Saya Dan Keluarga

Anakku dan 3 Bahasa


Usia fania sudah menginjak 2 tahun 3 bulan dan walau boleh dikatakan cukup telat untuk masalah berbicara tapi kalo masalah perhatian terhadap orang dirumah seperti dipinta mengambil minum, minta maaf, sama disuruh dengan 3 bahasa yaitu sunda, indonesia dan hokkian.

UNah kalo untuk bahasa sunda emang belum sepenuhnya aku ajarin dalam bentuk omongan antara aku ma fania, biasanya aku masih pake bahasa indonesia tapi kalo ibunya selalu menggunakan bahasa hokkian dan emang ajaibnya anak tuh dah ngerti banget hehehehe wajar kali ya karena emang keturunan chinese padahal aku sendiri dah mengenal istriku hampir 9 tahun, boro boro bisa lancar paling baru beberapa kata…Tapi ada benarnya memberikan bahasa kedua orang tua yang berbeda sebaiknya diberikan waktu kecil sehingga dia ga sampai melupakan bahasa ibunya.

UAku sih udah beli buku bahasa mandarin cuman yaitu dia susah sekali hehehe karena istriku kurang begitu bisa kalo dibandingkan adiknya yang kebetulan nikah ma orang taiwan.

UTapi aku merasakan sendiri kemajemukan dirumahku karena disatu sisi pada ngomong bahasa sunda tapi kalo mendengarkan musik via VCD pastinya yang sering terdengar adalah musik musik mandarin hehehe…

UKesimplannya apa om…..BERBEDA TAPI KARENA CINTA KITA BISA HIDUP BERDAMPINGAN

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

3 thoughts on “Anakku dan 3 Bahasa

  1. hidup cinta!!!!!!
    hidup djp!!!! (hubungan cinta ma djp apa wung?)

    Posted by suwung | 13 November 2008, 07:24
  2. kalimat terakhir “KARENA CINTA KITA BISA HIDUP BERDAMPINGAN” begitu sederhana tapi penuh makna🙂

    Posted by thimbu | 13 November 2008, 22:30
  3. Bung Omniyan, saya sendiri mengalir darah Sunda ama Hokkien. tapi jujur rada kecewa sih ama ortu ttg pengenalan bahasa, karena di rumah mainly we speak in Indonesian. Bahasa Sunda saya cukup lancar karena orang tua kalo ngobrol pake bahasa tsb, tp tetep aja masih gak selancar spt native speaker..

    Dari kecil memang harus dibiasakan untuk diajarin bahasa2 yg orangtuanya bisa. Gak akan rugi kok. Malah bahasa Indonesia sbnernya bisa di “set aside” karena in the end bakal diajarin pada waktu sekolah dan anak2 tidak akan kesulitan diajarinnya.

    Semoga bermanfaat.

    Posted by Ben | 28 Desember 2009, 17:14

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: