Beranda > Aku & Celotehku, Kritik Sosial > Kritik Buat Sinetron Cinta FItri (Season Ramadhan) Edisi Selasa 20-Okt-2009

Kritik Buat Sinetron Cinta FItri (Season Ramadhan) Edisi Selasa 20-Okt-2009

Buat yang demen nih sinetron Cinta Fitri dah jangan ditanya lagi deh pasti sudah pada hapal gimana ceritanya dan yang jelas sinetron terbaik yang menyabet lima piala kemaren bisa dikatakan sebagai tontonan wajib keluarga se Indonesia.

Tapi sungguh disayangkan karena semalam ketika saya sempet sedikit menyaksikan sinetron ini ada cuplikan yang menurut saya pantas dan tidak pantas sekaligus bisa jadi inilah cerminan diri kita kaum muda terhadap kondisi orang tua disaat mereka sudah sendiri.

Salah satu cuplikan yang menurut saya kurang bagus (pantas) dan bisa jadi juga sebagai cerminan diri kita terhadap orang tua adalah ketika ayahnya Aldo datang ke Apartemen Aldo (Aldy Fairuz), nah disana terlihat Aldo TIDAK TERIMA/KEBERATAN jika ayahnya harus “Sering” mengunjungi mereka dengan alasan kangen kepada cucunya padahal Aldo sendiri pindah karena keinginan dari istrinya untuk lebih tenang kehidupannya dari kerewelan ayahnya Aldo semenjak ditinggal isitrinya.

Salah satu yang sedikit terhenyak adalah ucapan dari Moza (Donita) dimana, bahwa siapapun orang yang datang ke Apartemen tersebut haruslah mengikuti ATURAN dirumah tersebut (dirinya) dengan alasan itu adalah rumah dia (Moza)...Pantaskah ???

Inilah yang menurut pendapat saya cerminan diri kita yang masih muda, sepertinya sudah melupakan kondisi orang tua dikala mereka uzur dengan kondisi kerewelannya apalagi terkadang ketika orang tua tersebut benar-benar kembali ke sifat anak kecil (pikun) mungkin jalan pintas sebagian anak-anaknya adalah dipindahkan ke Panti Jompo (Astagfirullah), padahal jika kita berpikir ulang rasanya kita telah membuat CERMINAN DIRI kita dimasa mendatang terhadap apa yang akan dilakukan anak kita kelak.

Padahal kita sendiri bisa merasakan bagaimana beratnya menjadi orang tua (setelah menikah) yang harus mengandung, menyusui, membiayai hingga sekolah tapi ketika sang anak menikah dan meraih kesuksesan, ORANG TUA tak lebih dari BELENGGU HIDUP atau AKAR MASALAH rumah tangga. Saya masih teringat ucapan seorang teman yang mau tidak mau ketika mengirim uang untuk kebutuhan orang tuanya harus sembunyi-sembunyi dari istrinya, atau terkadang harus menyembunyikan sebagian penghasilannya demi bisa mengirim uang ke kampung.

Padahal menurut saya seorang anak lelaki adalah PENGHUBUNG TALI PERSAUDARAAN DALAM SEBUAH KELUARGA dimana mempunyai kewajiban untuk selalu mengurusi orang tuanya tatkala mereka sudah tua, sungguh terasa nista hanya karena orang tua kangen dengan cucunya sampai anak dan menantu melarangnya…sungguh menurut saya ini adalah sikap ANAK DURHAKA !.

Entahlah mungkin nanti dimasa depan akan ada suatu daerah yang hanya diisi oleh orang oprang yang telah pikun karena oleh mereka (anak-anaknya) dianggap MANUSIA YANG MENYUSAHKAN, jelas dan nyata bahwa kehidupan sekarang telah menumbuhkan sikap individualis yang sangat kuat serta petuah-petuah orang tua selalu dianggap sepele ditambah dengan sikap materialistik yang lagi dipuja puja oleh diri kita sekarang ini.

Saya hanya berharap tontonan yang menampilkan adegan ANAK MEMBENTAK ORANG TUA sebaiknya DIHENTIKAN, ORANG TUA YANG BERKALAKUAN KONYOL (BODOH) DIHENTIKAN, adegan ANAK KECIL yang sudah mengenal PACARAN DIHENTIKAN, dan maasih banyak tontonan yang emang seharusnya tidak layak untuk ditonton termasuk acara yang  menghambakan NASIB DIMASA DEPAN KEPADA SEORANG PERAMAL.

Ah saya sendiri malu jadinya……..

  1. 21 Oktober 2009 pukul 04:42 | #1

    emang gak ada bagus-bagusnya om :)

  2. 21 Oktober 2009 pukul 04:54 | #2

    satu sisi kalau kita mencermati kondisi di sekitar kita sepertinya memang tayangan itu adalah salah satu cerminan realitas masyarakat kita, meskipun demikian kurang pas lah sebagai sebuah tontonan yang diharapkan bisa diambil pelajaran. Dengan berbabagi kekurangan yang ada saya masih salut kisah ini bila dibandingkan dengan sinetron yang lain yang justru lebih banyak mengumbar foya-foya, kehidupan yang terasa antah berantah

  3. 21 Oktober 2009 pukul 04:56 | #3

    @nyubi : untuk sinetron lainnya ya, tapi di sinetron ini sangat disayangkan awalnya dah bagus tapi sayang….

    @sunarnosahlan : memang sepertinya seperti itu, ada kondisi seperti itu disekitar kita..jadi miris kalau benar benar terjadi dalam kehidupan kita pak

  4. 21 Oktober 2009 pukul 05:13 | #4

    mungkin penulis skenarionya berpikir dengan itu bisa menaikkan rating. Tapi kenapa ya om dari dulu saya ndak betah nonton sinetron. Paling nyetel tivi cuma buat lihat berita atau film dokumenter aja.

  5. 21 Oktober 2009 pukul 05:20 | #5

    untung mas, aku nggak sempet liat sinetron-sinetronan… maklum sama cerita yang diputer-puter begitu malah pusing dan tentunya nggak respek hanya untuk rating dan kejar tayang.. terlalu banyak yang harus dikritik :D

  6. 21 Oktober 2009 pukul 05:50 | #6

    @Mawi Wijna : awalnya saya suka ceritanya tapi makin kesini ternyata makin ga enak

    @suryaden : beruntung deh mas hehehee, masalahnya saya nih salahs atu penggemarnya hahahaha tapi makin kesini sudah alih tontonan yang bikin ketawa aja deh

  7. 21 Oktober 2009 pukul 06:36 | #7

    dulu wahtu CF part 1 sih masih suka nonton, tapi kok setelah dilanjut ke part selanjutnya jadi sering pegel di ati, nggak jelas mau dibawa kemana nih sama sutradaranya, suka pancing emosi penonton biar ketagihan, dan banyak yang tidak mendidik, jadi sekarang merasa bersyukur tidak pernah menonton CF lagi, nggak mutu

  8. 21 Oktober 2009 pukul 07:01 | #8

    lha? kenapa sinetron ini bisa menyabet beberapa penghargaan? saya belum pernah nonton sinetron ini..

  9. 21 Oktober 2009 pukul 07:27 | #9

    @uanghatiberbagi : itulah sinetron kita mas beda bungkus isi sama

    @morishige : karena adanya sms dari pemirsa kalau ga salah

  10. 21 Oktober 2009 pukul 08:26 | #10

    yappp bener bgeud tuhhh….. untung gw anti sinetron…

  11. 21 Oktober 2009 pukul 08:31 | #11

    untung saya tidak pernah menonton sintron ini, mas. termasuk sinetron-sinetron lainnya. abis ya itu tadi, perilaku tidak santun sekalipun, bila dilakukan oleh seorang tokoh protagonis jadi dianggap benar dan didukung oleh pemirsa. jadi aja pembelajaran yang negatif, kan?

  12. 21 Oktober 2009 pukul 08:50 | #12

    @marshmallow : betul justru saya melihat sinetron yg bagus yang sifat Pendek ga bersambung terus ringan dan enak, ada beberapa kategori yang cukup bagus yaitu seperti PPT 3

  13. 21 Oktober 2009 pukul 09:27 | #13

    Itu sebabnya Om, di keluarga kami jarang banget nonton sinetron begituan. Nggak habis-habis ceritanya. Nyambuuunggg…mulu. Trus menurut aku sih, lebih Banyak mudharat ketimbang manfaat nya. Enakkan nonton lucu-lucuan kayak Opera Van Java, bisa ketawa ngakak-ngakak.
    Nah, kalo PPT tuh dari awal emang asyik. Itu musti nonton tuh. Teope begete itu mah…

  14. 21 Oktober 2009 pukul 09:31 | #14

    @cha22 : sip dah heheh
    dewifatma : setuju deh kalau gitu mah…trus bagusnya sinetron kita musti gimana ya…yang penting ga perlu ngedatengin miyabi khan hahahahah

  15. 21 Oktober 2009 pukul 10:02 | #15

    Wah saya sudah lama sekali tidak menonton sinetron ini om…Tapi ya mungkin itu memang dibuat sebagai cerminan dari sikap dan perilaku sebagian besar dari kita…Yang terpenting kita bisa memilah-milah mana yg pantas dan mana yg tidak pantas untuk ditiru…

  16. 21 Oktober 2009 pukul 10:22 | #16

    ndak baca ahhhh, nyoret aja hahay

    g suka nonton soalnya,

  17. 21 Oktober 2009 pukul 12:59 | #17

    Alhamdulillah saya gk pernah nonton sinetron, kang !!
    :)

