Sekedar Celoteh

Diskusi Jilid II – Pentingnya Menjaga Sebuah Nama


taksamaSebuah nama bukan berarti sebuh cerita tetapi sebuah nama yang menentukan akan pribadi setiap orang yang berucap dan berbuat. Jika kita mampu membawanya dengan baik, dipastikan nama kita akan harum atau minimal dikenang oleh sebagian orang tapi sebaliknya jika kita tidak mampu membawanya dipastikan akan menjadi aib seumur hidup.

Memang antara kebaikan dan keburukan begitu sangat tipis, tapi kalau kita lihat dan kita pahami maka nilai kebaikan itu sendiri sungguh sangat lemah, hhmm maksud saya jika kita dulunya seorang yang jahat terus berbuat baik BELUM TENTU orang akan langsung menganggap kita baik dan jika kita dulunya orang baik terus melakukan satu kesalahan DENGAN CEPAT kebaikan sebelumnya akan musnah…ironis  sungguh ironis jika kita mengalaminya.

Sebegitu pentingkah kita menjaga nama, ya jelas sangat penting apalagi ketika kita sedang mengharapkan sesuatu atau yang sekarang sedang ngetop alias lagi musim caleg sungguh begitu pentingnya kita dalam menjaga sebuah ucapan dan perbuatan karena salah dikit dipastikan akan jadi hujatan dan cemoohan semua orang.

cangkirNamun terkadang bila ada dua kejadian yang sama bila ditilik kasusnya yang satu jelas salah dan melanggar norma yang ada tapi yang satu tidak sesuai untuk satu pihak, mungkin temen-temen masih ingat kasus YZ anggota dewan ketahuan video mesumnya dengan arti ME plus berbarengan dengan kejadian menikah laginya seorang Kyai kondang AG. Justru saya melihat pemberitaan pada waktu itu lebih mengarah kepada Kyai tersebut yang justru menurut saya DIA TIDAK BERSALAH karena jelas AG tidak melakukan aib (dalam pengertian hukum dan norma agama) tapi lihat begitu minimnya pemberitaan seorang YZ dan ME, entah kenapa bahkan kesan yang saya dapet waktu itu adalah AG adalah penutup lobang dari aibnya anggota dewan tersebut.

Saya sendiri waktu itu sempat debat/diskusi dengan istri saya, saya bukannya mendukung mengenai polygami tapi keadilan dari pemberitaan yang emang menurut hemat saya mengarah kepada menjelekan pencitraan seseorang padahal dari hukum agama dia tidak bersalah dan disatu sisi berita yang muncul justru menutupi aib yang sangat besar yang dilakukan oleh seorang wakil rakyat yang katanya mewakili rakyat. Dan memang kita diarahin dari media media yang memberitakan hal tersebut disertai dengan bumbu-bumbu pendapat orang-orang yang notabene saat itu saya melihat begitu dangkalnya akan sebuah pemikiran (pemahaman).

Dan yang baru-baru yang sekarang seorang caleg yang terlibat korupsi dan sempet saya mengunjungi blognya serta shoutbox…wow ketika membaca komentarnya yang jelas sangat pedas….jadi ketawa juga saya membacanya dulu dipuji tapi tiba-tiba dihujat.

Jaga image itu penting tapi ingat sebaiknya kulit luar dan isinya harus sama jangan sampai diluar terlihat manis tapi ternyata didalamnya busuk, inilah yang terjadi saat ini dilingkungan kita begitu sulitnya kita mencari sosok yang baik karena kita sendiri berada ditengah-tengah kebimbangan dalam menentukan arah dan tujuan hidup yang ada, disatu sisi kita meyakini INI ADALAH BENAR tapi disatu sisi melihat JUSTRU HAL INI TIDAK LAZIM.

Semoga saja pemberitaan yang ada sekarang masih menyisakan sebuah berita yang menunjukkan rasa keadilan bagi masyarakat agar tidak tertipu dengan maraknya orang-orang bermuka manis yang muncul tapi dalamnya busuk, ketegasan dan keberanian bagi sebuah media untuk  MEMBIASAKAN YANG BENAR BUKAN MEMBENARKAN YANG BIASA saat ini sungguh sangat diperlukan.

Gambar cangkir : everything-is-magic.blogspot.com

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

24 thoughts on “Diskusi Jilid II – Pentingnya Menjaga Sebuah Nama

  1. Yang paling sulit di dunia ini adalah menjaga nama baik, dan dipersepsikan oleh sekeliling kita, bahwa kita memang orang yang baik.

    Posted by edratna | 11 Maret 2009, 04:47
  2. makanya kalo punya anak namakan “kishandono” saja pasti akan menjadi orang yang super duper baik hati tidak sombong rajin menabung menyiram bunga

    Posted by kishandono | 11 Maret 2009, 05:26
  3. jaga nama = jaga image dunk yah

    Posted by eMo | 11 Maret 2009, 06:28
  4. Amin mas……

    Mampir Lagi nich surya disini

    Posted by Om Shani | 11 Maret 2009, 07:56
  5. Nama Baik itu anugerah mas…jadi ketika kita sudah mendapatkan anugerah itu dan tiba2 menghancurkannya karena kebohongan dan ketidakjujuran…ya hancurlah berkeping2…
    yang mampu menjaganya akan bersinar lebih terang tetapi yang tidak mampu menjaganya akan terlewati oleh waktu.

    Posted by Ria | 11 Maret 2009, 09:54
  6. nama adalah harapan.

    tapi zaman sekarang, nama hanya tinggallah nama.

    seorang ibu atau bapak memberi nama pada anaknya dengan nama misalnya sholeh dengan maksud, agar menjadi anak sholeh, atau nama sopan biar jadi anak yang sopan.

    coba cek dan ricek deh,
    hehhehhe….

    Posted by ofa ragil boy | 11 Maret 2009, 11:51
  7. orang tua saya memberi nama Cut Istiqomah Meutia katanya agar menjadi kuat beribadah dan cantik seperti mutiara …

    Insya ALLAH nama sama pentingnya dengan arti yang harus saya bawa hingga saya meninggal

    Posted by Rindu | 11 Maret 2009, 12:25
  8. Membasakan yang benar
    Yup, aku sepakat

    sahabat, maaf baru silaturahim lagi🙂

    Posted by achoey | 11 Maret 2009, 15:15
  9. yup! nama adalah doa! Jadi jangan suka ganti nama orang!
    masa nama udah bagus malah dipanggil botak ato apa!

    Posted by Treante | 11 Maret 2009, 16:03
  10. dunia emang sudah kebolak-balik sekarang…, posing kalo dipikir berat-berat…

    Posted by suryaden | 11 Maret 2009, 21:15
  11. MEMBIASAKAN YANG BENAR BUKAN MEMBENARKAN YANG BIASA

    Wow…kata-kata yang sungguh bagi aku menakjubkan.

    Ya inilah realita kehidupan. Apalagi kita hidup di Indoenesia yang mayoritas penganut POP (popularity, mengikut pada hal yang mayoritas). Whos know kalo kita baik tapi ternyata ada udang udang kecil di otak kita. Whos know who

    Posted by Xh20ray still Balckout | 11 Maret 2009, 23:31
  12. yang paling diingat dari seseorang pasti namanya jadi perlu bgt tuh menjaga nama baik..

    Posted by emfajar | 12 Maret 2009, 00:45
  13. iya donk..kudu di jaga itu mah..bebas sih bebas tapi tetep bertanggung jawab

    Posted by boyin | 12 Maret 2009, 02:02
  14. entah ini nyambung atau enggak, tapi menurut saya, sudah saatnya menjadi diri sendiri saja. ketimbang menjaga nama yang harus terlihat baik, tapi dengan cara2 yg kadang ngawur dan tidak baik. mending berusaha menjadi manusia baik, terserah orang mau menilai baik atau tidak.

    begitulah…🙂

    Posted by goenoeng | 12 Maret 2009, 02:58
  15. jadi mare kita menaja9a nama baik kita masin9 masin9..🙂

    Posted by wi3nd | 12 Maret 2009, 03:27
  16. huhuhu…

    setuju om,
    membiasakan yang benar ye, bukan membenarkan yg biasa…

    tapi peran media kita bener2 signifikan di sini.

    lah berita bo’ong aja bisa jadi ‘bener’ kalo terlalu sering dikabarkan sebagai ‘kebenaran’…

    Posted by yoan | 12 Maret 2009, 03:52
  17. ok deh mulai sekarang jaga nama baek deh🙂

    dan enggak menjelekkan nama baek orang😛

    – smiley man –

    Posted by septarius | 12 Maret 2009, 05:32
  18. nama ku aneh…
    tpi nama dewa loh, hahahahaha

    Posted by konohanasakuya | 12 Maret 2009, 06:17
  19. Jaim individu akan membawa pengaruh kepada jaim institusi. Karena bila terjadi sesuatu pasti yang ditanya dia kerja dimana ? orang mana? tinggal dimana ? siapa sich dia ?
    bukan begitu, bukan ?

    Posted by cenya95 | 12 Maret 2009, 08:19
  20. setuju, hrs menjaga nama baik. Tp bagaimana bila kita terlanjur dikasih nama yg tak jelas oleh ortu, Tompel, misalnya…🙂
    sorry, just kidding

    Posted by sof | 12 Maret 2009, 08:32
  21. Dalam setiap nama anak terkandung doa orang tua…🙂

    MEMBIASAKAN YANG BENAR BUKAN MEMBENARKAN YANG BIASA ==> Statement yg keras om…

    Posted by tengkuputeh | 12 Maret 2009, 10:08
  22. katanya, apalah arti sebuah nama..tapi ternyata harus di jaga jg ya..heuheu

    Posted by mata hati | 12 Maret 2009, 19:13
  23. Lagi ngomongin caleg atau AG ya mas… heheh…

    Posted by hade | 13 Maret 2009, 09:33
  24. Reputasi adalah aset.
    Saat bertindak seharusnya sudah melihat resikonya pada reputasi. Mau sejauh apakah seseorang bertindak??

    Tentang apa yang diungkap media, menurut saya itu cerminan apa berita yang disukai oleh penikmat berita. Kalau infotainment laku berarti memang masyarakat kita suka mengikuti berita artis dll

    Posted by antoix | 25 Maret 2009, 19:12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: