Sekedar Celoteh

Situ Gintung Dan Sebuah Cermin


Turut berduka cita atas meninggalnya saudara-saudara kita disana dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk bisa menatap hari esok menjadi lebih baik walau mereka  tahu kini  hidup tanpa orang yang dicintai.

forgiveness-2Inilah tragedi yang menampar wajah indonesia secara tiba-tiba, disaat yang lain sedang asyik beribut kursi untuk menjadi orang nomor satu yang duduk dikursi dewan tapi ternyata Tuhan memberikan peringatan kepada kita bahwa sesungguhnya kita selama ini terlalu sibuk dengan perebutan kekuasaan tapi lupa akan kewajiban kita untuk selalu bisa menjaga alam dan merehabilitasinya.

Tulisan ini hanyalah sebuah tulisan biasan tanpa bermaksud apa-apa, karena saya sendiri merasa terenyuh melihat tayangan-tayangan tentang kejadian tersebut, dan saya melihat ini adalah bukti kelalaian kita semua akan terjadinya peristiwa tersebut.

Dari beberapa obrolan belakangan ini sebetulnya bila ini bisa ditanggapai dengan cepat seharusnya tidak akan pernah terjadi kejadian seperti ini, ya warga disekitar sana sudah mengetahui bahwa tanda-tanda rembesan/kebocoran situ tersebut sudah diketahui belakangan ini bahkan udah lama dan mereka sendiri sudah melaporkan kejadian tersebut tapi belum ada tanggapan yang berarti hingga terjadi jebolnya tanggul penahan situ cigintung tersebut, Ironis memang karena dinegeri ini selalu diberikan kesadaran setelah banyaknya korban berjatuhan.

Mungkin sudah saatnya setiap situ/danau/waduk yang berada disekitar pemukiman agar dicek kondisinya apakah penahan/tanggul disekitar situ/waduk tersebut masih kuat atau tidak karena kita semua tahu bagaimana kondisi pembangunan sekarang sudah tidak memperhatikan kondisi lingkungan sekitar alias asal bangun, bisa dilihat di video bagaimana jarak rumah dengan situ itu tidak begitu jauh.

Ya disaat sebagian orang membanggakan kesuksesan sebuah pembangunan sesungguhnya ini adalah bukti bahwa pembangunan tersebut tidaklah sepenuhnya berhasil karena kenyataan dilapangan masih banyak kondisi-kondisi yang tidak pernah disentuh. Seharusnya kita jujur mengakui bahwa jabatan adalah amanah yang nantinya harus dipertanggunjawabkan dan dengan kejadian seperti ini seharusnya mereka yang kini jadi wakil rakyat dan pemimpin menyadarinya dan melakukan Istigfhar memohon ampunan, termasuk kita yang merasa dirinya sebagai mahluk ciptaan Tuhan.

Saya jadi teringat dan pengen tertawa sendiri dan nyinyir ketika dalam acara Kotnrak Politik di Trans-7, bagaimana caleg dari kota serang mengatakan “SAYA SAMPAI TIDAK TAHU” bahwa diserang ada masyarakat kekurangan giji padahal caleg tersebut sebelumnya pernah duduk sebagai anggota dewan, sungguh ironis ternyata mereka wakil rakyat bukanlah mewakili rakyat tapi semata-mata demi mencari penghasilan buat pribadi (semua tahu berapa gaji anggota dewan yang begitu fantastis).

Semoga kejadian situ gintung memberikan kesadaran agar kita semua selalu memperhatikan kondisi yang ada apakah layak atau tidak juga pembangunan gedung-gedung dan perumahan agar senantiasa memperhatikan aspek lingkungan dan keamanan sekitar, dan selayaknya kita semua ber istigfhar memohon ampun kepada Allah SWT atas kesombongan, kengkuhan dan kerakusan kita selama ini.

Image 1 minjem dari : blog.the-conference.org dan image 2 dari http://shodiq.com/

Artikel terkait : http://shodiq.com/2009/03/28/foto-foto-jebolnya-tanggul-situ-gintung-banten/

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

53 thoughts on “Situ Gintung Dan Sebuah Cermin

  1. tanah negeri ini masih luas kok, masih bisa memilih sebenarnya ya kan Om…

    Omiyan jawab: Bener banget, tapi ada faktor lain yang mengenyampingkan rasa bahaya yaitu….akses dan keramaian

    Posted by suryaden | 30 November -0001, 00:00
  2. Para pejabat itu cuman mikirin dompetnya aja..
    Keseriusan untuk bener2 membangun negara itu gak ada..

    Posted by rampadan | 30 Maret 2009, 02:03
  3. Bagi saya ini adalah kebiasaan yang wajib diubah agar bencana berikutnya tidak terulang kembali

    Posted by sunarnosahlan | 30 Maret 2009, 02:33
  4. Saran utk pemerintah, berikutnya jgn lagi diizinkan bangun2 perumahan ato pusat belanja ato apalah, di dekat waduk begitu. Gimanapun suatu saat ketika bumi semakin tua dan alam kembali mengamuk, akan ada kemungkinan bencana selalu terjadi. Jauhkanlah kemungkinan itu dari sekarang.

    Posted by zee | 30 Maret 2009, 02:39
  5. halo om!
    lama g ktemu…
    aq gy try out soalx. wkwkwk

    Posted by konohanasakuya | 30 Maret 2009, 04:08
  6. lama g ktemu…
    soalx aq ada try out…
    hehehehe

    Posted by konohanasakuya | 30 Maret 2009, 04:10
  7. ikut berdUka..😦
    baRu setaun sAya menin9aLkan tempat ituh..

    paRa cale9 seeH nda pernah peKa untuk suaL 9inian,naah sekaran9 inih pasti jadi aJan9 paRa cale9 berlomba2 unjuk 9i9i..😦

    Posted by wi3nd | 30 Maret 2009, 04:38
  8. sedih rasanya melihat saya pun di rantau sini tak berdaya, tak bisa berbuat banyak untuk saudara-saudara di situgintung…

    tapi yang lebih menyedihkan melihat orang2 yang datang kesana, hanya untuk melihat, nonton…. lha, emang dikata lokasi bencana itu seperti ancol ato dufan… buat rekreasi..??

    nA boyongan blog neh, mampir yukk…

    Posted by nA | 30 Maret 2009, 04:42
  9. Semua sama ja!

    Mulai dari Pencalegan yang tarifnya gak ketulungan, Promosi di TV, Mbayar Orang buat ikut Kampanye.

    Siapa coba yang mau bayar itu semua kalo gak Korup dari Uang Rakyat!

    Waktunya Islam Memimpin Negeri, Syariat Islam Harga Mati!

    Posted by Aden Kejawen | 30 Maret 2009, 04:46
  10. Itulah manusia yang selalu mengobral janji2.. Tapi begitu dihadapkan pada satu kenyataan, malah ngabur.. Musibah yang terjadi, sebagian besar adalah kesalahan dari manusia. Seperti lagunya Ebiet.. Mungkin alam telah enggan..
    Ah mumet.

    Posted by Upik | 30 Maret 2009, 04:51
  11. Setuju!!!ya, sayang banget, andaikan pemerintah cepat bertindak, pasti tak akan terjadi hal seperti ini, tapi semuanya kembali ke kuasa Allah SWT. Yah takdir emang gak bisa dihindari…., moga para korban bisa tabah, dan yg meninggal semoga amal ibadahnya di terima di sisi-Nya.

    Btw kabarnya, sebelumnya disitu banyak yg berbuat maksiat, tempat mesum anak muda.Benarkah??? *masyarakat situ sempet risih jg*

    Posted by rosa | 30 Maret 2009, 05:01
  12. iya gajinya besar sekali… pantas para caleg sekarang sedang ribut rebutan kursi. Bisa ditebak, yang diperebutkan itu bukan tanggung jawabnya tapi gaji nya kan?
    Andai saja gaji anggota dewan diturunkan sepeeti pegawai negeri biasa… pasti orang nggak akan rebutan. dan akanketahuan siapa yang ngincar duitnya dan siapa yang benar-benar oeduli atas rakyatnya.

    Posted by aris | 30 Maret 2009, 05:09
  13. situ gintung adalah pelajaran buat semua, pelajaran tentang hidup dan kematian..
    kadang kita melakoni hidup semau kita, sampai terlupa bahwa mati terus mengintai kita, entah bagaimana datangnya..

    Posted by muhamaze | 30 Maret 2009, 05:38
  14. hmm.. coba diliat, ada ga anggota dewan yang pada ke sana? setau saya, cuman calon anggota dewan ajah.. heran deh..

    Posted by Billy Koesoemadinata | 30 Maret 2009, 05:48
  15. Biasa kalo di negara ini sudah terjadi tragedi baru dipikirkan…
    Preventifnya ga’ ada..😛

    Posted by Tuyi | 30 Maret 2009, 05:57
  16. Om…Tuker banner yuk…?

    Posted by Tuyi | 30 Maret 2009, 05:58
  17. duka cita yang mendalam, rasanya kepiluan yang tidak terucap yang ada di sebuah cermin tersebut.

    Hanya kesabaran dan ketabahan bagi mereka yang mengalami musibah setelah kejadian, dan semoga situ-situ yang lainnya tidak mengalami hal yang sama.

    Posted by HE. Benyamine | 30 Maret 2009, 06:37
  18. nah.. saat nya para politikus mendapat materi baru untuk berkampanye..
    trus cari cari kambing hitam dan kambing putih untuk kepentingan pribadi..
    pak.. bu.. caleg.. tolong perhatikan rakyat..

    Posted by OktaEndy | 30 Maret 2009, 07:01
  19. jika bencana menyapa baru pemerintah melakukan perbaikan-perbaikan

    Posted by dafhy | 30 Maret 2009, 07:23
  20. aku ngak tau mesti comment apa…seperti kata Na,aku juga sedih liat orang-orang kok mereka pada nonton saudaranya yang lagi kena musibah yaa ???

    Dimana hati nurani kita ???

