Saya Dan Keluarga

Jika Suatu Hari Nanti….


..Kenapa papah begitu cepat pergi meninggalkan aku..
Padahal disini aku begitu membutuhkan kamu
Cintamu, Belaianmu, Candaanmu dan Rayuanmu…

Pah kini yang tersisa dari kenanganmu hanya buah hati kita

Dialah tempat aku melihat dirimu…

“Jika suatu saat nanti aku harus kembali kepada pelukan Tuhan, apakah istriku akan mengatakan seperti itu…”

Begitulah lamunanku sepanjang perjalanan pagi ini menuju kantor, entah karena faktor udara yang dingin atau lagu yang aku dengarkan cukup menggetarkan hati aku atau emang karena aku terbiasa melamunkan hal-hal yang tak semestinya aku lamunkan.

Tapi sebagai seorang manusia sekaligus kepala keluarga selalu ada perasaan cemas, ya namanya juga umur siapa tahu kita hanya diberikan kesempatan menikmati indahnya dunia hanya sebentar yang mungkin ditengah perjalanan  nanti Tuhan akan berkehendak lain terhadap kita. Hal inilah yang suka saya obrolin dengan  istri sering  jika nanti saya dipanggil sama Yang Kuasa apakah dah siap dan biasanya istri selalu menjawab ” A aku ga suka ngomong begitu, pokoknya AA musti nemenin aku hingga aku menutup mata..”.

Siapapun pasti kagak mau mati muda karena pengen menikmati surga dunia, bila saya dikatakan takut akan mati saya jawab Iya, tapi yang saya takutkan disini adalah bagaimana kondisi mereka nanti setelah saya tiada..bahagiakah..sengsarakah… . Saya terkadang setelah anak tidur dan ketika menatap wajahnya selalu menitikkan air mata entahlah tapi karena begitu cintanya saya terhadap anak dan istri saya merasa ingin agar Tuhan selalu memberika saya hidup yang panjang tak relal rasanya bila suatu saat nanti mereka harus mengalami kepahitan yang pernah saya alami.

Masa muda saya memang bukan masa muda yang hura-hura tapi terisi juga dengan pergaulan yang justru memberikan pencerahan kepada saya sendiri, saya sendiri merasakan kekurangan yang dulu justru menjadi pelajaran berharga dalam menghargai sebuah nilai uang….itulah mengapa saya selalu mengucapkan keinginan saya ditiap awal tahun..karena terwujud atau tidaknya saya sudah berusaha….ibarat peribahasa sekarang….NGACA DULU SEBELUM NGOMONG…hihihi (kagak ada ya). Tolak ukur kehidupan saya adalah kehidupan orang tua saya dan saya sendiri sering mengatakan kepada istri bahwa saya TIDAK MAU SENGSARA TAPI TIDAK MAU MENJERUMUSKAN ORANG-ORANG TERCINTA DISEKELILING SAYA.

Hidup emang sementara dan saya berusaha untuk memanfaatkan waktu tersisa itu, walau saya sudah melihat masa depan saya seperti apa tapi saya tetep pengen merubahnya dengan suatu akhir yang memberikan senyum buat anak, istri dan ibu saya.

Dua nasihat yang selalu saya ingat saat ini adalah…..

Jangan berubah walau kamu suatu saat sukses

Aku bahagia jika bisa tetap bersama aa baik suka dan dukaBukan harta yang aku kejar tapi cintamu yang tak surut buat aku

Ketika mendengar lagu lawas ini hhmmmmm…

Saat ini ku coba selami
Hadirnya dirimu didalam hariku
Telah lama tawar hati ini
Sejak padam api didalam kalbuku

Dan Senyummu membawaku
Melupakan cerita kelabu
Dan hadirmu membuatku kini

Tuk lebih mengerti arti kehidupan

Malam ini kau hadir kembali
Cairkan hatiku yang lama membeku
Kusadari ternyata dirimu
Yang sangat mengerti hasrat dalam kalbu

Dan Senyummu membawaku
Melupakan cerita kelabu
Dan hadirmu membuatku kini
Tuk lebih mengerti arti kehidupan

Lagu lawas dari Group Band Shifter-Sebuah Arti

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

45 thoughts on “Jika Suatu Hari Nanti….

  1. Karena saking cintanya itu, om. Makanya pikiran yang aneh suka tercipta.
    Itu juga pernah aku rasakan.

    Posted by p u a k | 11 Februari 2009, 04:19
  2. Uhuhu… Saya jadi sedih gini. Malah kadang2 saya suka ngelamun juga, seandainya nanti saya tiada lebih dulu, istri bakal nikah lagi gak ya?

    Aneh ya lamunannya. Huhu… Soalna rasul pernah bilang klo istri itu akan menemani suami “terakhir” nya di surga. Kan gak rela tuh. Uhuhu…

    Posted by adit-nya niez | 11 Februari 2009, 04:20
  3. Sahabatku
    Aku yakin istrimu perempuan yang baik

    Dia kan meyayangimu
    Bahkan saat kau pergi

    Emang kita tahu siapa yang akan duluan😀

    Posted by achoey | 11 Februari 2009, 04:54
  4. sajaknya bagus tuh.

    “jangan berubah walau kamu suatu saat sukses”
    semoga aq bisa kaya gitu.

    Posted by konohanasakuya | 11 Februari 2009, 05:05
  5. huhu… jadi keingetan lagi deh, gue takut mati. blon siap. entah apa rasanya mati itu. gara2 aa benjolan kecil di tangan gue. kalo kepentok lumayan sakit. udah 3 tahunan, mau periksa, takutnya nanti malah tambah kepikira, ya udah deh dibiarinin ajah. Tapi from that time, jadi demen ngeliatin orang mati sambil mikir, ihh jiwa saat ini lagi dimana ya?? Apa dia tahu kalo kita lagi pada ngeliatin dia??

    hihi… serem ya gua.

    Posted by mommy axel | 11 Februari 2009, 06:14
  6. Istri yg baek, anak2 yg manis, what a wonderful world kang…

    Posted by grubik | 11 Februari 2009, 06:52
  7. smua kan kembali pada-NYA…..tinggal bagaimana persiapan kita utk itu…..

    btw, pa khabar mas? sehat2?

    Posted by Alexhappy | 11 Februari 2009, 06:53
  8. wah.. omiyan bikin aku ikut ngelamun, jadi degdegan juga nih ketularan…, pokoke jangan brubah lah cintanya…, dan sadar kalo memang mulai dari tidak punya… wakaka…

    Posted by suryaden | 11 Februari 2009, 07:01
  9. akhiran dari postingannya itu lho bikin “mumbul2” hehehe….

    Posted by INDAH REPHI | 11 Februari 2009, 07:31
  10. om,, tau ga,, hari2 belakangan ini juga saya ngelamun melulu.. heran deh.. tiba2 aja ngelamun, dan tau2 udah kelewat barang satu-dua jam..

    ngelamunnya ke hal2 yang bakal terjadi, kalo saya ga ada.. hampir mirip gitu deh.. kenapa ya?

    Posted by Billy Koesoemadinata | 11 Februari 2009, 07:31
  11. seandainya saya bisa memutar waktu, saya tidak akan meminta untuk menjadi gemuk. ah, seandainya…

    Omiyan jawab: hahahah justru saya pengen gemuk de…wakakakka

    Posted by yamadisini | 11 Februari 2009, 07:32
  12. bahagia sekaligus sedih bacanya…
    hidup akan berjalan dan kita tidak akan pernah tahu apa yg akan terjadi selanjutnya…

    Posted by sarahtidaksendiri | 11 Februari 2009, 08:00
  13. speechless..

    Posted by FaNZ | 11 Februari 2009, 08:13
  14. wah kok tiba tiba sedih gitu, bacanya juga ikut sedih..

    Posted by boyin | 11 Februari 2009, 08:40
  15. wah bagus juga yah kata2 kamu……
    artinya kamu lelaki tipe setia…..
    karna khawatir kepada pasangan anda…..
    aku salut…..
    tapi aq yakin jika istri kamu akan merasa kehilangan kamu jika suatu saat kamu pergi menghadap sang khalik………
    aq salut ama bapak….sumpah…..

    Posted by iwan | 11 Februari 2009, 10:19
  16. jaga kesehatan kali pak, kesehatan lahir batin supaya bisa panjang umur. selama bapak memberikan cinta yang tulus pada istri dan anak, saya yakin mereka akan mengenang hingga akhir hayat mereka. gituuu, jangan sedih

    Posted by ami | 11 Februari 2009, 10:23
  17. hallo cuma negor nih…..

    ada video bagus loh di blog gw…

    jangan lupa di comment ya….

    Posted by rafki | 11 Februari 2009, 10:30
  18. Kematian adalah takdir, tapi “memberi arti” adalah pilihan, apakah kita bisa meninggalkan suatu arti bagi orang-orang yang kita kasihi pada saat kita meninggalkan mereka nanti?

    Nice post, saya jadi ingat sama anak saya & pengen cepet pulang ke rumah nih.

    Btw, thx for the link, pls keep in touch.

    Posted by Bellar | 11 Februari 2009, 10:39
  19. Blogku kog sepiiiiiiiiiii……………………… Tolong kunjungi blogku dong,.
    :((
    :((
    :((

    Ini blogku :
    KENAPA BLOGKU KOG SEPIIIIIIIIIIIIII…………………

    Posted by sunny | 11 Februari 2009, 10:43
  20. Jadi agak sedih bacanya. tapi bahagialah selama istrimu adalah istri yang baik. =)

    Posted by Rian Xavier | 11 Februari 2009, 12:05
  21. ga ada yang bisa menebak kpn kita akan dipisahkan dengan orang yang kita cintai oleh-Nya. Dan itu pasti terjadi. sekarang waktunya memberikan yang terbaik untuk orang yg kita cintai itu. akur ga om?😀

    Posted by soerdjak | 11 Februari 2009, 12:17
  22. Saya jadi sedih……

    ngomongin soal akhirat !!!!
    Sereem…

    Posted by nelson | 11 Februari 2009, 12:19
  23. semoga kita selalu dalam lindungan-Nya.amin

    Posted by agustriku | 11 Februari 2009, 13:00
  24. hiks…aq juga sering memikirkan hal yg sama ..tp cuma bisa berdoa smoga diberi yg terbaik aja bwt smuanya (^_^)

    Posted by nina | 11 Februari 2009, 13:22
  25. Mengharukan…!
    Reflexi mengagumkan!

    Posted by Blog Cantik | 11 Februari 2009, 15:13
  26. kelak saya juga pengen seperti itu🙂

    Posted by bedh | 11 Februari 2009, 15:22
  27. Assalamu’alaikum Wr,Wb..

    Kirain sedih karena saya tinggalkan he he he he:mrgreen:

    Kalau saya malah pengen bisa kembali, biar cepet ketemu dengan yang memiliki nafas saya. Kapan pun saya di panggil Insya Allah saya akan mempersiapkan diri.

    Kangen berat nih…., Ingin melihat wajah_Nya yang begitu Indah dan teramat Mulia.

    cepat atau lambat kita semua akan kembali kan?

    Wassalam Wr, Wb…

    Posted by mujahidahwanita | 11 Februari 2009, 17:29
  28. Kekhawatiran semacam itu kan manusiawi banget Om. Dan semestinya mengingatkan kita agar mempersiapkan diri dan keluarga untuk menghadapi, jika sewaktu-waktu Allah menghendaki itu terjadi.

    btw, kita lakukan saja yang terbaik yang dapat kita lakukan untuk diri sendiri dan keluarga, selama waktu yang tersisa.

