gelar yang sama (pengemis ) atau kalau perlu MURI memberikan penghargaan buat umat Islam dengan kategori agama pengemis…..
Umat Islam adalah Pengemis yang berkedok minta sumbangan, baik itu sumbangan masjid, sumbangan yatim piatu, sumbangan hari besar islam dan masih banyak lagi yang lainnya seperti mengemis di bus dan angkot dan hampir di setiap musholla entah itu di mushoola bank, mushoola Rumah sakit, Musholla Mall saya sering menjumpai pengemis islam alias peminta sumbangan dan sepertinya kegiatan mengemis tersebut sudah terorganisasi, dan bahkan ada juga yang keliling Mall sambil meminta-minta sumbangan dan kita tahu sendiri bahwa kebanyakan penghuni Mall adalah orang China yang berbeda agama, apakah kita tidak malu mengemis kepada orang yang berlainan agama.
Mungkin Umat islam berdalih bahwa minta sumbangan adalah memberi kesempatan untuk beramal buat orang lain, tapi bagi saya semua itu tak ada bedanya dengan pengemis atau peminta-minta yang hidupnya di kolong jembatan. Dan mungkin saya lebih mengistimewakan pengemis yang ada di kolom jembatan dan juga pengamen, daripada umat islam yang selalu minta sumbangan karena dalam islam sendiri perbuatan mengemis (minta sumbangan) itu di larang..
Ketika membacanya saya sempat berpikir kok bisa ya ada seorang blogger menulis dengan kata ISLAM AGAMA PENGEMIS yang kalau diartikan lebih lanjut berarti SEMUA PEMELUK AGAMA ISLAM ADALAH TUKANG MEMINTA-MINTA atau UMAT ISLAM ADALAH ORANG MISKIN YANG KERJAANNYA NGEMIS MINTA-MINTA SUMBANGAN.
Mungkin penulis selalu berapriori dan berpransangka buruk tanpa berpikir panjang bahwa setiap pengemis adalah Islam, setiap peminta sumbangan adalah Islam, setiap pengamen jalanan adalah Islam, setiap orang yang berbaju gembel adalah Islam…kok bisa sih prilaku tersebut menempel kepada Agama yang dianut padahal jika penulis ini orang yang terbuka pikirannya jelas sekali yang seharusnya ada dibenaknya pastinya kepada pribadi orang tersebut alias individu dari orang yang melakukan kerjaan tersebut…..
Padahal jika kita baca tulisan beliau ini masih dalam isi postingannya terdapat kalimat…
bahkan dalam suatu kisah Rasulullah SAW. Pernah merintih kesakitan sampai pingsan Karena belum makan, dan beliau tidak meminta-minta pada abu bakar (sahabat Rasulullah yang paling kaya dan sangat dermawan) padahal jika rasulullah meminta kepada Abu Bakar, jangankan harta nyawa akan dia pertaruhkannya.
Dari Hadits dan cerita diatas dapat di ambil sebuah pelajaran yang sangat berharga bahwa Islam dengan tegas menjauhi perbuatan meminta-minta. Jadi mulai sekarang wahai umat Islam di seluruh Indonesia hentikan sekarang juga perbuatan minta sumbangan dengan dalih apapun, kalau perlu pemerintah khususnya menteri agama atau MUI mengeluarkan Fatwa untuk merazia umat islam yang sedang beraksi dijalan alias pengemis jalanan.
Jelas sekali Nabi Muhammad sendiri tidak pernah menyuruh umat-Nya untuk mengemis yang berarti YANG MELAKUKAN KEGIATAN MENGEMIS, PERMINTAAN SUMBANGAN ATAU LAIN SEBAGAINYA ITU BUKAN ISLAM ATAU AGAMA ISLAM ATAU SELURUH UMAT ISLAM TAPI (Mohon agar penulis memperhatikan ini) YANG MELAKUKAN ITU ADALAH PRIBADI PERORANGAN.
Disini saya tertawa bahwa jelas sekali penulis pada saat mengetik tidak mengerti arti kata jamak dan tunggal kalau dijudul dan isi terdapat ISLAM ADALAH PENGEMIS jelas sekali pengertian yang membaca akan mengartikannya KESELURUHAN…dan mohon diperhatikan bahwa pengertian MENGEMIS dan MEMINTA SUMBANGAN ADA PERBEDAAN yaitu jika Mengemis itu lebih kepada untuk keperluan pribadinya atas apa yang dia pinta dari orang lain sedangkan MEMINTA SUMBANGAN untuk keperluan lembaga atau organisasinya atau untuk lebih kepada kepentingan umum, dan itu tidak ada masalah bro…..
