Beranda > puisi cinta > Puisi Cinta V : Perasaan Ini Tak Akan Berubah

Puisi Cinta V : Perasaan Ini Tak Akan Berubah

Tahukah seorang pecinta merasakan rindu yang amat sangat
Terkadang perasaan itu muncul ketika kita jauh dengan yang kita cintai
Terkadang pula ketika sebuah lantunan lagu terdengar begitu mengiris kalbu
Adakalanya hadir ditengah lamunan dalam sebuah perjalanan
Ya rindu itu selalu hadir ketika kita memiliki sebuah kata ….Cinta

Terkadang ketika hati ini begitu kesal dan marah
Selalu saja telisik rindu datang dengan sendirinya
Tak rela rasanya ketika melihat matanya berlinang air mata
Berdosa rasanya ketika dia tertunduk sedih
Ah..diriku terkadang merasa menjadi lelaki tanpa perasaan

Aku bukanlah seorang lelaki romantis
Yang selalu bertabur kata cinta dan rayuan
Tapi aku bisa lebih terkadang
Bisa membuatmu terbang dengan kebahagiaan yang kamu impikan

Sayang…
Bukanlah harta yang aku janjikan untuk dirimu
Bukan pula janji janji manis yang terkadang selalu tersisa tanpa ampas

Tapi aku adalah bagian dari kehidupanmu
Yang akan selalu merasa sakit ketika kamu menangis
Yang akan selalu pilu ketika kamu bersedih hati

Percayalah….
Walau usia kita bertambah
Tapi rasa sayang itu akan selalu menyala
Buat dirimu…..

Untuk dirimu yang selalu membuat aku sehat dan ceria

Nah jangan lupa baca juga ya

  1. 16 November 2009 pukul 10:22 | #1

    ya itulah cinta yang hakiki takkan pernah berubah, tapi bila mana cinta berubah pasti ada hal yang besar . dan hal apa yang membuat cinta berubah. setiap manusia bisa selalu berubah dan apakah sang pencinta akan siap menghadapinya

  2. 16 November 2009 pukul 10:36 | #2

    so sweet…..

  3. 16 November 2009 pukul 10:56 | #3

    aihhh
    meleleh pasti hati setiap kekasih membacanya
    hihihi

  4. 16 November 2009 pukul 14:08 | #4

    (maaf) izin mengamankan KEEMPAT dulu. Boleh kan?!
    Gak kuat bacanya. Takut jatuh cinta sama OM OMIYAN.
    Bahaya, kan?

  5. 17 November 2009 pukul 02:07 | #5

    jadi terharu……
    hampir menitikkan air mata ^_^

  6. 17 November 2009 pukul 02:07 | #6

    ASSALAAMU’ALAIKUM..

    KEPADA SAHABATKU… SAMBUTLAH UCAPAN DARIKU. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI PERTEMUAN YANG BESAR. JARI SEPULUH KU SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA.

    SALAM DUNIA, SALAM SEMUA, SALAM HARI RAYA EIDUL ADHA DAN SALAM PERPISAHAN “BERJARAK” DARI SAYA DI BANGI, MALAYSIA.

    -SITI FATIMAH AHMAD-

  7. 17 November 2009 pukul 05:22 | #7

    menurutku puisinya agak ngambang nih Om…kesannya kayak lagi ngegombal gitu ;)

  8. putirenobaiak
    17 November 2009 pukul 09:21 | #8

    puisi yg indah, terbayang deh kekasih/pasangan yg nerima senang sekali

  9. 18 November 2009 pukul 05:47 | #9

    asik asik kembali berpuisi ria, wah themes anyar nih dan emang terasa cepat loh om sekarang

  1. 2 Desember 2009 pukul 05:16 | #1