    Posted by Ekonikoe AN | 11 Februari 2009, 23:30
  29. Ouw Dunia, jangan kau buat diri ini lupa bahwa sejatinya segala materi ini fana adanya.. Semoga hidup kita padat penuh berisi dan bermutu tinggi, meski kita hanya sekedar mampir minum sejenak disini🙂

    Posted by naufalaziz | 12 Februari 2009, 00:59
  30. gue percaya,,istri mu orang baik,,

    Posted by kahfinyster | 12 Februari 2009, 01:12
  31. Ibu saya meninggal ketika melahirkan saya, hampir 1/4 abad yang lalu, waktu itu usia Ibu 23 tahun, dan hingga kini Ayah saya tidak menikah lagi karena katanya cukuplah saya sebagai pembawa cinta Ibu untuk temani Ayah karena diwajah saya ada wajah Ibu ….

    Posted by Rindu | 12 Februari 2009, 02:05
  32. Sama seperti saya kalau begitu Om…

    Cuma mungkin omongan kita dianggap “gak ilok” (gak pantas) kalau orang jawa bilang.

    Tapi…mau tidak mau,suatu saat hal itu pasti terjadi.

    Posted by Gusti Dana | 12 Februari 2009, 02:38
  33. Every living thing will die. Ketakutan itu seberapa kecilnya pasti ada dalam tiap diri manusia. Namun seyogianya kita tidak terlalu dihantui oleh perasaan tersebut yang penting adalah bagaimana ketika kita hidup kita bisa berguna bagi orang lain dan lingkungan kita atau minimal kita bisa berguna bagi diri sendiri tanpa membebani orang lain……

    Posted by Yari NK | 12 Februari 2009, 03:13
  34. Jadi merinding membacanya. Saya paling takut kehilangan orang2 terdekat, tapi bila saatnya memang tiba semoga saja kita semua sudah mempunyai bekal yang cukup untuk menghadapNYA. Amin🙂

    Posted by siwi | 12 Februari 2009, 03:48
  35. dari mu aku banyak belajar om….

    Posted by uki21 | 12 Februari 2009, 04:23
  36. orang yang menyayingi dan disayngi kita akan merasa sedih jika kita tinggalkan…

    Lamunannya kok berat amat om

    Posted by thevemo™ | 12 Februari 2009, 04:50
  37. saking cintanya kadang membuat perasaan akan lingkungan kita berlebihan,
    perasaan takut itu muncul dri diri sendiri, suatu saat bisa menjalar ke sekeliling kita loh…

    Posted by Arvernester | 12 Februari 2009, 05:00
  38. keyen-keyen

    salam hangat dan SENYUM terindah🙂

    Posted by septarius | 12 Februari 2009, 06:32
  39. positive thinkin9 ajahh..:)

    Posted by wi3nd | 13 Februari 2009, 05:53
  40. hehehe…
    lah kalo *amit2 jangan sampe ya…* istrine yang pegi duluan, yakin nggak bakal kawin lagi?

    :peace peace peace ah…:p

    Posted by yoan | 13 Februari 2009, 10:27
  41. suka ma shifter ya…

    Posted by dusone | 14 Februari 2009, 00:03
  42. hikss, terharu.. apa yg sdh kta persiapkan sjauh ini…

    Posted by _clomgiriwil | 14 Februari 2009, 16:18

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: your image is very good in animation « download ilmu orb "ORa Bayar", gratis, free - 12 Februari 2009

  2. Ping-balik: cara membuat foto animasi dengan photoscape | rileksasi download ilmu orb - 23 Maret 2009

  3. Ping-balik: Software Aplikasi Editor Foto Terbaik, Mudah dan Cepat | ArizaDuta.Com - 28 Juni 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,813 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: