Sekedar Celoteh

IBSN : Hand Phone dan Prilaku Anak


Hand Phone alias HP sekarang boleh dikatakan bukan barang mewah dan sudah diibaratkan semacam kebutuhan hidup terkadang melebihi kebutuhan bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Masih ingat dalam ingatan saya ketika jaman masih dikampus tahun 97-98, HP buat saya merupakan barang yang sangat mewah karena pada saat itu kita tahu sendiri kan baru beberapa vendor yang mengeluarkan produk HP tersebut, mungkin masih ingat juga bagaimana kartu perdana saat itu untuk ngedapetin aja kita musti nebus ratusan ribu hingga jutaan rupiah yang musti keluarin buat ngedapetinnya.

Sekarang semuanya jadi terbalik HP ibarat goreng pisang, dimana-mana tersedia dengan berbagai pilihan baik bentuk, warna serta beragam fasilitas. Siapapun dijaman sekarang rata-rata membawa hp baik tua muda, pedagang asongan hingga pengusaha bahkan satu orang bisa bawa HP lebih dari satu, hal ini dikarenakan cukup mudahnya kita menebus sebuah HP dengan fitur yang menggiurkan.

Obrolan saya tadi pagi bareng temen didalam mobil jemputan, membahas tentang HP yang kini juga dibawa oleh anak-anak baik yang di TK hingga SMA. Bila kita tilik dari fungsi Hp itu sendiri emang kita akuin sebagai sarana komunikasi yang mempermudah untuk mengetahui kabar dan posisi orang yang kita hubungi, namun yang perlu digaris bawahi dan jadi bahan pertanyaan Apakah Sudah Pantas Anak Yang Masih Di bawah Umur Membawa HP. Saya yakin bagi orang tua yang membekali anaknya dengan sebuah telepon genggam bertujuan baik yaitu agar mudah dalam memantau anak-anaknya pada saat jauh dari orang tua.

Namun sekilas saya melihat selain efek positif yang didapatkan, efek negatif dari HP itu sendiri ternyata begitu besar dan boleh dikatakan sangat riskan terhadap prilaku anak itu sendiri. Jangankan anak kecil, orang dewasa pun terkadang ada perasaan bangga yang berlebihan ketika memegang Hp dengan harga yang wow, nah hal ini pula yang menurut pendapat pribadi saya kurang diperhatikannya terhadap anak-anak kita yang boleh dikatakan belum saatnya.

Prilaku yang akan kemungkinan timbul ketika seorang anak adalah rasa sombong, egois, boros, angkuh serta tidak peka terhadap yang lain, dan yang lebih parahnya adalah penyebaran gambar dan video porno sangat memungkinkan sekali dengan mudah mereka dapatkan lewat HP apalagi HP tersebut sudah berwarna dengan fasilitas video semacam 3gp dan saat ini juga kita tahu lewat pemberitaan berbagai media bahwa dalam membuat sebuah film atau adegan forno sungguh mudah dengan HP itu sendiri.

Disatu sisi kecanggihan sebuah teknologi memang sangat bermanfaat bagi sipemakainya tapi disatu sisi penyalahgunaan teknologi itu sendiri begitu kuat, terkadang niat baik kita agar memudahkan dalam berkomunikasi dengan anak malah manjadi buah simalakama.

Kita sebagai orang tua ketika akan memberikan sebuah HP sebaiknya hanya mempertimbang faktor fungsi dari alat itu sendiri yaitu sebagai sarana komunikasi maksud saya disini adalah kalo memang akan membekali anak dengan sebuah HP cukup dengan yang berwarna hitam putih alias monochrome karena setidaknya kita bisa menjauhkan anak anak kita sendiri dari hal-hal yang berbau porno tapi akan jauh lebih bijaksana kalo kita juga mempertimbangkan kembali faktor usia dan kesiapan mental mereka.

Siapapun pasti tidak mau tiba-tiba anak kita terkenal jadi seorang pemain film “porno” hanya karena keisengan semata tadinya.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

44 thoughts on “IBSN : Hand Phone dan Prilaku Anak

  1. Menutup pintu dari keburukan itu lebih baik dari pada berbuat kebaikan. Bukan bermaksud untuk mencari sensasi. Tapi, coba pikirkan, jika sesuatu yang buruk itu telah masuk, akan sangat susah untuk mengeluarkannya. Kalaupun bisa, pasti meninggalkan bekas. Contoh, ayam kalau udah masuk ke sebuah ruangan, pasti susah ngeluarinnya. Jadi, sebelum kita berbuat sesuatu, kita juga harus mempertimbangkan keburukan yang kemungkinan juga ikut padanya. Bukan bermaksud untuk paranoid, tapi kita juga harus berpikir lebih jauh ke depan. Memikirkan segala kemungkinan-kemungkinan.

    *maaf panjang ya om…*

    Omiyan jawab: bener banget tuh de, eh kapan mau gabung ditunggu lho…

    Posted by yamadisini | 22 Januari 2009, 04:36
  2. lagi2 orang tua yg berperan…

    Posted by nono | 22 Januari 2009, 04:39
  3. semakin mahal harga HP semakin mengundang resiko.
    ada ego, kecopetan, bahkan penyimpangan penggunaan yang bisa jadi mempercepat kematangan biologis yang timpang dengan kematangan emosional, atau bahkan usia

    Posted by sunarnosahlan | 22 Januari 2009, 04:54
  4. persis ma yang nyayi bolo bolo….
    matang sebelum masanya…
    emang sekarang teknologi bisa digunakan oelh siapa saja, tapi tinggal orang tua selaku pemerhati anak yang selalu mengawasi setiap detil untuk lebih memilah mana yang baik dan yang buruk.

    Posted by galang | 22 Januari 2009, 05:00
  5. memang harus fungsional, anak kecil pake HP lengkap pake cam, walah…
    rambu-rambu dari ortu harus ketat dulu, meski lingkungan anak juga berpengaruh, dan sekolah juga harus ketat utk melarangnya…, kan mengganggu pelajaran juga mas…

    Posted by suryaden | 22 Januari 2009, 05:05
  6. Sebuah dilema, Om (omong-omong sopan gak ya aku ikutan manggil Om, ntar dikira sok akrab). Dikasih yang monochrom dg fasilitas standard, tp faktanya temen2nya pegang hp canggih. Apa nggak minder? Tapi ya pinter-pinternya kita aja kasih pengertian ya, Om?

    Posted by Ekonikoe AN | 22 Januari 2009, 05:30
  7. anak sekarang…kecil kecil megang hape..aku pertama kali megang hape tahun 2001..waktu itu ericcson t18

    Posted by thevemoโ„ข | 22 Januari 2009, 05:31
  8. sulit di filter jadinya …

    Posted by Kaka | 22 Januari 2009, 05:45
  9. Denger2 sinyal hp juga bisa merusak jaringan otak juga lho. Bhaya khan kalo anak kecil sudah di fasilitasi hape…
    btw, theme baru nich…!๐Ÿ˜€

    Posted by Farrel | 22 Januari 2009, 06:22
  10. fenomena hp serupa dg dampak2 game, internet n kemajuan tekno lain, semuanya ada prosconsnya. so bukan soal mo paranoid, menghalangi or menghambatnya koz cepet or lambat kemajan tekno akan nyampe ke lingkungan qt n menjadi biasa juga, cuman bgmn qt menyikapinya.

    Contoh nih, ada temen yg anak2nya msh sd (pl besar kls 4), ada inet 24 jam di rumah bikin peraturan anak2nya boleh yutuban asal izin dulu dan dg pengawasan ortu selama yutuban, kecuali maennya ke blog sy krn ortunya yakin pasti aman he3x

    Omiyan jawab: hahaha itu maunya kalo mau lebih romantis kalo maen ke blog ini dijamin dah wakakak

    Posted by Jiwa Musik | 22 Januari 2009, 06:50
  11. Yang paling menakutkan yaitu video/gambar porno… karena alasan itulah murid2 sekolah di seluruh sorowako tidak dibenarkan membawa hp…

    Posted by Rita | 22 Januari 2009, 07:02
  12. perkembangan jaman๐Ÿ™‚

    Posted by septarius | 22 Januari 2009, 07:36
  13. makanya peran orang tua menjadi sangat penting. anak2 kudu di kontrol.

    Posted by nie | 22 Januari 2009, 08:16
  14. buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pantunnya gak matching ya?๐Ÿ˜€

    Posted by adams | 22 Januari 2009, 08:54
  15. zemangat sore sahabat ^_^
    yups, setuju disini peran sebagai ortu sangat penting ^_^

    Posted by uni | 22 Januari 2009, 08:59
  16. anak saya yang masih TK juga udah bawa HP koq…
    bagi saya nggak masalah…
    lha wong bunyinya cuman tulalit..tulalit…
    tet tet..toet…
    salam kenal ya…

    Posted by Rudi Gudel | 22 Januari 2009, 09:45
  17. Hp gw juga yang biasa”…
    gak bisa buat yg aneh”…
    ^^

    Posted by anderwedz | 22 Januari 2009, 10:22
  18. hp akuh juga biasa biasa. makenya juga biasa biasa. pulsanya juga biasa biasa ajah!

    Posted by bonk 181 | 22 Januari 2009, 10:52
  19. komunikasi ortu vs anak jadinya penting sekali yah…
    biar apapun perkembangan zamannya kita bisa ambil positifnya … nggak yg porno-pornonya .. jangan sampe deh

    Posted by mascayo | 22 Januari 2009, 12:10
  20. Saya kira belum pantas !!!!

    karena anak-anak sangat rawan pada kejahatan membawa hp sendiri !!!!๐Ÿ˜ฆ

    Posted by nelson | 22 Januari 2009, 13:07
  21. Kamu sudah saya link di blog saya !!!!

    link balik ya …

    thankx,,..
    ๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

    Posted by nelson | 22 Januari 2009, 13:08
  22. duh mudah2an film di hp saya tidak tersebar biar tidak terkenal … hehe

    Posted by aRai | 22 Januari 2009, 13:25
  23. Terkadang orang tua juga susah mencegahnya….habis bagaimana …anak2 yang lain juga bawa….hp itu ibarat toilet di bus malam….kalau ada ya syukur….kalau gak ada..ya pipisnya ditahan dulu sampai berhenti….maslahnya kadang ortu juga punya kebanggan kalau anaknya membawa hp….

    Posted by esha di birulangit | 22 Januari 2009, 13:28
  24. *langsung hapus video2 3gp di hape ku*

    yah.. kemajuan teknologi dimana-mana pasti membawa 2 efek, baik dan buruk

    Posted by easy | 22 Januari 2009, 14:37
  25. peran orang tua sangat penting ya mba

    Posted by casual cutie | 22 Januari 2009, 14:42
  26. Saat saya lahir yg saya lihat radio
    saat ponakan saya lahir yg dia lihat tv
    saat ponakan saya melahirkan, anaknya melihat HP

    … memang sudah eranya begini๐Ÿ™‚

    Posted by maskoko | 22 Januari 2009, 15:07
  27. Orang kita seringkali tidak memahami filosofi dari keberadaan sebuah barang sebagai alat sehingga seringkali terjadi penyalahgunaan fungsi atas barang…

    Seringkali yang jadi pertimbangan cuma dari sisi gengsi semata…๐Ÿ˜‰

    Posted by Mahendra | 22 Januari 2009, 15:15
  28. Hu’uh om,, skrg anak teka aja udah pegang hape 3g,,, Kalo jaman fandy teka paling cman megang puzzle,, cepet bgd virus ini merabah pada’al cman selang brapa taon coba,, mo jd apa iiah mreka *geleng-geleng*

    Posted by fandi88 | 22 Januari 2009, 16:51
  29. Kalo TV dan internet, kita masih bisa mendampingi anak-anak ketika mereka menggunakannya… lha kalo HP?๐Ÿ˜•

    Posted by Catshade | 22 Januari 2009, 18:11
  30. ๐Ÿ™‚

    Nice Blog

    Posted by wangmuba | 22 Januari 2009, 19:35
  31. Penjelasan yang menjelaskan…
    Sukses buat Omiyan!

    Posted by marsudiyanto | 23 Januari 2009, 01:17
  32. Ah ini fenomena memang meraja sekarang.:mrgreen:

    Posted by Rian Xavier | 23 Januari 2009, 01:32
  33. anak sy yg blm 2 taon aja uda tau kalo hp tu buat hao (hallo), oto (foto), agu (denger lagu/ nonton video rekaman)… Pendampingan ortu emang diperlukan bgt si, dgn kata laen, ortu jaman gini jgn gaptek.. Jd bs ngikutin pkembangan teknologi yg diikuti si anak.. Bukan begitu sodara2…

    Posted by nA | 23 Januari 2009, 02:10
  34. Rangga dulu sejak umur 2 tahn tak beliin hape
    berhubung murahan sekarang dah rusak
    makanya sekarang pinjem mamanya terusssssssssss

    Posted by suwung | 23 Januari 2009, 02:11
  35. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://gadget-ponsel.infogue.com/ibsn_hand_phone_dan_prilaku_anak

    Posted by senopatiarthur | 23 Januari 2009, 03:08
  36. Omiyan …
    Ini bener …
    memberi HP pada anak memang begitu …
    Ada positifnya …
    tapi banyak juga Negatifnya …
    Anak sekarang pinter-pinter …
    Thanks ya Omiyan …

    Salam saya

    Posted by nh18 | 23 Januari 2009, 03:11
  37. apabila memang perlu diberi hp sebaiknya anak dikasih hape yang low end aja. yang cm bisa sms dan call. tapi biasanya ngak mau๐Ÿ˜€

    Posted by Darmawan | 23 Januari 2009, 04:41
  38. Halo, salam kenal…makasih sudah berkunjung ke blog saya๐Ÿ™‚

    Hmm postingan ini mengingatkan saya akan kejadian mengenai adik saya dirampok hp-nya di angkot. Mulai saat itu, dia kapok minta hp mahal๐Ÿ˜›

    Tapi gak cuma hp. Sering saya melihat anak kecil dipakein perhiasan >.< bahaya banget tuh…mau mahal apa gak, kan tetep aja menarik perhatian.

    Posted by Regina | 23 Januari 2009, 11:11
  39. hari sabtu gak ada gawean, akhirnya aku ya ngeblog jalan satu satunya๐Ÿ™‚
    + ninggalin bekas

    Posted by tukyman | 24 Januari 2009, 02:53
  40. Peran utamanya adalah pendidikan dirumah

    Posted by Tiya | 24 Januari 2009, 04:23
  41. Pelajaran berharga …

    Posted by Rindu | 24 Januari 2009, 10:30
  42. wah…kayaknya lebih banyak sisi negatifnya daripada sisi positif…

    thanks telah diingatkan.

    selamat menikmati akhir pekan sobat, kuharap bahagia dan tawa selalu menjadi milikmu sekeluarga.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

    Posted by kweklina | 24 Januari 2009, 15:49
  43. inspiring om, blognya

    Posted by annas | 24 Januari 2009, 16:07
  44. Hmm.. sebenarnya anak2 belum terlalu butuh HP yang high class. Cuma mereka merengek dibelikan gara2 ejekan dari temannya.
    Nice post

    Posted by alhakim | 2 Februari 2009, 00:35

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,464,039 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: