Sekedar Celoteh

Sendainya Jeli Dipastikan Kami Simpati


sampah1Datang, kunjungi, Tanya, dan  Realisasikan. Ini menurut hemat saya yang seharusnya dilakukan oleh caleg dalam mengais alias merebut suara atau menarik simpati masyarakat menjelang pemilu dibulan April nanti tapi sayangnya saya melihat hampir semua partai/caleg tidak  perduli atau tidak jeli memanfaatkan suatu kondisi/moment terutama  kejadian atau peristiwa ada disekitarnya.

Waktu sabtu kemaren saya sengaja bawa kamera saku Samsung L.830 untuk mencari moment atau merekam hal-hal yang bisa buat postingan saya nanti dan untuk yang satu ini yaitu maslah sampah emang sudah saya rencanakan sejak dulu untuk membuat postingan tentang sampah dan caleg ini tapi berhubung kamera satunya canon power shot saya lagi macet akhirnya saya pake kamera saku ini.

sampahIni adalah onggokan sampah yang ada deket komplek perumahan saya di Griya Permata Asri didaerah Dalung Serang, padahal yang saya tahu kita semua yang ada dikomplek dikenakan iuran buat sampah dan kemanan tapi ternyata namanya juga manusia kali ya ternyata masih ada yang merasa berat hati alias pelit dan ga bertanggung jawab akhirnya demi menghemat uang sebesar Rp. 15.000 rupiah perbulan jadinya mereka buang ditempat yang ga semestinya, padahal mereka tahu kalau pas musim hujan bau busuk sampah pasti terasa sedap bukan main, dan saya perkirakan yang membuang sampah disana bukan hanya oknum penghuni komplek tapi oknum orang kampung yang ada disekitar komplek.

sampah2Nah seharusnya melihat pembuangan sampah yang ga semestinya dapat dimanfaatkan oleh “mereka” yang katanya perduli dengan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, tapi nyatanya kondisi ini LUPUT dari perhatian tapi mereka lebih PD nempelin photonya disemak-semak atau pepohonan biar dikenal, mungkin kalau mereka baca postingan saya terdahulu yang berjudul Ayat Kursi# Ayat Yang Dilupakan Kursi Yang Dipertahankan, maksud saya adalah jika memang mereka “perduli” terhadap rakyat seharusnya mereka berkeliling melihat apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat sekitar saat ini….padahal caleg yang ada dikomplek dan didaerah saya ini lumayan banyak tapi sayang semuanya buta terhadap sampah-sampah ini, dan terutama anak buahnya (crew) yang bertugas memasang umbul-umbul hanya bisa sebatas memasang tapi tidak cerdik alias kreatif apa yang seharusnya dilakukan.

Mungkin sebagai contoh ketika saya semalam menyaksikan acara KONTRAK POLITIK yang ditayangkan Trans-7, boleh dikatakan cukup bagus dikarenakan kita jadi tahu seperti apa bentuk keperdulian mereka dan ternyata diacara tersebut semalam dari 3 Caleg yang didatengin oleh Trans-7 dan seorang warga,  ternyata hanya 2 caleg yang perduli dengan memberikan bantuan kepada orang tersebut sebagai wujud dari keperdulian mereka terhadap warganya, dan yang satunya ternyata hanya bisa berjanji gombal doank tapi sayangnya ga disebutin  dari partai mana caleg tersebut.

Semoga dimasa mendatang mereka akan lebih jeli dan cerdik dalam menarik simpati masyarakat dengan biaya murah tapi rakyat akan lebih terkesan melihatnya….atau jangan-jangan saya nanti  yang jadi Caleg hahahahahahah.

(maaf untuk gambar caleg partai sengaja saya bikin burem ntar dikira saya menjelekkan suatu partai ..cape deh..)

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

36 thoughts on “Sendainya Jeli Dipastikan Kami Simpati

  1. ha…?
    Kalo Omiyan jadi caleg, pasti daku contreng lah….
    *sambil nyanyi lagu: cukup satu kali contreng*

    Posted by dewifatma | 19 Maret 2009, 05:28
  2. om aturan mah gak usah diburemin gambarnya
    kan aku jadi tau, biar ntar gak salah contreng

    salam😀

    Posted by yangputri | 19 Maret 2009, 05:32
  3. iyah..
    sayan9 mreka hanya fokus pada hal-hal yan9 nda terlalu pentin9..
    seandaina mreka lan9sun9 turba..mun9kin dririQ ju9a akan bersimpati..🙂

    Posted by wi3nd | 19 Maret 2009, 06:18
  4. turut prihatin tuh.

    Posted by Rian Xavier | 19 Maret 2009, 06:21
  5. ckckck
    apa ga malu gitu yaaa??
    hihihi

    Posted by deady | 19 Maret 2009, 07:24
  6. caleg mah mana ada urat malu na dah putus kalee..!oops jd esmosi niy!

    Posted by Maya | 19 Maret 2009, 07:48
  7. caleg terbiasa ngomong kebijakan makro om, detil yang kayak gini mah jangan terlalu berharap😆

    Posted by mas stein | 19 Maret 2009, 08:47
  8. Aku jadi berfikir dua kali buat Golput 9 April nanti kalo Om Iyan nyalon dech……..

    Contreng Om Iyan dan Buktikan dari sekarang!

    pilih no. XX no. Urut XX

    salam Om…

    Posted by M. Surya Ikhsanudin | 19 Maret 2009, 09:32
  9. hihihi…

    omiyan lucu…

    mana ada caleg yang mau bersih2in TPA ilegal…

    *bo’ong doang tu semuanyah… skeptical MODE ON*

    Posted by yoan | 19 Maret 2009, 09:40
  10. 🙂 Saya ingat, dahulu ada serombongan Anggota DPR RI dalam masa resesinya th. 2007, datang meninjau lokasi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sungailiat. Mereka datangnya bak Pahlawan semua, turun dari bus dengan dada membusung, bibir sumringah, dan ada satu orang ‘bergaya’ kebatak – batakan dengan satu kancing baju atasnya dibuka. Begitu duduk, semua hidangan yang ada diatas meja habis disantapnya sambil berceloteh ngalor ngidul…

    Kemudian mulai lah sesi dialog dengan warga pesisir…

    Beberapa orang anggota Dewan mulai ada yang ‘sok deket’ dengan rakyat, dari mulai berbicara dengan para penjual ikan, menceritakan kesulitan – kesulitan mereka… Pokoknya… sok deket lah…

    Akhirnya dari dialog hari itu, disepakatilah bahwa ‘hal utama yang akan mereka perjuangkan adalah’ pendalaman kembali kolam PPP sungailiat itu agar kapal – kapal Nelayan bisa mendaratkan ikannya kapan saja…

    Tahun demi tahun berlalu… akhirnya janji mereka nggak satupun terbukti, akhirnya Pemda Kabupaten Bangka sendiri yang bertindak dengan mengajak PT Timah bekerja sama, dimana PT Timah meminjamkan kepada mereka (pemda) 1 dari kapal hisapnya…

    Begitu lah Dewan…

    Posted by Rizal | 19 Maret 2009, 10:15
  11. iya aku juga milih omiyan….

    Posted by yessymuchtar | 19 Maret 2009, 10:36
  12. Poster caleg … pas banget dengan latar depannya onggokan sampah, apalagi menimpelnya di pohon lagi … oh teganya dengan makhluk yang nggak bisa bergerak itu.

    Terlalu banyak hal yang terlihat sangat sederhana, seakan menjadi tidak penting bila dipandang dari harapan kekuasaan yang begitu menggebu.

    Atau, bisa juga caleg yang bersangkutan ingin menunjukkan di depan poster dirinya ada sampah yang harus dipikirkan pengelolaannya, tapi yang jelas bukan mereka sebagai calon anggota yang terhormat … masa harus memikirkan sampah!

    Postingan yang tepat dan mengena ha ha ha

    Posted by HE. Benyamine | 19 Maret 2009, 10:48
  13. mas rumahnya di griya permata asri yah
    dalung yah..wahh….

    Q pernah punya rumah di sana tuh,iyah emank kalo kita keluar pperumahan di jalan deket perumahan banyak tuh sampah n tempat2 yang masih kosong…

    Posted by YaNoWa | 19 Maret 2009, 10:59
  14. maaf akang otong, saya mau OOT dulu.
    tapi membawa berita baik insya Allah.
    hemm…blognya om otong rame banget di sini.
    tapi bakalan lebih asyik kalo nongkrongin ini nih om…

    http://kpppratamakuningan.blogdns.net/blog/

    Posted by bocah cilik | 19 Maret 2009, 11:10
  15. waduh, buang sampah sembarangan.
    agaknya permasalahn yang satu ini bukan cuman di beberapa titik, tapi hampir diseluruh Indonesia,

    Posted by arvernester | 19 Maret 2009, 11:14
  16. Memang betul juga kau jeli. Di negara-negara seperti Swedia, Norwegia, … sampah organik sebagai sumber energi yang murah. Bisa jadi bahan bakar transport umum.

    Di Perancis sedang dikembangkan pula tehnologi ini, selain tehnologi daur ulang yang sudah dikerjakan selama ini.

    Namun begitu peran masyarakat masih dibutuhkan dengan memilah-milah sampah: botol harus masuk ke tong sampah botol, sampah organik/busuk masuk ke plastik hitam lalu tong sampah (commune) hitam, dsb …

    Posted by juliach | 19 Maret 2009, 11:39
  17. oke deh.. tq so much atas linknya. keep n touch!
    (sory comment disini)

    Posted by Maya | 19 Maret 2009, 11:50
  18. ah, rasanya mustahil caleg sekarang peduli dengan tps liar.

    kalo tps liar ditertibkan : kebersihan meningkat

    kebersihan membaik : kesehatan membaik

    kesehatan membaik : ekonomi membaik

    ekonomi membaik : penddikan membaik

    pendidikan membaik : caleg gak mutu tak terpilih
    😛

    Posted by NdaruAlqaz | 19 Maret 2009, 12:01
  19. talk more do less ya om🙂

    Posted by Cipzto | 19 Maret 2009, 13:23
  20. ada benarnya sih memperkenalkan diri melalui bentuk konkrit yang simpatik. tapi tantangannya, ntar lagi-lagi dituduh “pahlawan kesiangan”, giliran ingin meraih simpati aja bersih-bersih. selama ini kemana aja?

    dilematis memang.

    lagian, omiyan dong gotroy sama warga. mosok sampah numpuk dibiarin gitu doang? *ditimpukin sampah sama baknya yang segede gombreng*

    Posted by marshmallow | 19 Maret 2009, 13:52
  21. waaaa
    berantakan amat tuh…
    kesadarannya pada kurang ni..
    sampah itu kotor
    kotor bisa bikin penyakit
    penyakit itu temennya setan
    berarti ….

    Posted by hellgalicious | 19 Maret 2009, 14:50
  22. tuh kayaknya omiyan banyak pendukungnya…..ayo om ikut nyaleg….oh dah telat ya daftarnya he….he…

    Posted by wh | 19 Maret 2009, 14:50
  23. caleg kesana juga pikirnya palingan “apa ada hasilnya untuk kedepan” … hehe

    Posted by aRai | 19 Maret 2009, 15:49
  24. Omiyan, mungkin juga sudah ada program dari pemerintah setempat dalam kebijakan tentang sampah itu( bisa ditanyakan pada Pemda). Jika ada, yang diperlukan adalah partisipasi aktif dari warga setempat sehingga program yang sudah ada dapat berjalan. Ini merujuk program sampah di kota Surabaya yang banyak sekali diperhatikan dari berbagai kalangan. Baik dari pemerintah daerah maupun dari pihak swasta (media massa misalnya). Contoh program Green and Clean yang merupakan program bersih kampung yang disponsori oleh Jawa Pos….

    Posted by prameswari | 19 Maret 2009, 16:47
  25. lucu jyga yah…
    🙂

    Posted by senyumkusenyummu | 19 Maret 2009, 19:50
  26. om, dr kecil pendidikan kita mank ga ada pelajaran kek gituan sih

    dari tk aja dah diajarin kompetisi biar masuk sd, sd susah masuk smp, dst. sampe lulus PT sibuk nyari kerjaan.
    so ga sempetlah blajar empati, simpati, etc gitu

    Posted by hastu | 20 Maret 2009, 01:04
  27. ah… seandainya para caleg itu baca postingan omiyan ini, saya yakin mereka bakal terbuka matanya…

    sulit kayaknya mengaharapkan mereka bakal prihatin dg soal2 yg beginian, toh kenyataannya saat ini merekalah yg telah membuat wajah kota kita sembrawut gak karuan dg berbagai poster dan bendera…😦

    Posted by vizon | 20 Maret 2009, 02:38
  28. kenapa om ngga nyaleg aj ntar saya jadi tim sukesnya deh….
    dijamin banyak di contreng sama blogger.

    Posted by dwiprayogo | 20 Maret 2009, 04:39
  29. Siapa ya nyampah bgt…
    Norak banget ya…

    Posted by tengkuputeh | 20 Maret 2009, 09:49
  30. omiyan 100 %😀
    itu parpolnya kok gak sekalian beresin sampah ya
    bisanya malah nyampah nempel2 di puun😛

    Posted by Ria | 20 Maret 2009, 17:08
  31. sudah selayaknya para caleg tidak hanya omdo

    Posted by arifudin | 20 Maret 2009, 17:56
  32. Seandainya semua caleg bersih, peduli dan profesional

    Posted by achoey | 21 Maret 2009, 04:09
  33. Yg kayak gini ini yg buat males. Buang sampah sembarangan malah bikin linkungan jadi rusak.

    Posted by zee | 23 Maret 2009, 03:31
  34. udah bukan jamannya promo diri pake tempel-tempel sampah di pohon atau tipi.

    waktunya tunjukin pake kerja nyata, woy para caleg..

    *emosi gw sama caleg” bebal*

    Posted by tiyas | 31 Maret 2009, 16:59
  35. Salam kenal OMIYAN,
    pas saya sedang selancar, di om GOOGLE eh ketemu om iyan, yang sekomplek di GPA Dalung-Serang.

    Salam kenal
    Al-Mufakir

    Posted by fahirohim | 25 Mei 2009, 03:02
  36. Looking for Canon Power Shot Camera

    Posted by Tee | 20 Juni 2009, 08:32

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: