Beranda > Aku & Celotehku, Kritik Sosial > Puisi Hati : Karena Kami Punya Hati

Puisi Hati : Karena Kami Punya Hati

Lagu itu aku denger ketika masih sekolah seperti ini :

Maju Tak Gentar Membela Yang Benar….

Tapi sekarang ketika ketika aku sudah dewasa lagu itu berubah

Maju Tak Gentar Membela Yang Bayar….

Mencari kebenaran bagaikan mencari jarum diantara tumpukan jerami
Kami hidup ditelikung untuk menjadi pembohong besar
Ketika ingin hidup dengan aturan Tuhan
Selalu ada nada sumbang dari sana dan mereka selalu berujar

Ayolah ini realita hidup…kapan lagi kau bisa dapetin ini..
Nanti kau mampu beli ini itu buat keluargamu

Seorang anak kecil mati kemarin dijalan dengan tangan menahan perut karena lapar
Kemarennya lagi seorang pengemis mati kedinginan karena tidur dengan AC yang berlebihan (baca air hujan)
Kemaren-kemarennya lagi banyak orang antri buat dapetin satu nasi bungkus
Dan mungkin nanti orang miskin bakal mati berdiri karena tak ada tempat buat mereka lagi

Dulu orang akan langsung menolong ketika tetangganya kesusahan
Dulu tanpa dipintapun mereka akan langsung tergerak membantu saudaranya yang kesusahan
Tapi sekarang orang berpikir seribu kali untuk menolong tetangganya
Jikapun menolong mereka pasti menoleh kanan kiri..ada kamera tidak..
Karena mereka berpikir ..SIAPA TAHU INI REALITY SHOW…

Sekarang mencari kebenaran sangat sulit
Karena sebuah awalan telah berubah bertambah dengan adanya akhiran
Ya….(Ke) telah berubah menjadi (Pem) dan diakhiri dengan (an)
Ya sekarang orang mencari Pembenaran atas apa yang dilakukannya
Tak perduli itu salah yang penting tujuan awal terpenuhi
Tak perduli ada orang yang disengsarakan
Tak perduli jika ini adalah fitnah yang paling kejam
Yang penting atasan bisa tersenyum

Pilu rasanya hati ini melihat hukum yang benar adalah uang yang keluar
Kebenaran hanya mili sekelompok orang…ya orang yang berkuasa
Kita hanyalah objek dari permainan hukum itu
Karena ketika kita mencari sebuah keadilan atas nama kebenaran
Maka kita hanyalah sebuah permainan
Agar kemenangan selalu menjadi milik mereka

Tuhan memang tidak akan pernah tidur
Atas kekejaman, fitnah dan ketidakadilan yang dilakukan oleh manusia
Tuhan punya cara untuk selalu menunjukkan kuasanya
Jika boleh Tuhan….Buang para durjana itu dari Negeri ini
Karena kami lebih nyata dalam mencintai Negeri Indonesia ini
Kami tidak memfitnah orang yang benar
Karena kami bukan srigala keserakahan
Justru karena kami rakyat kecil
Kami lebih punya hati dan nurani untuk selalu menjadi manusia Tuhan
Bukan Budak nafsu (Setan).

Disini kami menonton dan melihat
Sebuah hukum dipermainkan sebuah keadilan diperbudak uang

Tapi kami disini akan terus ada
Ada untuk sebuah kebenaran walau sekecil apapun
Karena Negara ini bukan milik aku atau kamu tapi milik kita
Dan disitu ada kami didalamnya
Ya..kami…rakyat kecil yang mempunyai kekuatan atas nama Tuhan…….

Jangan lupa baca juga :

Kalau mau baca tentang cinta ada disini nih :

  1. 11 November 2009 pukul 05:43 | #1

    pertamaaaxxxx sekali kali pha kabar mas
    kita semua berharap kebenaran akan selalu menang dan orang orang jujur masih ada di negeri ini

    jalan jalan dulu ah di blog ini

  2. 11 November 2009 pukul 06:33 | #2

    biarkan semua ini berjalan dengan putaran waktu karena tidak ada yang bisa mengalahkan sang waktu. jadi jgn dibikin stress yah, anggap aja bacaan selingan dan tetap jalankan kewajiban sebagai manusia ciptaanNYA

  3. 11 November 2009 pukul 06:38 | #3

    waktulah yang akan menentukan kemana arahnya

  4. 11 November 2009 pukul 07:01 | #4

    yang penting kita bisa hidup layak dan halal. sekiranya cukuplah. urusan kalangan atas biar ditangani oleh yang lebih berkompeten.
    begitu ?

  5. 11 November 2009 pukul 07:08 | #5

    ini karena kita masih takut atau sudah bosan untuk hidup melarat,,,

  6. 11 November 2009 pukul 10:02 | #6

    di tipi kayak reality show dengan judul “hukum endonesa”….semuanya merasa BENAR………..

    kayaknya mengakui kesalahan lebih baik deh

  7. 11 November 2009 pukul 14:31 | #7

    sekarang…
    rasanya cicak memang patut dibela
    dan buaya musti dikasih pelajaran setimpal

  8. 11 November 2009 pukul 14:59 | #8

    drama di republik ini

    tambah seru saja ya OOm

  9. 12 November 2009 pukul 00:50 | #9

    uamh..Salah satu benda penyebab kejatuhan manusia (baca : saya)
    hal terbaik adalah tidak korupsi, sekecil apapun itu, kemudian jadi pengaruh buat orang sekitar
    salam omiyan

  10. 12 November 2009 pukul 01:01 | #10

    renungan yang mengena dengan situasi negeri saat ini … dengan keyakinan masih banyak yang punya hati dan terjaga meski terkadang tersembunyi.

  11. 12 November 2009 pukul 02:15 | #11

    asli saya semakin MUAK dengan PEJABAT NEGERI INI!

    maaf jadi marah2 disini :mrgreen:

  12. 12 November 2009 pukul 02:39 | #12

    kapan yaa negeri ini bebas dari hal semacam ituh….

  13. 13 November 2009 pukul 02:11 | #13

    idealisme tak luntur di telan waktu
    sobat

  14. 27 November 2009 pukul 20:57 | #14

    Mata berkata buta,

    Sekata seakan tak semakna,

    Seluruh hati dan jiwa,

    Hanya selalu dirantai tanda tanya….???

  1. Belum ada trackback.