Demo dijaman sekarang sudah bukan milik orang-orang yang berada diperkotaan, didesapun sudah merebak bahkan caranya dari yang bisa dibilang lucu, aman, damai sampai ada juga yang anarkis. Semua itu adalah ungkapan kekesalan dari sebuah kebijakan yang dirasa “tidak adil” atau “lambat’.
Buat masyarakat desa yang paling diharapkan adalah sarana jalan yang bagus karena dengan kondisi jalan bagus sudah pasti sangat membantu kegiatan ekonomi masyarakat sekitar karena akan banyak lalu lalang yang melintasi daerah tersebut selain itu waktu yang ditempuh akan semakin pendek.
Pagi ini ketika saya membuka email ada sebuah tag foto dari seorang sahabat dikampung saya, dan ketika membuka foto tersebut adalah tentang sebuah protes dari masyarakat tentang jalan berlubang yang mungkin “terlalu lama/lamban” untuk segera diperbaiki.
Yang cukup menggelitik dari foto tersebut adalah adanya tulisan-tulisan sebagai bentuk ungkapan kekesalan mereka (masyarakat sekitar, red) yaitu :
TOLAK ASPAL BATU DAN PASIR
KAMI MAU ASPAL YANG BAGUSSSSSSSSS
Memang sepertinya untuk jalan yang berada didaerah terkesan apadanya, tapi akan lain cerita jika jalan tersebut berada disekitar rumah pejabat sudah bisa dipastikan jalannya akan bagus dan selalu terawat, padahal kita lupa jika sumber untuk pembangunan tersebut berasal dari uang rakyat (baca : Pajak !)
Semoga saja kedepannya pemerintah khususnya pejabat daerah untuk bisa lebih perduli atas aspirasi warga, daripada sibuk bikin rumah aspirasi lebih baik mewujudkan aspirasi rakyat tersebut dengan benar-benar sebuah bukti.
Dan saya berharap setelah diliput media, semoga secepatnya mendapat respon dari pihak terkait.
Foto tersebut adalah sebuah jalan di desa cikijing, Majalengka tepatnya ga jauh banget dari tempat tinggal orang tua saya.




Alhamdulillah om … akhirnya warga mau bergerak juga. “SABAR TAK BERARTI SELALU DIAM “…betul gak om…?
Posted by Dede Glx | 17 Februari 2011, 06:10betul de, sekarang sudah bukan saatnya diem atau dukung orang-orang tertentu yang penting bukti …
Posted by omiyan | 17 Februari 2011, 06:15daripada untuk menaikkan gaji para pejabat yang sudah kaya, mending uangnya untuk pembangunan seperti itu saja
Posted by joe | 17 Februari 2011, 06:31pejabat berkata : “lah uang aspalnya sudah dibag-bagi saat pemilu kemarin…!!”
Posted by purwanto | 17 Februari 2011, 06:59Biasanya jalan menuju surga itu banyak rintangan dan ga mulus.. semoga kesabaran warga akan jalan yang rusak menjadi “jalan” ke surga
Posted by Daiichi | 17 Februari 2011, 08:53saya setuju, pembangunan seharusnya lebih merata, wong bayar pajaknya sama
Posted by Irawan | 17 Februari 2011, 13:16pak pejabat udah lupa sama rakyat kalo udah duduk di kursi empuk.
baru menjabat langsung ngangkat kroni-kroninya.
#dua dekade reformasi ternyata malah tambah parah saja.
Posted by ali | 17 Februari 2011, 23:47jangankan di desa di kota aja masih banyak jalan yang gak layak dan berlubang
Posted by andinoeg | 18 Februari 2011, 03:51permasalahan yg sekarang masih dan terus ada “pembangunan tidak merata”
pejabat sekarang udah lupa kali ya siapa yg milih mereka dulu
Posted by emfajar | 20 Februari 2011, 00:54