So sebelum saya tutup tulisan ini mari kita menggunakan kata atau kalimat yang benar agar tidak menjadi salah pengertian dan bisa menyakiti perasaan orang lain, jika ingin membuat sesuatu yang kontroversial janganlah menyangkut masalah Agama tapi berbuatlah yang baik demi kemajuan Agama yang anda anut.
Mohon maaf jika ada tulisan yang menyinggung atau sedikit marah…
Salam hangat selalu

















gila om th orang, menulis kok ngasal tapi harap maklum om mungkin dia lupa atau lalai semoga aja tidak ada maksud memprovokasi umat Muslim
tapi saya juga tidak terima om
sssttt mantap om ayo lanjutkan
jalan pikiran terlalu pendek itu gan.
rang islam” seperti itu.
yang melakukan pribadi perorangan, bukan semuanya
*jadi sedikit esmosyi*
salam hangat Om,
saya merasakan luka yang sama,
kepedihan membaca tulisan saudara kita ini.
semoga pemilik Blog “KHABIBKHAN.WORDPRESS” bisa lebih arif menulis tulisan di Blog
ilyas juga tidak mau ribut-ribut dengan Blogger yang ke-kanak-kanakan,
kita para blogger yang santun:
bisa menanggapi dengan santun.
mungkin khabibkhan.wordpress lupa apabila : kekuatan blogger bersatu, sang pemilik Blog bisa masuk ruangan yang tidak Nyaman (Penjara)
SEMOGA ALLAH, memberikan hidayah buat penulis postingan yang berbau sara & penghinaan Agama ini.
…
salam Hormat buat OmIyan
itu tidak mengerti tata bahasa atau sengaja mengobrak-abrik bahasa, jelas sekali berbeda kasuistis tak bisa digeneralisir
Yang mengemis adalah individu-individu yang kebetulan beragama Islam.Lha kalau kita melempar batu keatas kan jatuhnya pasti mengenai orang Islam karena di Indonesia sekitar 90% adalah orang Islam.Coba lihat di India,China,atau negara2 lain.Siapa yang mengemis ? ya mereka yang bukan Islam tho.
Judulnya provokatif.Itu harus dihindari.
Salam
Blogger profokatif dan picik itu
Saya udah baca blognya om, kayaknya yg punya blog cuman cari sensasi dan gak ada niat mau ganti judul.
semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kasus ini dan semoga kita tidak tergiur untuk mengemis,
menurut saya dia adalah orang yang JAHIL/ bodoh atas ajaran islam.. dalam sebuah hadist jelas dikatakan bahwa pengemis/orang yang minta2 (padahal dia mampu) akan dibangkitkan di akhirat dengan muka rusak… (demikian kira-kira arti secara umum hadist tersebut)
nah.. jika dia berlogika begitu.. saya jadi ingat salah seorang ustad.. yang pernah di tanya oleh seorang yang kebetulan nashrani:
orang islam banyak yang mencuri padahal islam melarang mencuri.
maka sang ustad menjawab:
karena anda hidup di mayoritas orang beragama islam.. maka anda bilang begitu, coba anda ke negara-2 yang mayoritas beragama nashrani… TIDAK ADA ORANG ISLAM yang jadi pencuri disana!
intinya… Praktik ummat islam TIDAK BISA DIJADIKAN LANDASAN untuk MENILAI ajaran islam
sekian tanggapan saya pada orang2 semacam khabibkhan itu
Wah perlu klarifikasi dari penulis maksud dari itu semua apa mas…
Salam kenal mas omiyan….
omiyan nih ada yang aneh
http://kabariberita.wordpress.com/2009/07/16/wah-ada-lele-raksasa-sepanjang-275-meter/
Jangan marah…biarkan saja menurutku
Peace
saya komen apa yah…
woalaaaaahhhhh sungguh terlalu kang…
kadek wae sugan nya kang…
#Omiyan: heheheh entong ah karunya keun bae..sing kapok bae tong asal nulis dusun eta jelema teh….
wiii….
keterlaluan tuch orang, mati langsung masuk neraka gak pake dihisab dulu.
Dia nulisnya lagi kesurupan kali om
kan kalo judul provokatif, statsnya naik
sudah saya baca semua langsung dari TKP mbak, dan ternyata banyak juga komentar yang senada dengan mbak. mayoritas memang menyayangkan tentang tulisan tersebut.
saya menangkap dari berbagai tanggapan yang dilayangkan oleh penulis terhadap komentar yg masuk adalah adanya semacam miskomunikasi. di satu sisi pembaca ingin agar dilakukan adanya pembenaran (revisi), tapi di sisi lain penulis menganggap bahwa tidak ada yg perlu direvisi.
penulis mengambil dasar “Don’t judge the book from the cover” tapi sebenernya dasar pijakan yg dia ambil SALAH.
perlu kita pahami bahwa agama adalah suatu tingkatan sakral yang tidak bisa dengan seenaknya diasumsikan. di dalam Islam terdapat Al-Qur’an dan sunah yang dijadikan landasan hukumnya.
oleh karena itu apabila ada orang yang mengatakan bahwa Islam agama pengemis maka seharusnya dia mengatakan itu harus berdasarkan nash yang ada, bukan berdasarkan realitas. karena, realitas bukanlah pijakan dalam mengambil pandangan dalam agama.
bahkan walau realitas itu menjadi pihak mayoritas sekalipun, kita tetep harus mengatakan segala sesuatu yg berkenaan dengan agama berdasarkan nash yg ada. sebagai contoh, saat ini banyak terjadi pungutan liar (pengemis) dan kebetulan mayoritas pengemis itu mengaku beragama Islam. maka jangan dengan sekonyong-konyong mengatakan bahwa Islam agama pengemis. itu salah besar karena judul tersebut tidak berdasarkan sumber Al-Qur’an dan sunah. dan apabila si pemberi pernyataan tidak segera bertobat, dikhawatirkan dia akan dikenai hukuman penghina agama. bayangkan, foto presiden diinjak2 saja si pelaku langsung dihukum kurungan. lantas bagaimana hukuman orang yg menginjak2 (menghina) agama???
maka dari itu, cobalah berpikir. jangan hanya demi mendapatkan page rank tinggi dan demi mendapatkan kesan menarik suatu postingan lantas kita berucap seenaknya. ingat, setelah kehidupan ini masih ada kehidupan. segala sesuatu pasti akan dimintai pertanggung jawaban.
sekian dari saya.
aku yakin sang penulis dulu selalu mendapatkan nilai pelajaran bahasa indonesia yang buruk deh, atau bahkan dia sama sekali ga pernah mengenyam pelajaran bahasa indonesia dengan baik dan benar.
Saya baru saja dari TKP, kalo dari isi tulisan, yang bersangkutan tampaknya masih menunjukkan niat baik, tapi judul tulisannya itu yang agak mengkhawatirkan saya.
Salam,
Hmmm…
Masih ada aja ya yg ginian. Agama dan kepercayaan itu urusan pribadi orang dengan Tuhan nya, kenapa mesti kita nilai dari kacamata kita? Apalagi kacamata yang kita pakai kadang tidak lengkap…
kali ini mau ngikut yang dibilangin mas cahyo ah…. setujuuuuu….
mengharapkan perdamaian
Betul mas.. Ku ikut mengutuk perbuatan orang-orang yang semena-mena dengan islam. Masih ada gag tulisannya? Biar ku langsung ke TKP
aku ngga “ter-flamed” sama yg kek gitu. Itu baru satu soalnya, blum yang lain. Cape, aku punya pengalaman ngomel2 di dunia maya urusan beginan om
Jangan terpancing dengan tulisan yang memojokkan seperti itu Juragan..
Itu hanya akan membuat gembira sang penulis,, Karna polemik seperti inilah yang dia inginkan..
Semoga Juragan” dapat menghargai satu sama lain dan tidak mengeluarkan pernyataan atau postingan yang memicu perselisihan..
Salam Perubahan..
Salam Anak Bangsa..
http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/07/16/celoteh-janji/
mana om mana orangnya ta gendong kemana mana biar kapok mana sini mana
sebel nih mbah ngebikin tulisan ga pake kaedah
contoh donk mbah simple dan ngetop hahahahaha
tenang omiyan mbah dukung terus
wwaaahh bener juga kata om cahyo,kita gak boleh buruk sangka dulu…pasti ALLAH SWT memberikan jalan terbaik buat umat nyaa….
salam mercu
Om jangan kaget dulu dunk….., tapi salaut juga dengan reaksi om ini ternyata om memiliki semangat untuk membela “AL ISLAM”.
Kenapa Jangan Kaget ?
Ya … karena semua itu adalah ujian buat kita orang-orang yg beriman (amin), apakah dg hujatan itu kita akan diam saja, rektif, masa bodo, atau apa yg kita lakukan?. Terus apakah kita ummat Islam akan terus berada dalam perpecahan atau segera bersatu ?
Semoga…..
salaaaammmm
hehehehe….
komenku kepanjangan ya mbak….
kabar terakhir, akhirnya si penulis mau mengubah judulnya. tapi sayang, judul tulisannya gak diubah. katanya biar gak missing link….
eh udah masuk…. maap….
Postingan saya ini lebih kepada agar kita lebih berhati hati dalam menggunakan KATA karena satu kata bisa mempunyai ARTI yang banyak.
Dan tulisan ini tidak bermaksud membuat tulisan untuk membuat perselisihan/pertengkaran tapi berdasarkan pengalaman saya yang kebetulan istri saya seorang muallaf, dulu sebelum masuk Muslim istri saya ketika masih aktif dikegiatan keagamaannya juga didoktrin bahwa Islam itu adalah miskin/pengemis dengan cara menunjukkan seperti yang ditulis oleh blogger tersebut jadinya saya hanya ingin meluruskan agar lebih BERHATI-HATI DALAM MENGGUNAKAN KATA…
Jika kita ingin membuat tulisan itu untuk tujuan membersihkan agama kita seharusnya judul yang tepat buat saya adalah
ISLAM BUKAN AGAMA PENGEMIS
itu lebih baik
Sebetulnya …
ide tulisannya mungkin cukup baik …
kalau saya tangkap sih ini seperti ungkapan …
“labih baik tangan diatas daripada tangan dibawah”
(mungkin begitu maksudnya …)
Dan Omiyan betul sangat … pemilihan kata-katanya yang perlu dikaji ulang … karena bisa menimbulkan salah persepsi …
Salam saya
NH
Salam saya
ck..ck..ck..
ada2 aja orang yang bikin postingan cuman berdasar pemikiran egois
Assalamu’alaikum wr wb
Astaghfirullah…..
Sebaiknya orang tersebut kalau menulis, apalagi menulis sesuatu yang untuk dibaca umum, tulislah sesuatu yang baik, dengan kalimat yang baik dan tidak menyinggung perasaan orang lain (dalam hal ini, khususnya perasaan ummat islam)
Salam kenal dan silaturahim… kunjungan balik silaturahim dan tukeran link.. Semoga berkenan.
Wa’alaikum salam wr wb
Dewi Yana
Sengaja atau pun tidak,dgn judul spt itu dia telah menghina agama Islam. Hatì2 bung, anda bs jd tergolong Murtad Lisani.
duh.. makanya kita musti pintar ya om..
biar ga dibodohin sama orang super bodoh ky begitu..
pilih marah atau ketawa aja yaaa..
wah saya baru tahu neeh!!! ada ya blogger kayak gitu????? selaku umat islam saya hanya bisa bersabar, semoga Allah membukakan pintu taubat kepada penulis blog itu!!!! ISLAM is the best!!!!
menurut saya orang itu sama sekali ndak bisa memahami tata bahasa, atau mungkin maksudnya cuma link baiting. Tapi ini memang keterlaluan
Sebuah agama tidak menjadi lebih terhormat dengan menghina agama lain. Biasanya, kalimat penghinaan, seperti yang ditulis sang blogger, memang tidak mempedulikan logika dan tata bahasa. Salam. Peace.
isi dan maksud baik, cara yang perlu diperbaiki, agar tujuan yang ingin dicapai juga baik.
Tulisan ini kritik membangun … saling ingat-mengingatkan dalam kebaikan.
Saya sudah pasangin komentarnya, ada dua poin yang saya sampaikan:
1) Ada banyak persyaratan dalam blog WordPress, dan tanpa ingin intervensi, sebenarnya memasang iklan adalah tindakan yang tidak diperbolehkan oleh WordPress.
2) Dari segi judul… saya hanya menyarakan untuk menggunakna judul lain, misalnya Oknum Islam yang Suka Pengemis.
Pola pikirnya seperti ini:
Sebuah pohon mangga pada musimnya memiliki 200 buah mangga. Namun karena cuaca dan ulat, maka sebagian buah tersebut membusuk karena ulat dan lain hal. Namun, sebagian besar buah lainnya sangat baik dan tidak busuk.
Jadi, logikanya adalah hanya ada sebagian buah mangga yang busuk, bukan pohonnya kan?
Begitu juga kasus ini.
Terima kasih.
baru mampir lagiii…
hm… mungkin salahnya dia disini adalah makna yang terkandung di dalam tulisannya adalah makna meluas, sehingga satu kata mewakili semua.
tapi di balik postingannya tersebut, ada baiknya kita introspeksi diri kenapa dia bisa bilang begitu untuk sekelompok orang yang mengatasnamakan agama (dalam hal ini, islam)?
karena realitasnya memang ada.
so, balik lagi ke kita, sebagai umatnya, bagaimana caranya mengalahkan tudingan ini?
secara, ga semua orang akan bertemu dengan muslim2 yang emang baik akhlaknya sehingga menilai semua hal yang terwakili pada orang tsb
adalah BAIK.
dia menyoroti fenomena sosial yang real tapi mungkin penyampaiannya aja yang agak ‘unik’.
Setiap kritik pasti ada pelajaran dibaliknya.
Kita harus makasih juga ama beliau, diberi kesempatan untuk berpikir kenapa hal itu bisa terjadi.
kepanjangan ya?!
*peace*
Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!
Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.
Salam hormat
http://kombes.Com