Menjadi seorang anak bungsu memang ada enak dan tidaknya, namun sebagai seorang lelaki selalu saja akan terasa menjadi beban.
Masa kecilnya yang lebih banyak dihabiskan dengan neneknya membuat lelaki tersebut lebih bertemperamen layaknya seorang lelaki yang kurang kasih sayang sehingga gampang tersinggung, apalagi dibanding dengan kakak-kakaknya dia selalu merasa dipinggirkan terutama perhatian dari orang tuanya.
Ade adalah nama lelaki tersebut, menginjak usia yang ke-30 kondisinya memang sangat memprihatinkan karena diusia yang tergolong cukup umur dirinya belumlah mendapatkan seorang pasangan ditambah dengan pekerjaannya yang hanya seorang kuli bangunan. Sehingga sikapnya yang lebih banyak diam membuatnya lebih banyak dalam kesendirian, keterbukaan dalam berbicara dengan saudaranya jarang terjadi apalagi dengan ibunya.
Hingga suatu waktu ibunya mengalami lepas tulang pinggul akibat jatuh terduduk sehingga untuk dudukpun terasa sakit apalagi untuk berdiri.
Ditengah kondisi ibunya sakit, walau wataknya sedikit kasar tetapi dibalik semua itu dia menyimpan rasa sayang terhadap ibunya.
Tak pelak dialah sekarang yang bertugas menyuapin makan, mengelap tubuh ibunya bahkan sampai hal-hal lainnya yang sebenarnya lebih pantas dikerjakan oleh seorang anak perempuan.
Ditengah sikap diamnya, sekeras apapun sikapnya dan sekasar apapun perkataannya dia menyimpan sejuta cinta kepada orang tunya terutama ibunya.
Ah dipenghujung senja itu aku melihat awan yang begitu indah, kututup catatan kali ini dan akupun merenungkan apa yang baru kutulis…..
Cinta itu hadir tidak harus dari orang yang terlihat begitu dekat dengan diri kita, justru cinta itu hadir dari orang-orang yang punya rasa yang tulus tanpa harus terlihat lewat sebuah sikap dan ucapan.
Bisakah aku seperti seorang Ade yang bisa merawat ibunya seperti itu ….?




itulah cinta..
Posted by amirul | 30 Mei 2011, 07:10Cinta dan kasih sayang itu tidak selalu harus dengan kata-kata tapi cukup dilakukan dengan tindakan nyata…
Posted by susisetya | 30 Mei 2011, 07:31kalimat yg di blog gede ntuh, menggambarkan orang yg menjadi istriku sekarang om.. hehehhe cinta datang dari orang yg tak diduga duga..hehehe
Posted by masichang | 30 Mei 2011, 07:32Semoga tuh anak nanti kalau sudah ketemu pasangan hidupnya wataknya tidak berubah lagi kesemula…
Salam Kenal OM.
http://waperindo.com
Posted by Fadholi | 30 Mei 2011, 13:42cinta dari pemuja rahasia seperti itu juga, Om..
Posted by giewahyudi | 31 Mei 2011, 06:25jujur, saya sampe nangis baca postingan Omiyan kali ini. saya merasa kesentil karena tiba2 teringat seseorang yg seperti itu. makasih ya Om…
Posted by ernit | 31 Mei 2011, 14:05Peristiwa ini hampir mirip dengan peristiwa yang terjadi pada hidup salah seorang saudara dekat saya. Dia yang nyaris menjadi “orang tidak penting” dalam keluarga, ternyata di penghujung usia ibunya menjadi “pahlawan” luar biasa. Dan ibunya pun menutup mata di dalam pangkuannya..
Om… dari kisah ini, pelajaran yang kita ambil adalah, bahwa tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini. Untuk menjadi berharga, kita sendirilah yang menentukannya. Maka, berbuatlah sebaik yang kita mampu…
Posted by vizon | 1 Juni 2011, 04:28Itulah ciptaan tuhan, shg manusia harus bersyukur
Posted by Game Compressed | 16 Juni 2011, 00:11