Yang namanya brand sebuah produk kayaknya buat saya sekarang sudah tidak berlaku lagi, ini juga “mungkin” karena tetap dalam impian saya selalu ingin kembali ke merek yang sudah saya sukai yaitu Sonyericsson tapi ya itu dia dengan alasan PAEKO alias PAket EKOnomis jadinya saya lebih memilih merek lokal yaitu handphone buatan China.
Bukan karena faktor saya punya istri orang china atau kecenderungan saya yang “sangat” suka yang berbau “asia” tapi lebih kepada fungsi HP juga (alasan klasik saya ….hahahahha).
Tapi seiring waktu berjalan, ternyata dari awal mencoba produk tersebut hanya coba-coba tapi dengan alasan daya tahan dan faktor “tidak ringkih” alias was-was ketika HP tersebut saya bawa dikegiatan sepedaan jadinya saya terpesona.
Ya pilihan pertama saya yaitu HP dengan merek NEXIAN, jujur saya akuin hp satu ini walau tidak bersystem apapun ternyata memang tahan banting padahal sudah pernah saya banting saking sedang emosi hahahahhaa. Yang paling saya suka adalah dari HP jenis ini adalah MP3, karena sudah bukan rahasia kalau pas kegiatan sepedaan sudah bisa dipastikan siap yang dekat dengan saya bisa bernyanyi sambil gowes hehehehhe.
Selebihnya ya HP ini memang sangat standar.
Namun diminggu kemaren tepatnya tanggal 19/03/2011, sepulang Gobar SXC2-GP, sebuah kejadian sepertinya hendak “memutuskan” hubungan saya dengan hp tersebut. Setibanya dirumah saya segera membereskan peralatan yang ada di tas termasuk dompet, kamera, dll. Dan perasaan HP pun sudah saya beresin dan dengan segera tas yang sudah kotor saya rendam dan sudah diberi sabun biar luntur kotorannya.
Baru sadar kalau hp tersebut masih ada ditas, ketika saya mencarinya dan bisa dibayangin hampir kurang lebih 15 menitan hp tersebut berenang didalam kolam yang bersabun hahahahahah, dengan sangat suka cita (baca sedih…) saya segera menyelamatkan hp tersebut.
Ketika tulisan ini dibuat saya belum sempet menengok hp tersebut, karena 3 hari kemaren sudah saya masukin ke tempat service dan kabar gembiranya hp tersebut bisa kembali normal dengan catatan saya harus menebus uang service (jasa plus ganti LCD) kurang lebih RP. 145.000,00.
Kenapa saya tetap ngotot menyelamatkan hp tersebut, karena saya sangat membutukan phonebook yang begitu penting buat saya, dan tak rela rasanya kalau sampai harus hilang begitu saja….
3 Hari berlalu …….
Seiring masa penantian kesembuhan hp tersebut saya mulai selingkuh dengan hp china lainnya dan saya jatuh cinta dengan Blackberry ala G.Von.
Walau dari satu sisi menunya ga jauh beda sama yang dulu, tapi ada yang membedakannya yaitu..
” Tampilan layarnya persis BB …. beneran…. hahahahahhaa….”
bahkan seorang teman sempet terkecoh melihat hp tersebut karena BB yang saya pegang begitu mungil, bahkan sempet bilang..
” Bilang aja lu mau ganti Blackberry….., makanya yang dulu sengaja dirusakin…”
Tapi dia akhirnya ketawa ngakak ketika tahu kalau BB yang saya miliki mempunyai kelebihan lainnya yaitu…
” Bisa nonton TV rame-rame…..”
Salam





Mending buang aja kang soalnya buang2 duit aja toh hp sekarang kan murah2 ini
Posted by andri | 30 Maret 2011, 14:42Om, hape saya ilang sewaktu nyepeda PEKOK keliling Merapi kemarin >..<
Posted by mawi wijna | 30 Maret 2011, 14:57beginilah menjadi warga di negeri yang terjajah secara ekonomi. tanpa sadar kita menyiakan penjajahan tersebut dengan tidak membeli barang dalam negeri yang tidak berkualitas itu. harus memaksa diri memakainya
Posted by guru rusydi | 31 Maret 2011, 09:00HP saya pun made in China dan ada TV nya…saya beli saat jelang Piala Dunia lalu.Tapi sayangnya, kualitas gambarnya menyedihkan…ya begitulah…
Posted by BaNi MusTajaB | 31 Maret 2011, 20:15Iya ya, bagi siapapun, yang terpenting dalam hape bukan hape-nya itu, tapi malah daftar kontak yang udah susah payah dikumpulkan…
Posted by Asop | 1 April 2011, 03:03Saya sudah ngetes dan belum sampai 6 bulan sudah rusak parah..
Posted by giewahyudi | 1 April 2011, 06:41Saya juga lagi lirak-lirik hape China yang bentuknya mirip-mirip BB. Setelah sekian lama mempertahankan diri, akhirnya kok kepengen juga punya BB tiruan itu. Apalagi hape Nokia saya lagi rusak. Nexian bagus ya?
Btw, salam kenal.
Posted by Bung Eko | 1 April 2011, 07:36nice..
sempatkan mengunjungi website kami http://www.the-netwerk.com
sukses selalu!
Posted by The-netwerk | 2 April 2011, 08:37yang penting mah fungisnya hehehehe…bukan cashingnya
Posted by jokokepruk | 2 April 2011, 13:38tidak bisa masuk website itu
Posted by John | 2 April 2011, 14:04Saya Pernah Punya Hp Nexian Tersebut..DAn saya juga Pernah membantingnya sekali karena saya sedang emosi pengen kawin(serius)…hehehe,,nyatanya hpnya rusak..trus saya bawa ke counter buat diperbaiki malah harus keluar duit 300 rebu..sama aj w mending beli baru…!!!!!!!!!!!!…
Posted by agiel | 4 April 2011, 20:34sekarang memang jadi dominasinya Hp china selain murah fungsi dan tampilannya pun menarik, tapi kadang suka kangen juga dengan yang dulu nokia, sony ericson, siemen gan seangkatannya…
Posted by susisetya | 5 April 2011, 04:14kalo buat saya.. yang penting bisa sms, telepon, dan ada office mobilenya… hehehe… jadinya mau yang china atau merek lain yang pentig fungsinya… biasanya sih yang OSnya Windows mobile jadi bisa backup office outlooknya setiap hari di kantor… jadi kao rusak gak takutkehilangan data dan kontaknya…
Posted by Blog Keluarga - Syarat Sertifikat Tanah | 6 April 2011, 02:01Waduh komennya kemakan aki ismet. Buat saya yang penting bisa telp, sms, dan office mobile, OS dengan Windows Mobile dan bisa syn MS. Outlook ke komputer jadi data kontak bisa dibackup dan data kantor juga…. Biasanya everyday di backup…
Posted by Blog Keluarga - Syarat Sertifikat Tanah | 6 April 2011, 02:13saya pakai cross sudah setahun lebih, problem yang muncul, loading nya lambat dan ngisi baterainya gak bisa pakai adaptor, jadi harus pako pc/laptop via usb kabel… biar ribet tapi lumayan lah bisa untuk pengehamatan (2 sim card)
Posted by purwanto | 6 April 2011, 05:32