Beranda > Aku & 2 Bidadari, Aku & Celotehku, Aku & Istriku, Romantis > Apapun Dirimu AKu Mencintaimu

Apapun Dirimu AKu Mencintaimu

bungaomiyan1Dulu ketika kita bertemu aku tahu bahwa dirimu ramping bak seorang model
Dengan wajah yang tirus putih dan mata yang sipit telah membuat aku tergoda
Tergoda untuk memiliki kamu…sayang

Dan seiring waktu kini cinta kita telah berbuah 2 orang bidadari
Dan seiring waktu pula dirimu selalu merasa telah berubah
Berubah dari bentuk yang dulu ramping kini sedikit “agak” ndut
Ah tapi buatku dirimu tetap wanita tercantik yang pernah aku temukan
Wanita keturunan yang pertama yang tulus mencintai aku apa adanya
Wanita yang berani melawan rintangan walau harus memanjat genting sekalipun
Wanita yang mau merubah tradisi pernikahan dari sebuah keluarga keturunan

Jika dirimu selalu bertanya, Masihkah engkau Mencintaiku
Jawaban diamku hanya sebagian kecil dari jawaban yang sebenarnya
Anak, cinta ini, raga ini, badan ini boleh  telah kuberikan untuk kamu
Walau pernah sering ku katakan tak pernah sempurna
Setidaknya kamu tahu begitu aku mengagumi dan menyayangi diri kamu

Ah sayang, jika seandainya Gitar itu masih ada senarnya
Jika Piano itu belum aku jual mungkin aku akan menyanyikan sebuah lagu cinta
Yang pernah aku janjikan buat kamu..hanya buat kamu seorang
Seorang Khalisa….

Puisi ini buat istriku yang tidak pernah bosan menanyakan…MASIH SAYANG AKU GA A

  1. 26 Agustus 2009 pukul 07:10 | #1

    ugh, betapa senang memiliki keluarga yang saling mendukung dan menyayangi,
    semoga dianugerahi rumah tangga yang selalu berokah ya om..
    :)

  2. 26 Agustus 2009 pukul 07:23 | #2

    heheu.. *mupeng*
    smoga cintanya abadi, untuk istri, untuk anak, untuk smua keluarga :]

  3. 26 Agustus 2009 pukul 07:33 | #3

    Ada yang lagi merayu..nih nampaknya…wakk,kkaaakk

    Selamat adem ayem aja Om

  4. 26 Agustus 2009 pukul 07:46 | #4

    duh romantis nya

  5. diah pramesti
    26 Agustus 2009 pukul 09:23 | #5

    wuihh…parade romance niy…
    salam kenal ya om dari http://dyahiyut.wordpress.com/

  6. 26 Agustus 2009 pukul 09:32 | #6

    keluarga yang bahagia :)

  7. 26 Agustus 2009 pukul 09:36 | #7

    Enggak nyangka kalau omiyan cukup romantice juga.
    :lol:

  8. 26 Agustus 2009 pukul 10:12 | #8

    romantis banget

  9. 26 Agustus 2009 pukul 10:14 | #9

    Kayaknya pertanyaan semacam itu ‘penyakit bawaan’ wanita yagh :mrgreen:

    Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rohmah Om..

  10. 26 Agustus 2009 pukul 10:20 | #10

    Cerita yang menyenangkan, keluarga yang saling menghargai dan mendukung.
    Tentu saja cinta tak dipengaruhi oleh perubahan bentuk tubuh, apalagi perubahan tsb karena telah melahirkan kedua anak yang mungil dan lucu.

  11. 26 Agustus 2009 pukul 10:28 | #11

    duh, tante emang paling beruntung punya suami seperti Om.. semoga berkah Allah selalu menyertai rumahtangga omiyan..

  12. 26 Agustus 2009 pukul 13:15 | #12

    semoga Allah memberkati keluarga Om

  13. gwgw
    26 Agustus 2009 pukul 14:22 | #13

    cinta dan kasih sayang didalam keluarga , akan membentuk kebahagiaan, gwgw yakin kok. *mantap*

  14. Daiichi
    26 Agustus 2009 pukul 14:49 | #14

    Lagi mabuk kepayang ya OM?? Pingin juga ngerasain mabuk kepayang kayak Om ini.. ^_^

  15. 26 Agustus 2009 pukul 15:03 | #15

    wah, wah, wah… rayuannya maut om… pasti deh si tante klepek-klepek, hehehe… :D

    cinta adalah perkara rasa, hanya hati yang bisa bicara, kata-kata dari lisan sering berdusta… so, gak perlu menanyakan rasa cinta itu, cukup rasakan… :D

  16. 26 Agustus 2009 pukul 16:21 | #16

    keluarga bahagia :)

  17. 26 Agustus 2009 pukul 16:27 | #17

    Om, kalau gitar dh tak bersenar dan piano telah dijual, pakai krincingan aja! Nggak ada alasan apapun untuk berhenti bernyanyi buat Tante!

  18. 26 Agustus 2009 pukul 17:33 | #18

    pasti kakak cantik, mamanya dek bunga, klepek2 nih baca tulisannya kakak iyan ehehehe..

    salam kakak, semoga selalu sehat dan berbahagia ^^v

  19. 26 Agustus 2009 pukul 17:34 | #19

    eehheemmm… xixxixi… senangnyaaa.. pasti istrinya berbunga2 tuh hatinya :D semoga terus langgeng ampe kakek nenek ya kak :)

  20. 26 Agustus 2009 pukul 18:24 | #20

    Para Sahabat mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  21. 27 Agustus 2009 pukul 01:25 | #21

    ADuh om saya ketinggalan nih yang lagi mesra-mesraan di Bulan Puasa hihihi

    Duh kalau istrinya om baca pasti deh ntar pas buka dikasih makanan yang serba enak

  22. aji
    27 Agustus 2009 pukul 01:50 | #22

    aji juga mencintainya……

  23. 27 Agustus 2009 pukul 03:56 | #23

    true love, cinta tak pamrih abadi sepanjang masa

  24. 27 Agustus 2009 pukul 06:12 | #24

    hmmm…romantisnyaaa…jawaban dari “kamu sayang nggak sama aku ?”, sepertinya tidak cukup hanya dengan kata dan perbuatan semata. Tapi harus mendengarkan juga desir hati… :)

  25. 27 Agustus 2009 pukul 08:37 | #25

    …terima kasih Mas buat kunjungannya……

  26. 31 Agustus 2009 pukul 00:17 | #26

    Hmmm…romantis banget..
    bunda hampir 30 tahun berumah tangga,bapak juga sering buat puisi..tapi puisi untuk Bunda selalu di sampaikan spontan dalam keseharian..
    Btw…Big is beatiful…nggak apa apa…

  27. lovepassword
    4 September 2009 pukul 00:06 | #27

    Pasti setelah nulis mbisikan anaknya : Tolong kamu kasih tahu mama, eh papa nulis puisi lho di blog. :) He he he

  28. 8 September 2009 pukul 05:35 | #28

    hmmmm sayang tidak diungkapkan masih adakah 2 perbedaan 1 hati atau semua telah menjadi 1 hati tanpa perbedaan, sekedar curious aja hehehe coz saya pribadi masih menjalani 2 perbedaan 1 hati hehehe…

  29. 12 September 2009 pukul 02:05 | #29

    full romantis, cinta hadir dan bertambah setelah menikah

  30. 12 September 2009 pukul 15:38 | #30

    ouchhhh om,, touchyyyy bangedz. megang abiez.

    kisah pertemuan en kisah kasih asmara sebelum pernikahan, en jaman huru hara perjuangan menggapai pernikahan *lebay, di postingan yang mana om..???

    mauuuu bacaaaaaa,

  31. 1 Oktober 2009 pukul 09:15 | #31

    wow kisahnya romantis banget.. semoga bisa bertahan sampe kakek2 n nenek2.. apalagi setelah menikah dan punya 2 anak, tapi cintanya masih utuh seperti pertama kali jadian.. saluuut deh.. ^_^

  1. Belum ada trackback.