Berbagi Ilmu

Tips Microsoft Excel : Membuat Aplikasi Sederhana Menghitung PPh Terutang Secara Otomatis dan Manual


Tulisan ini sebetulnya sudah pernah saya bahas sebelumnya yang berjudul Tips Microsoft Excel : Menghitung PPh Terutang Dalam SPT Tahunan, tips kali ini hampir sama tapi Insya Allah saya berusaha permudah lagi agar bisa lebih dipahami sekaligus untuk menjawab pertanyaan yang sering hinggap dalam pikiran kita selaku karyawan, apakah benar atau tidak pemotongan pajak kita oleh perusahaan/instansi tempat kttia bekerja.

Daripada kita bingung dan terus merasa curiga kenapa tidak mencoba aplikasi sederhana yang saya buat ini, Insya Allah akan membuktikan kebenaran tersebut dengan catatan selama tahun pajak tersebut (Januari-Desember) tidak ada kenaikan gaji atau tunjangan lainnya atau tidak berhenti ditengah jalan dengan kata lain selama tahun tersebut kita menerima penghasilan tetap tanpa ada perubahan (atau sesuai dengan bukti potong yang diterima).

Sebelumnya yang harus selalu kita pahami adalah mengenai tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (Tarif PPh Pasal 17 UU PPh), yaitu batasan-batasan penghasilan yang tidak dikenakan pajak, perhatikan tabel dibawah ini :

Penjelasan :

  • Jika penghasilan Netto kita kurang dari atau sampai dengan 50 juta maka kena tarif pasal 17 UU KUP sebesar 5%.
  • Jika penghasilan netto kita lebih dari 50 juta tapi kurang dari atau sampai dengan 250 juta, maka lapisan pertama atau 50 juta kena 5% dan sisanya (lapisan kedua) kena 15%.
  • Jika penghasilan kita lebih dari 250 juta tapi kurang dari atau sampai dengan 500 juta, maka lapisan pertama yaitu 50 juta kena 5%, lapisan kedua atau 200 juta kena 15% dan sisanya (lapisan ketiga) kena 25%.
  • Dan jika penghasilan kita lebih dari 500 juta, maka lapisan pertama atau 50 juta kena 5%, lapisan kedua atau 200 juta kena 15%, lapisan ketiga atau 250 juta kena 25% dan sisanya (lapisan keempat) kena 30%.

Aplikasi yang saya buat tidak mendetail seperti yang ada di Bukti potong PPh pasal 21 1721-A1 atau A2 tapi lebih kepada memberikan gambaran secara umum darimana nilai PPh terutang itu muncul sehingga kita sebagai karyawan akan tahu seperti apa perhitungannya.

Makanya selain PPh Terutang yang muncul secara otomatis akan ada perhitungan manualnya sebagai pembuktiannya sekaligus menjelaskan penjelasan diatas dalam bentuk itungan.

Untuk temen-temen yang bekerja sebagai status Karyawan swasta dan sudah mendapatkan Bukti Potong 1721-A1, coba perhatikan point 16 atau yang ada tulisan JUMLAH PENGHASILAN NETO UNTUK PENGHITUNGAN  PPh PASAL 21 (SETAHUN / DISETAHUNKAN).

Dan untuk temen-temen yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil coba perhatikan Bukti Potong 1721-A2, coba perhatikan point 15 atau yang ada tulisan JUMLAH PENGHASILAN NETO UNTUK PENGHITUNGAN  PPh PASAL 21 (SETAHUN / DISETAHUNKAN).

Caranya adalah dengan memasukan angka yang tertera di point 15/16 di Bukti potong tersebut, diaplikasi yang sudah saya sediakan kemudian untuk PTKP nantinya tinggal memilih sesuai dengan yang tertera di Bukti potong tersebut.

Penasaran, silakan unduh contoh aplikasinya via ziddu.

Dan kalau ingin tahu tentang tips yang ada di Blognya Omiyan silakan klik disini.

Salam.

About these ads

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

10 thoughts on “Tips Microsoft Excel : Membuat Aplikasi Sederhana Menghitung PPh Terutang Secara Otomatis dan Manual

  1. makasih tips excel nya mas

    Posted by emfajar | 14 Februari 2011, 08:22
  2. Wah, tips berharga sekali om. Selama ini belum pernah ngitung sendiri, kantor yang ngitungin. makasih ya..

    Posted by dira | 14 Februari 2011, 10:28
  3. i be pleased with it Tips Microsoft beat : Membuat Aplikasi Sederhana Menghitung PPh Terutang Secara Otomatis dan Manual | Blognya Omiyan now im your rss reader

    Posted by free software download | 14 Februari 2011, 12:11
  4. wah belum bisa ngitungnya, Om..
    gaji saya masiih labil.. :)

    Posted by giewahyudi | 15 Februari 2011, 03:26
  5. Terima kasih tutorial M.Excel yang ditulis diblog anda ini.

    Posted by Alif | 15 Februari 2011, 06:43
  6. wah mumet ngitung pajak..
    kalo yang pivot tabel ada gak om catetannya…?
    *ngarep..* :D

    Posted by mamung | 15 Februari 2011, 14:00
  7. ah aku enggak mudeng mas
    enakan main corel draw ternyata hha

    Posted by Cahya Nugraha | 16 Februari 2011, 06:59
  8. Hi, the article you wrote a very interesting and beneficial for people my advice this should not stop here. And I’m sure someday you will become someone great. To further strengthen the ties of friendship between us please visit my blog, comment, criticism and suggestions for improving the blog. Thank you

    Posted by Nana | 16 Februari 2011, 13:31
  9. Aku juga malas ngitung pajak, takut dikibulin ama si gayus.

    Posted by Squash | 13 Maret 2011, 13:40

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Tweets that mention Tips Microsoft Excel : Membuat Aplikasi Sederhana Menghitung PPh Terutang Secara Otomatis dan Manual | Blognya Omiyan -- Topsy.com - 14 Februari 2011

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 1,829,739 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 778 pengikut lainnya.

smadav antivirus indonesia

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 778 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: