Sekedar Celoteh

Shalik Sosok Pelaku Bom Bali Di Mata Saya


Bukan untuk mencari sensasi atau mencari ratting dari sebuah postingan…judul ini saya ambil karena saya mengambil hikmah yang ada didalamnya.

Mungkin masih ingat sosok Shalik pelaku Bom Bali, saya tidak bermaksud membuka luka lama dari sebuah tragedi bangsa ini, postingan ini karena saya mengenal sosok Shalik adalah temen sepermainan ketika saya dan dia masih sering bermain bola di terminal Cikijing Majalengka. Sosok dia termasuk baik dan ramah dan termasuk jago juga dalam bermain bola, walau kalau melihat dia berbeda aliran dengan saya tapi dalam hal pembicaraan kami tidak pernah menjurus ke hal-hal seperti itu.

Jujur saya akuin kalo dalam hal ikatan kekeluargaan dan persahabatan, Shalik boleh diacungin jempol, itu terbukti kalo kami pas ngumpul diterminal (terminal adalah tempat main kami baik bola atau permainan lainnya), dan saya mengenal dia cukup lama juga sekitar 3 tahunan, setelah saya sekolah ke Kuningan Jawa Barat tahun 1994, saya tidak tahu kabar dia selanjutnya. Dan khabar terakhir adalah sebagai salah satu pelaku bom bali dan saya baru ngehnya setelah memperhatikan dengan seksama dan jujur saya tidak menyangka banget kenapa harus terjadi seperti itu.

Namun itulah sebuah perjalanan hidup penuh dengan pilihan, terkadang orang yang dulu dekat dengan kita bisa berbuat sesuatu yang menurut kita tidak mungkin dilakukan, tapi sesungguhnya hal yang membahayakan dari semua ini bukan tokoh pelaku dilapangan tapi tokoh dibalik semua ini …ya mereka yang merekrut orang-orang dengan doktrin yang salah, yang telah dicuci otaknya dengan dogma-dogma yang membawa atas nama agama.

Saya kalo mengobrol sama istri jangan terlalu mengidolakan sosok seorang yang belum jelas ke Sholehannya kecuali Sosok Nabi Muhammad SAW, karena sesungguhnya kecintaan yang berlebihan terkadang mengakibatkan kesalahan tafsir. Dan dalam mempelajari suatu agama saya juga selalu mengingatkan agar jangan setengah-setengah agar tidak salah dalam mengartikan suatu ayat, dan yang penting hati hati terhadap doktrin.

Hal yang saya dapetin dari semua ini adalah pentingnya kita terus dalam memahami suatu pengertian tidak dilihat dari satu sisi tapi sisi lainnya, dan janganlah terlalu bangga akan golongan/aliran yang kita anut karena sesungguhnya Islam itu adalah satu.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

2 thoughts on “Shalik Sosok Pelaku Bom Bali Di Mata Saya

  1. keren euy… Tetep eksis di blog..
    Emang Om,hidup adalah pilihan yg harus kita hadapi. Jangan sampai salah karena kita harus bertanggung jawab atas hidup kita sendiri..

    Posted by Aunty | 26 November 2008, 08:38
  2. hay, iyan, keren banget lo sekarang, sumpah gw kaget pas buka web site lo, pintar banget sekarang lo, gw jadi ingat lo waktu di kelas smkn 2 ak 1, gw khan tau persis tentang lo waktu sekolah, o iya punya emailnya apit n asep ga?

    salam

    omiyan jawab: Sumuhun atuh geulis ieu teh cep iyan tea anu kasep plus manis hehehehe, kumaha damang masih dibekasi dini teh, atos gaduh sabaraha putra teh
    diny

    Posted by dinilah syahni | 4 Desember 2008, 05:39

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,465,694 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: