Belajar meminta maaf adalah hal yang paling berat dilakukan oleh siapapun dan tak memandang batasan usia dan hanya orang yang berjiwa besar mampu melakukannya. Terlepas kesalahan itu disengaja atau tidak, menyakitkan atau tidak tapi sekedar untuk mengucapkan kata Maaf pastilah sangat sulit.
Kemaren malam adalah sebuah pelajaran berharga kembali saya dapatkan, jadi ceritanya setelah bersih-bersih badan saya mendapatkan laporan dari istri saya dan ibu saya kalau Bunga telah melempar sepatu tepat mengenai jidat ibu saya.
Akhirnya saya bertanya kepada Bunga …
” Sayank kamu ngelempar sepatu ya ke nenek … “
” Ya yah …. ni cakittt ” sambil memegang pinggangnya …
” Sayank … ga boleh lagi ya, itu nenek sayang, tahu ga kalau itu salah ….. “
Bunga cuman terdiam tapi mukanyaa jadi cemberut …
” Ga boleh nakal sayank, kamu musti ingat waktu Bunga masih bayi, nenek lho yang suka bikinin susu terus mandiin terus yang suka ngasuh dan jagain Bunga ketika ayah dan mamah kerja, jadi mustinya Bunga sayang ma nenek …. “
Bunga tetap diam dan terlihat tangannya mengangkat seperti mau memukul saya ….
” Tuh Bunga kok gitu, mau mukul ayah ya …., kalau Bunga mukul nanti tangannya bisa sakit lho … “
Saya meraih tangan Bunga dan menaruhnya ditelapak tangan saya dan saya menepuk telapak tangan saya tepat dipinggir tangannya …..
Bunga terdiam tapi tak ebrapa tersenyum ….
” Ingat sayang ga boleh begitu ya, kamu kan anak ayah yang paling besar jadi ga boleh nakal, ga boleh ngelempar sepatu ya sayank … “
Kemudian istri saya berkata …
” Kalau dede nakal nanti mamah dan ayah ga sayang lagi deh …. “
Bunga menggelengkan kepada dan malah merapatkan pelukannya ke mamahnya. Dan akhirnya Bunga mau juga menuruti kemauan kami untuk meminta maaf kepada neneknya.
Dengan dipeluk mamahnya, Bunga segera menghampiri neneknya dan meraih tangan untuk mencium tangannya sebagai tanda permintaan maaf.
” Ucapain …maafin Bunga ne …. bilang sayank … ” Pinta saya ke Bunga
Tapi Bunga hanya terdiam, tapi buat saya itu sudah cukup karena Bunga jadi tahu jika perbuatannya itu adalah salah.
” Sekarang Bunga minta maaf sama ayah … ” Kata Istri saya.
” Sini sayank … ” Saya meraih Bunga dan memeluknya …
” Maafin ayah ya sayank …. ayah tuh sayank ma Bunga dan ga mau nanti Bunga jadi anak nakal, Bunga itu anak yang paling gede yang ayah sayank … nanti yang jagain Memey siapa kalau Bunga nakal …… maafin ayah ya sayank …. “
Dan ketika saya akan menciumnya Bunga justru melengos …. halah hahahahahahaha.
Saya beryukur karena akhirnya Bunga mau menuruti apa yang kami katakan, setidaknya dia jadi tahu kalau perbuatan melempar sepatu ke neneknya adalah salah dan lebih dari itu adalah agar setiap kesalahan yang diperbuatnya harus dengan segera diakhir dengan kata Maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya.
Namun dari kejadian diatas saya sendiri seperti tersadarkan dan diingatkan apakah saya sendiri sudah meminta Maaf kepada orang yang pernah tersakiti oleh perbuatan atau ucapan saya …. ???




Saya tau kenapa Bunda melengos waktu mau dicium sama Ayahnya…:D
Btw; nice post, Om…
Posted by dewifatma | 27 April 2010, 06:37keduaaaaxxxxxx …..
entah kenapa saya baca artikel ini terutama pas kalimat …
“…Dan ketika saya akan menciumnya Bunga justru melengos …. halah
bawaannya ketawa soalnya lucu juga lihat wajah bunga hahahahaha
(saya yang nulis sayang ketawa halahhh)
Posted by omiyan | 27 April 2010, 07:23Jangan ditulis ya hahahahah
Posted by omiyan | 27 April 2010, 07:24Emang kudu dari kecil ya dibiasakan mengetahui perbuatan baik dan buruk. Juga bagimana bisa dengan mudah meminta maaf…
Salam sahabat dari Balikpapan.
Posted by Budi Mulyono | 27 April 2010, 08:08Susah memang mengatakan kata maaf
btw, kenapa bunga sampe ngelempar sepatu ke neneknya?
Posted by melly | 27 April 2010, 09:15yup betul…bilang maaf itu emang susah….jangan kan orang dewasa, anak kecil aja sangat susah untuk meminta maaf, apalagi orang dewasa yg udah memiliki rasa gengsi…
salam kenal…
Posted by pr14n | 27 April 2010, 09:51ya mas membiasakan dari kecil buat kebaikan dimasa mendatang
Posted by omiyan | 27 April 2010, 09:53Diusia Bunga sekarang terkadang ada sesuatu yang tak terduga, mungkin niatnya iseng atau gimana …. dan emang Bunga termasuk kategori demen iseng
Posted by omiyan | 27 April 2010, 09:56cerita yg indah dan pengajaran penuh hikmah
Posted by anjari umarjianto | 27 April 2010, 11:22Pembiasaan untuk mau mengakuim kesalahan sendiri dan meminta maaf itu sebuah modal besar bagi masa depannya kelak, Pak.
Posted by alamendah biru | 27 April 2010, 11:47salutt aas ketelatenanya dalamem mberiakn epngertian dan dindik akepada sang buah hati. sesuatu yang sering kali terabaikan hanya dengan alasan gak sempat
Posted by alamendah | 27 April 2010, 11:48mengucapkan kata maaf emang susah susah gampang, berani berbuat salah maka harus berani meminta maaf.
Posted by orange float | 27 April 2010, 14:24Kata2 maaf sangat susah diucapkan ketika kita sadar kita memiliki kesalahan..
Posted by delia4ever | 27 April 2010, 17:44membaca tulisan om iyan yg ini membuat mata saya berkaca-kaca om…
sebuah renungan juga bagi saya, mungkinkah selama saya bernafas di dunia ini ada bagian yg terlewatkan dalam meminta maaf kepada org² yg pernah tersakiti?
trimakasih om…meski sederhana,ini sudah cukup membuat saya tersadarkan…
salam buat nenek ya om…
salam, ^_^
Posted by Didien® | 28 April 2010, 02:14Jadi inget si kecil dirumah, emang sebaiknya ya, menanmkan hal baik sejak dini.
Posted by Lilah haryoko | 28 April 2010, 03:14wah mungkin harus disalurkan bakatnya, bisa sampe kena Jidad gitu. jadi pemanah aja!
“Bunga jangan nakal ya nak!, jidad nenek sakit tuh dilempar”
Posted by nothingwrongwithmylongblackhair | 28 April 2010, 03:40sulitnya minta maaf.
tapi lebih berat memaafkan dari pada minta maaf
Posted by ishaq | 28 April 2010, 04:35Sesungguhnya Allah menertai orang yang selalu meminta maaf!!!
Posted by dafiDRiau | 28 April 2010, 05:42cerita yg membawa sebuah arti yang dalam..
great job mas!
kata maaf, menurut sebuah artikel bisa mengurangi sakit jantung.
melatih anak dalam sebuah kebaikan dan juga untuk kesehatan
~ Penelitian orang dewasa tentang kata maaf
Posted by Aulia | 28 April 2010, 16:06Menurut ilmu psikologis sih disarankan tidak menggunakan kata “jangan” dan “nakal” Mas. Karena yang tertangkap di bawah sadarnya dalah kalimat kalimat yang beraura negatif itu.
Mending kalimatnya di ganti menjadi..jadi anak yang baik ya sayang… Menurut buku the secret juga begitu mas..Jangan memikirkan atau mengatakan sesuatu yang tidak diinginkan (negatif),tetapi memikirkan atau mengatakan sesuat yang kita inginkan saja (positif).
CMIIW
Posted by dewira | 29 April 2010, 00:54Tirulah orang Jepang. Lagi jalan, ditubruk, malah minta maaf ke yang nubruk, padahal jelas2 yang nubruk salah karena jalan sambil baca buku. Hebat kan?
Posted by Asop | 29 April 2010, 16:27semua org pst akan bosan ap bl kt trs melakukan kslhn dn trs meminta maaf… Yg paling susah apkah bs kt tdk mengulangi kslhn utk kesekian kalinya… Gak ad yg bs kn.. Krn manusia tidak la sempurna…
Posted by di doank | 19 April 2011, 20:52