  18. 21 Oktober 2009 pukul 13:25 | #18

    menurut saya sih bukan harus disayangkan, tapi kita sebagai seorang anak harus mengambil perlajaran dari apa yang telah kita lihat walau itu sekedar sinetron. janganlah sampai kita menjadi si malin kundang yang tidak populer

    tapi CF mulai dari season 1 sampai sekarang mengikutinya hanya sepintas aja, soalnya kalau ikut terus kayak dibikin kecanduan seperti rokok
    he……………….. he……………

    salam

  19. 21 Oktober 2009 pukul 13:41 | #19

    weleh, saya nggak suka sinetron, hehehe

  20. 21 Oktober 2009 pukul 13:56 | #20

    oh cinta fitri season ramadhan itu rada janggal yah, judulnya season ramadhan tapi sampai sekarang belum beres2

  21. 21 Oktober 2009 pukul 14:14 | #21

    duh senetron … pelajaran kejahatan, dendam, kebencian, kekerasan, …

  22. 21 Oktober 2009 pukul 21:39 | #22

    aku ga pernah telat nonton sinetron ini kak, walopun lebih sering tivinya yang nonton aku tidur wkwkwk…
    \ceritanya session ramadhan, tp kok ceritanya ga ada ramadhannya ya?
    terus, kebanyakan lebay nya ahahha…
    terus, itu si moza, mantu yang tidak berbakti kepada mertua yang cuman tinggal satu, udah tua lagi… ckckckkck

  23. 22 Oktober 2009 pukul 02:35 | #23

    cinta fitri…. heran bny bnget yg demen ya om….
    sebenernya penasaran dengan jalan ceritanya, tp berhubung malem uda kecapean, pas pengen nonton tapi akunya malah pilih tidur hehehe……

  24. 22 Oktober 2009 pukul 03:26 | #24

    sinetron ini sekarang banyak ditingalkan para pemirsanya. jalan ceritanya bertele-tele. jadi kurang greget

  25. 22 Oktober 2009 pukul 04:09 | #25

    Salah satu solusinya Om, jangan biarkan tontonan sinetron-sinetron model begitu menghiasi rumah kita… Benar-benar meracuni pikiran.. baik generasi yang lalu (para orang tua kita yang nonton sinetron), generasi sekarang (kita-kita) dan generasi yang akan datang (anak-anak kita…)

  26. 22 Oktober 2009 pukul 04:28 | #26

    Saya gak pernah lihat sinetron.

  27. 22 Oktober 2009 pukul 04:30 | #27

    Hey bro…..nonton sinetron itu buka suatu kewajiban,kalo nonton sinetron menjadi kewajiban berarti semua orang harus nonton tv setiap saat.ingat kewajiban kita sebagai manusia itu bertaqwa kepada ALLAH SWT,menjaga keutuhan NKRI,tanggung jawab atas pekerjaannya

  28. 22 Oktober 2009 pukul 05:04 | #28

    Kalau sinetron dari dulu aku nggak suka nonton.Kebanyakan ceritanya terlalu dibuat-buat dan mencontohkan sikap yang salah seperti kasus diatas.

  29. 22 Oktober 2009 pukul 05:41 | #29

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
    Menyapa sahabatku chayank..
    MAAF..
    Baru jalan jalan dan keliling lagi.. pokoknya saya ngabsen dulu yaaaa.. masih banyak tugas keliling maklum habis istirahat tugas banyak yaaaa.. harap di persorry..

    salam sayang

  30. 22 Oktober 2009 pukul 05:41 | #30

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  31. 22 Oktober 2009 pukul 07:01 | #31

    Wah untung saya tidak suka sinetron sebap ceritanya terlalu di buat buat dan kadang tanpa mempertimbangkan efek dari sisi buruknya terhadap daya serap masyarakat yang menontonnya.

  32. 22 Oktober 2009 pukul 07:15 | #32

    pakabar bang?semakin rame aja blognya :)
    saya termasuk korban yg harus nonton sinetron ini bwt nemenin emak :P ,cinta fitri season ini tralu dipaksakan trs banyak contoh2 yg ga baik, misal: ibunya farel yg mudah menyumpahi fais..tdk sepantasnya seperti itu karna ucapan seorang ibu adalah doa :(

  33. 22 Oktober 2009 pukul 10:07 | #33

    yaahh..9itulah sineTron..
    makana aku nda pernah nonton,makana nda tau :D

  34. 22 Oktober 2009 pukul 12:45 | #34

    Yah, sebagain orang bisa menangkap makna apa yang disampaikan oleh sinetron.
    tapi sebagain orang tidak peduli akan makna yang tersirat dan tersurat dalam sebuah acara yang bernama sinetron.
    kadan memprihatinkan.
    itulah negara kita.

    cuman untuk saya sendiri, tidak suka dengan sinetron. :)

  35. 23 Oktober 2009 pukul 03:22 | #35

    SETUJU dengan himbauan mas Iyan :D

  36. 23 Oktober 2009 pukul 04:00 | #36

    Oom, makanya mama saya wabti2 sama adek lelaki saya untuk mencari wanita yang juga menyayangi keluarga suami
    kalo enggak ya begitu tuh kayak sinetron itu.

    Karena, walaupun pria itu seornag pemimpin, dia byk mendapatkan imput dari istrinya…

    salam, EKA

  37. 23 Oktober 2009 pukul 04:02 | #37

    semoga aku ga pernah lihat sinetron itu, dan sinetron2 yang lain tentu saja. :P

  38. 23 Oktober 2009 pukul 09:28 | #38

    Saya ga tahu malah om

  39. 24 Oktober 2009 pukul 00:55 | #39

    kebanyakan sinetron di tv itu tidak punya cerita! asal tokoh protagonisnya sengsara dan menuai iba, logika dan kepantasan tak jadi pikiran produsernya!

  40. indah
    24 Oktober 2009 pukul 08:48 | #40

    buat sinetron cinta fitri lama2 ceritannya membosankan dari season 1 – 4 hanya mengulas kejahatanya si mischa aja apa ga ada alur yang lebih menantang dan menarik udah gt ga ada happi ending nya kalau ga marah marah2 nagis. kalau ga nagis berantem trus ceritanya berakhir bagaimana nantinya.pokoknya capeh deh nonoton nya penginnya nonton yang lain tapi penasaran nanti ending nya bagaimana.lebih kreatif dong ceritanya payah skenarionya n sutradaranya

  41. 24 Oktober 2009 pukul 11:58 | #41

    sinetron banyak tidak mendidik malah merusak

  42. lala
    25 Oktober 2009 pukul 01:42 | #42

    sekarang cerita cinta fitri kok kampungan banget,dan terlalu banyak peran tambahan bukan cerita keluarga lagi.Dulu banyak orang yang suka dng cerita CF tapi sekarang gak mood untuk nonton CF.dan ceritanya terlalu hayal,kenapa kalau antagonisnya selalu tahu sedangkan peran utamanya selalu meleset,MOHON DI PERTIMBANGKAN…..!!!!!

  43. 25 Oktober 2009 pukul 02:00 | #43

    cerita CF sekarang kampungan banget dan terlalu banyak peran tambahan,BUKAN CERITA KELUARGA LAGI,kenapa untuk antagonis selalu tahu sedangkan untuk peran utama selalu meleset.dulu banyak yang cinta dengan cerita CF tapi sekarang banyak yang nggak mood dengan cerita CF,MOHON DI PERTIMBANGKAN….!!!!

  44. 25 Oktober 2009 pukul 07:07 | #44

    wuich.. manteb dech on top.
    kang, kasih panduan buat yang gaptek niech..
    bisa nongol di page berapapun gak masalah sih, nich gak nongol blas punyaku.
    baca-baca seo gak ngêh juga.

  45. fyi
    26 Oktober 2009 pukul 05:35 | #45

    ceritanya udah berbelit-belit mudah ditebak & membosankan.gak asyik lagi nontonnya.mendingan disudahin aja dari pada tambah membosankan

  46. tini
    26 Oktober 2009 pukul 07:24 | #46

    Hasil dari survey kecil2lan sesama teman dikantor.., ternyata Sinetron ” CFSeason Rmd.” ., sudah ga menarik..terlalu lebay sehingga membuat kita2 yg nonton jadi Bosyen dan Capek krn episode yg terlalu panjang gak tamat2., akhirnya banyak yg beralih ke acara tv yg laen.. yg bisa buat kita lebih banyak ketawanya dari pada ngedumelnya. mungkin SCTV perlu lebih selektif ,, mulai jam 17.30 sampai jam 12 malam acaranya kenapa diisi dengan Sinetron teruzz dan yg alur ceritanya rata2 sama.

  47. heru
    27 Oktober 2009 pukul 15:11 | #47

    lama-lama ceritanya membosankan!!!ga bagus!!!koq ada yah bikin sinetron dengan intrik yang lemah gitu sih..!!!mendingan ga usah bikin deh ga mendidik banget!!!!

  48. Miska-Muska-Mickeymouse
    29 Oktober 2009 pukul 15:01 | #48

    Never ending story, udah ketahuan jalan ceritanya.
    Cuman ngejar banyaknya episode doang.
    Nggak mutu deh pokoknya.
    Tak mendidik.

  49. rahmat
    29 Oktober 2009 pukul 15:16 | #49

    benar juga cinta fitri semakin lama diliat semakin ga bermutu terlalu berbelit-belit dan tambah membosankan ga ada mutunya sama sekali

  50. sheila
    30 Oktober 2009 pukul 01:03 | #50

    kapan siy cf d tamat kan saja,,??? membosankan dan betele-tele ceritanya…..!!!!
    dalam ceritanya banyak yang berlebihan dan ga masuk akal…..

  51. Riska Eprilyanti
    30 Oktober 2009 pukul 04:15 | #51

    Cinta fitri itu lama-lama ngebosenin, ceritanya gak karu-karuan, kapan selesainya katanya season ramadhan ini mah season idul adha.mending tamatin aja dulu ceritanya baru ganti cerita lagi dengan judul yang berbeda, fitri nangis terus bosen katanya orang madura careme……..

  52. 30 Oktober 2009 pukul 06:05 | #52

    aku tak pernah mengharamkan sinetron, tapi aku pikir tak adasalahnya mengambil pelajaran dari apa yang kita lihatn ya seperti sinetron tersebut kadang juga menjadi hiburan kok. wah de rafahnya belum ketemu ya. penulis ceritanya ngulur2 biar bisa terus dapet episodenya kalie

  53. 30 Oktober 2009 pukul 09:36 | #53

    Haduhhhhh kapan selesai nya Cinta Fitri………….Lama2 Ngedongkolin ya………terLalu NORA bgt Filem nya gx seru……..Bosen…….terLalu berteLe-teLe…….ketara baget rekayasanya……

  54. ina
    30 Oktober 2009 pukul 10:14 | #54

    cf season ramadhan awalnya aku masih ngikutin tapi makin lama kok ceritanya jadi muter2 dan ga bermutu …. akhirnya aku ganti nonton tayangan lain seperti opera van java yang bisa buat kita lebih banyak ketawanya

  55. 30 Oktober 2009 pukul 13:09 | #55

    makin lama ceritanya melerit2…mak buat farellah..anak hilanglah…dah terang2 kat hospital,apa masuk hospital tak ditanya detail budak tu dan yg peliknya anak2 kecil yg hantar tak akan tak ada kemuskilan disitu ya….

    kadang2 mcm rasa diperbodohkan gitu…tak ada logiknya episod kali ini…lama2 dtg kebosanan penonton baik di Indonesia atau pun diSingapura.

  56. ummie
    30 Oktober 2009 pukul 15:22 | #56

    Jalan ceritanya malah jadi ga karuan,sampe segitunya buat nemuin rafa,jangan kelamaan dong………kasian lihat anak kecil di pontang panting,yg ada ntar malah ditinggal penontonnya

  57. Fitri
    30 Oktober 2009 pukul 17:35 | #57

    CF season ramadhan kok ceritanya makin lama makin ngeselin yah,yg tntang d0ly lah sbg ibu kandungnya farel,si misca yg jahat trus tdk prnh mendapat hukuman atau di penjara,kapan dooong,trus malah sekarang si rafa yg ilang lah,masa aneh pdhal dah hampir mau ketemu di dpn mata tp ga ngliat pura2 tdk tau,tp giliran anak org laen si fitri sampe rela ngegendong malah di sangka anaknya,terlalu lebayyy aah,,,
    gmn sich ngatur skenarionya!!!

  58. Hendar
    30 Oktober 2009 pukul 18:07 | #58

    Cifi lama2 ceritanya dibuat2, si miska dan fais yg uda ngebunuh pak hutama dan dengan segudang dosanya,mereka gak perna mendapat hukuman, terus rafa juga nggak ketemu2, padahal sering banget di depan mata fitri dan farel tapi mereka ga ngeliat2,aneh terlalu lebay.Giliran rafanya dah ketemu sama miska dan fais juga ada farel dan semuanya, eh malah dibawa kabur sama penjahat botak naik taksi. Ya skalian aja ga usah ketemu itu lebih bagus dari pada spt itu dibuat2 …., Jadi cape nontonnya. Penonton kepingin melihat terbongkarnya kebohongan dan kejahatan miska dan fais, dan mereka mendapat hukuman dipenjara. Good luck

  59. meme
    31 Oktober 2009 pukul 08:04 | #59

    jadi inget sinetron tersanjung neh..persis kykncinta fitri.ga ada abisnya..sinetron kok ceritanya terlalu fiktif,lebay.pokokna amburadul.apa yang bikin ceritanya kehabisan ide?????

  60. meme
    31 Oktober 2009 pukul 08:06 | #60

    iya juga…lama2 program sctv ngebosenin.masa lebih mengutamakan emak-emak daripada yang muda.sinetronnya gitu melulu critanya..yang muda kan juga butuh tontonan.bukan sinetron terus…

  61. meme
    31 Oktober 2009 pukul 08:08 | #61

    apa mungkin yang bikin ide cerita ga mau kehilangan pekerjaan jadinya ceritanya dibuletin ke itu-itu aja….

  62. meme
    31 Oktober 2009 pukul 08:11 | #62

    cinta fitri di ending in az deh…..bikin sinetron lagi yang lebih seru gitu kek…apa ga kepanjangan tuh episodenya?apa pengen masuk muri dengan kategori sinetron episode terbanyak.?

  63. icha
    31 Oktober 2009 pukul 14:44 | #63

    Sineton NORAK !!!! Lama-lama pemirsa bisa bosen ama jalan cerita yg amat sangat mengada-ngada…masa udah berapa kali mau ketemu sama Rafa tapi ga jadi lg ???? Ga make sense bikin jalan ceritanya !!!! Udah kehabisan ide cerita yah sutradaranya ???? Tdnya saya suka sama sinetron ini tp lama-lama saya sebel banget dengan jalan ceritanya….masa utk cari anak yg diculik saja lama sekali ???? Sudah di depan mata hilang lagi !! Percaya sama saya pasti lama-lama sinetron ini bakal ditinggalin sama penontonnya !!!!!!!!

  64. siti komariah
    1 November 2009 pukul 03:30 | #64

    assalamualaikum,, maf ya knp sich jd kaya gtu cinta fitri selalu miska yang senang n tolong jangn lama2 atuh rafa hilangnya kasihan fitrinya.. pkonya terlalu bertele2 gk rame ngselin…. ngelin.kpan rafa ketemunya jan ky sinetron jadul dong..

  65. BiBie..
    1 November 2009 pukul 05:24 | #65

    Cinta Fitri dulu sih bagus…tapi skarang udah GK BAGUS lagi…
    udahlah ceritanya bertele2…udah tamatin aja lagi…!!!!! jangan pake season ramadhan…season syawal…season Zulkaedah…atau mw bikin season idul Adha lagi ya…????

    huuuft….ceritanya jangan lebay ngapa!!! gk ada lagi hikmah yang bisa kita ambil dari sinetron ini..yang ada malah pembodohan masyarakat!!!!!

  66. khaidir
    1 November 2009 pukul 14:05 | #66

    cinta fitri smakin kurang menarik karena dalam sinetron ini orang baik2 menderita terus sementara orang jahat happy2 terus..kayaknya kurang bagus untuk ditonton..ngajarin orang untuk kurang ajar….

  67. imoet* girls
    1 November 2009 pukul 15:38 | #67

    kok tambah lama ceritanya tmbah ruwet`gak`tkut apa entar penngemarnya hiang kayak nasibnya sinetron tersanjung.tolong dong ceritanya tambah dikwalitaskan ya?

  68. 2 November 2009 pukul 04:33 | #68

    Woooooooi…kang ‘ncep Masduki…pnh nonton MUSLIMAH yg dulu tayang di indosiar….????
    nah skrg CF tuh dah mulai kayak sinetron Muslimah yang abis tanpa meninggalkan ksan bagus krn terlanjur di benci banyk pemirsa…Lebay N ga Masuk akal bahkan samasX ga mendidik…
    CF mungkin nYontek cerita sinetron Inayah yg ga masuk akal jg….masa Farel/Fitri terus yg di zolimi si misca,giliran misca/faiz…eh siksaannya cuma bentar doank…udh gtu Lia udh ga ngakuin faiz sbg anaknya knp ga skalian aja di bongkar kedok aslinya si fais…masa si dolly bisa ktauan bkn emak si farel lwt tes DNA,artinya fais jg bs donk ngetes DNA nya dgn ibu lia….
    huuuft…makin cape,ga ngerti,ngebosenin,ga masuk akal,lama2 aku n tmn2 di ktr malah seneng nonton tawa sutra,opera van java,atw empat mata…lebih enak endingya en ga stress nontonya…
    kang Encep jgn diem aja ngebaca nih komen2 yg sbagian bsr dah mulai sebel ama tyangan CF…

  69. 2 November 2009 pukul 07:52 | #69

    ” HARI GINI NONTON CF ” CAPE DEH !!!!!! BOSAN>>>>………. ceritnya nggak ada ujung pangkalnye!!11

  70. eleine
    2 November 2009 pukul 08:29 | #70

    CF tontonan yang tidak bermutu. Didalamnya sarat dengan kepiawaian kuasa kegelapan alias kejahatan yang diperankan oleh Misca, prihatin banget diperankan oleh cewe lagi…dari mulutnya hanya tersembur kata-kata pelecehan terhadap martabat manusia,… lamban alur ceritera, boring, kesel, tidak greget, misi dan pesannya apa toh yang mau disampaikan ? cerietra diulur-ulur, seperti dodol…tidak berkembang, berkubang terus dalam masalah yang sama…kreatif sedikut dong dalam memecahkan masalah.

  71. boyz
    3 November 2009 pukul 11:42 | #71

    Cinta Fitri…
    Tanyangan yang nyepelein hukum, masa POLISI kalah mulu sama penjahat, kesannya POLISI itu Bodoh, yang ngga bisa nanganin kasus.. kan actualnya teroris az bisa dilumpuhkan masa seh seorang Misca ngga bisa…!!! uuuuhhh… ngga mendidik banget dech…

  72. icha
    3 November 2009 pukul 13:46 | #72

    Weeeekkk skr Rafa ud ktmu tp bentar lg pasti di culik lg…biar ceritanya ga habis2…jd makin pd banyak duit kan pemainnya????? Sutradaranya gmn sih bikin ceritanya??? Jd Misca enak bgt yah?! Ga pernah ktangkep !!! Tobs deh ud bikin org eneg ama niy cerita !!!

  73. sweet
    4 November 2009 pukul 15:01 | #73

    Aduuuuuhhhh cinta fitri jangan lebay ya..
    kok lama2 aku gak suka jalan ceritanya..terlalu mengada-ada…..

  74. my heart
    4 November 2009 pukul 15:03 | #74

    napa ya sekarang aku ga gitu suka nonton cinta fitri…
    habisnya berbelit belit…
    please deh

  75. 5 November 2009 pukul 08:43 | #75

    ni sinetron panjang sekali ceritanya ya, sampai-sampai para ibu2 lupa masak didapur!

  76. icha
    9 November 2009 pukul 14:34 | #76

    Sinetron yang bertentangan dengan norma-norma Agama, sosial dan hukum…tokoh yg diperankan semuanya tdk punya prinsip, logika, perasaan dan agama yg kuat. Karakter Mischa benar-benar tdk layak untuk dilihat oleh masyarakat krn sudah sangat melewati batas. Pemainnya bagus bgt sampai2 rasanya saya benar2 mau nyakar mukanya…bkn hanya nyakar tp jg pengen nyiram pake air panas !!!!! Farel cuma bisa emosi doank, Fitri sok sabar tp sial mulu, maminya cuma bisa nangis, Maya apalg…bego ga punya pendirian, Mischa dajjal bgt !!!!! Trus di mana sisi positifnya yah dari sinetron ini ?! Oh iya saya merasa jijik dg Dinda Kanya Dewi…BUSUK !!!

  77. 10 November 2009 pukul 12:03 | #77

    cinta fitri kok sekarang semakin bulet terus gak pernah ketahuan?
    kesel dch
    lama2 mungkin nanti rating nya turun kalee ya?
    giliran seru naik rating bentar 2 gak seru lg sampai aja season 5 pusing dech!

  78. 10 November 2009 pukul 12:05 | #78

    cinta fitri bosen misca jahat
    langsug sich happy ending giu jelek
    syukkur rating nya turun

  79. 10 November 2009 pukul 12:07 | #79

    gak bagus fitri sekarang?

  80. fenny
    12 November 2009 pukul 08:43 | #80

    Mau ikutan komentar nih… untuk team serial cinta fitri, sudahlah ceritanya tidak usah dipanjang-panjangkan malah jadi negh…orang baik kok selalu apes, dan orang jahat selalu beruntung ?
    Buatlah sinetron yang bagus jadi selalu dikenang orang.

  81. 12 November 2009 pukul 09:18 | #81

    setanetron!!!!!

  82. T.Ady.R
    13 November 2009 pukul 11:39 | #82

    Cih!! ceritanya jadi dangkal blunder dan muter2. Sy yakin pemirsa setianya gak bakal bisa menceritakan ulang. Sy nonton bbrp kali, muak. Bukan berarti acting para pemainnya berhasil, tapi cerita tidak pernah masuk akal. Penulis skenarionya harus banyak survei tentang kehidupan sosial, jangan bersekiap sbg malaikat yg dengan mudah mengacak-acak emosi yg tidak terkendali. Masa org2 berintelektual tinggi bisa dihancurkan martabat, kehidupan dan perusahaannya oleh anak gembel seperti Miska. Mengada-ada. Saya paham ceritanya bias seru. Tapi jadinya dangkal. Mestinya yang jadi Trouble Maker bukan orang yang setingkat Miska. Jadinya aneh aja.

  83. Oca
    14 November 2009 pukul 13:05 | #83

    Duh kenapa jadi pada ngedumel di blog ini sih. Ngedumelnya di blognya CF aja…. Mas Iyan bener banyak banget sinetron yang enggak mendidik. Salah satu hal yang menurut saya janggal itu di hampir semua sinetron suami istri doyannya nyebutin nama pasangan, kan enggak sopan tau. Terus cerita yang aneh-aneh yang anak tiri mau nikah ma ibu tirinya lah. Sinetron Indonesia dikit aja yang bagus yang lain kalo enggak ceritanya jelek ya nyontek. Oca bingung mereka bisa dapat rating bagus darimana ya?

  84. 15 November 2009 pukul 11:37 | #84

    Bentar lagi mau habis tuh… Ibu teman saya..malah udah ga boleh nonton sama dokternya karena setiap nonton pasti tensinya tinggi… kasian banget yah.. :)

  85. beben kunyukx
    15 November 2009 pukul 12:16 | #85

    knp sih lama sih ktemunya s miska yg jahat nya tapi teruz mju cnta fitri jgn klah oleh sinetron lain tpi jgn nyam bung nyambung……….nanti kburu boen pnonton nya……

  86. Ayuw
    15 November 2009 pukul 14:13 | #86

    Sinetron cinta fitri season ramadhan koq gt sih ending ny..ga bngt..pasti mw nyambung mpe cinta fitri kakek nenek..hahaha gag bgt..reality dkt donk skenario nya..

  87. jug
    15 November 2009 pukul 14:53 | #87

    hari ini 15/11/09, terakhir sy mau nonton cinta fitri…, ternyata mmg jadi eneg liat cerita ngak habis habisnya.., ternyata kejahatan selalu menang dan di lindungi..itukah yang mau dijelaskan oleh sutradara…ha..ha…ha…jadi bego deh semua penonton cf……..kapokkkkkkkk….najissss…….hueegggghhhhhhhh…..

  88. icha
    16 November 2009 pukul 00:58 | #88

    Sinetron yang mendukung perbuatan setan !!!! Keinginan, doa dan cita2 setan slalu terkabul !!! Yg benar, yg teraniaya ga pernah berhasil ngalahin yg jahat…BRAVO !!! Sinetron yg memberikan bad influence utk masyarakat, jd kalo ada org jahat and licik tinggal bilang…mencontoh sinetron cinta fitri !!!!

  89. tweety
    16 November 2009 pukul 12:15 | #89

    cinta fitri terlalu panjang ceritanya apalagi ada season 5 waduh jd bosan liat nya… lagi pula ceritanya jd di buat2 ga alami lagi… masak penjahat selalu menang. dan pemeran utama nya seakan2 di buat bodoh. kritik buat CF jangan mengulang kisah sinetron tersanjung tuh.. smp tayang brp tahun ga ada ending ny. penonton jd bosan….apa mentang2 CF dpt byk penghargaan jd diperpanjang trusssssssssssssssss………….

  90. nuning
    16 November 2009 pukul 14:11 | #90

    Aku hanya mau tanya! Malem ini cinta fitri msh tayang gk! Klo gk, mending gw tidur aja. Ow ya, cinta fitri jgn terlalu berbelit2 dunk! Bosen & nyebelin jadinya. Udah!! Buruan miskanya harus ketahuan jahatx di depan kel. Besar fitri.
    Ow ya! 1 lg saran dari aku, miska ama faiz sj yg mati, yg lainx gk usah

  91. Stela
    16 November 2009 pukul 15:01 | #91

    Sinetron yg jelas tujuannya dan cerita yg benar2 ga masuk akal!
    Tp banyak orang yg mau dikibulin o/ sutradara!

  92. Neniiee
    18 November 2009 pukul 04:28 | #92

    waaduwwhh,,sinetron cinta fitri season 5 kapan mulai udawh di tunggu2in niewh,,kok ceritanya nggantung getoww ciewhh,…
    kapan misca maoo taubat…
    trz moza kok jahat bangetz ciewh ma mertuanya…khan kasian,…
    ccaayyyooo… wat cinta fitri jgn lama2 yh tayangnya soal’a lg di tungguin,,…
    OK…

  93. ida
    18 November 2009 pukul 14:45 | #93

    Gimana toh cinta fitri kok berteleh2…kebenaran kok jalan nya buntu saya jadi ingin niru cara the greeat misca karna slalu slamat dan berhasil buat jahat.dan di cinta fitri tak hukum dan tak ada TUHAN jadi sia2 keluarga Pak Hutama memohon berdoa pada TUHAN tapi kejahatan THE GREEAT MISCA yg slalu menang.apakah memang di cinta fitri tak ada TUHAN….? SEBUAH TONTONAN SEPATUT NYA BISA JADI TUNTUNAN betul kan pak sekenario…??

  94. sari
    18 November 2009 pukul 17:38 | #94

    Yup,,,
    maH SInETrON sekarang tu maLah bNyk CermInan yg Ga baik ToK maSyraKat,,,
    Bnyak pEran jaHat DR paDa baik nYa,,,

    BIkIn KesEL aJa Yg noNtoN nY,,

  95. sweet
    19 November 2009 pukul 16:39 | #95

    buat sinetron yang mendidik..!!!
    sara : pemeran utama wanitanya di dandanin dong, biar mendingan dikiiit

  96. sweet
    19 November 2009 pukul 16:41 | #96

    buat sinetron yang mendidik..!!!
    saran : pemeran utama wanitanya di dandanin dong, biar mendingan dikiiit

  97. 22 November 2009 pukul 14:53 | #97

    cepat ya main seson 5

  98. 23 November 2009 pukul 11:13 | #98

    sinetron kayak gini masih ditonton aja??
    wah NGGAK banget deh.

  1. Belum ada trackback.