    Posted by idana | 30 Maret 2009, 07:25
  21. seharusnya para anggota dewan itu ga usah digaji aja, jadi ketahuan siapa yg bener2 jadi caleg utk kepentingan bangsa…

    Posted by Bahasa, please! | 30 Maret 2009, 07:56
  22. Itulah kenyataannya….

    Posted by Heryan Tony | 30 Maret 2009, 08:43
  23. Semoga dapat diambil hikmah dari musibah Situ Gintung.

    Posted by BaNi MusTajaB | 30 Maret 2009, 09:36
  24. Kadang…, ketika memandang begitu seringnya bencana yang terjadi dengan korban kemanusiaan dan harta yang ditimbulkan, hati tidak lagi mampu bersedih…

    Karena apa yang terjadi, yang tampak memilukan dan mengiris hati sanubari, mungkin itu memang yang terbaik…

    Siapa yang menanam…, dia pula yang akan memetik…

    Maha Besar Allah dengan segala kuasaNya pasti tahu apa yang terbaik untuk umatNya.

    Posted by Mahendra | 30 Maret 2009, 10:43
  25. Hmm… kemaren diriku nonton TV.
    ternyata setiap tahun situ gintung itu diperiksa loh (katanya) dan tahun 2008 kemarin diadakan rapat antara dinas PU yang menangani situ gintung dengan perwakilm masyarakat(Lurah dan RW) katanya saat itu baik2 saja

    makanya dana nya dibuat jogging track yang dipinggirnya itu

    Sedangkan situ itu dibuat sebetulnya awalnya untuk penyaluran air dan irigasi, tetapi sekarang rupanya saluran itu sudah menjadi pemukiman penduduk.

    Jadi semua pihak harus mawas diri dalam hal ini

    Posted by aNGga Labyrinth™ | 30 Maret 2009, 10:47
  26. semoga ini semua ada hikmahnya…

    Posted by galih | 30 Maret 2009, 10:55
  27. Yup, apa yang tertinggal selain pelajaran berharga bro…
    Ironis memang, bahwa kita selalu mendapatkan ‘harga’ itu dari kemalangan saudara sendiri…
    Dan ironis pula, kita gak pelajar kalau gak dikasih bencana dulu…

    Posted by Sandiwara Kita | 30 Maret 2009, 12:27
  28. turut berduka cita atas meninggalnya para korban….sungguh tragis

    Posted by casual cutie | 30 Maret 2009, 13:38
  29. namanya juga pejabat, kalo sudah duduk di kursi empuk, terkadang lupa sama yang dibawah,,, ingetnya pas masa kampanye doang… bener2 pembodohan karakter nih😦

    Posted by Itmam | 30 Maret 2009, 15:11
  30. Sudah saatnya rakyat cerdas
    Pilih politisi yg peduli!

    Posted by achoey | 30 Maret 2009, 15:18
  31. aku jg sempet kalut pas denger kbr ini.
    secara sahabatku SMA dulu rumahnya di komplek depan rumah makan situ gintung itu.
    trnyt yg kena itu yg daerah blakang yah… secara disitu kan dataran rendah

    Posted by ichaawe | 30 Maret 2009, 15:26
  32. Semoga om …
    Semoga …

    Mari kita berdoa saja semoga para korban diterima di sisi NYA …
    Dan yang ditinggalkan diberi kekuatan …

    Salam Saya
    (yang rumahnya 1 kilo dari Situ Gintung )

    Posted by nh18 | 30 Maret 2009, 15:33
  33. semoga dibalik semua mengandung hikmah bagi kita semua aminnn. . . . . . . .

    salam kenal dan silaturrahmi mas

    Posted by Lics | 30 Maret 2009, 15:51
  34. untuk paragraf ke 2, kurang setuju bro kalo disebut tamparan. Ini musibah dan peringatan.
    segitu aja dulu🙂

    btw nice post

    Posted by Pak Dhe Wicak | 30 Maret 2009, 16:13
  35. okelah kita ga usah memaki or mencela siapa2, mari kita mulai belajar gimana agar kek ginian jangan sampe terulang lagi.

    Posted by HASTu W | 30 Maret 2009, 17:17
  36. “telah tampak kerusakan di muka bumi akibat ulah tangan manusia…”

    pelajaran udah dikasih banyak ma yang Allah SWT. tinggal kita sebagai manusia dan bangsa, mau ga jadi manusia dan bangsa pembelajar??? hmmm….

    Posted by Irfan | 30 Maret 2009, 22:40
  37. Akan terlihat ke depan, apakah kebiasaan kita dalam mengantisipasi bencana masih sama dengan yang sudah-sudah. Biasanya sih seperti siklus, ada bencana trus semua pihak mencurahkan seluruh panca indera ke situ. Lalu, saling melempar kesalahan tanpa ada seorang pun yang dapat dimintai tanggung jawab. Akhirnya, melupakan. Besoknya lagi ada bencana lagi. Dan seterusnya. Apakah kita masih akan seperti ini?

    Posted by Hejis | 30 Maret 2009, 23:28
  38. apa kabar om?
    wah memang bangsa ini harus terus belajar keras,, kali ini tentang pemeliharaan infrastrukturnya yang amburaduls. Korupsi terussssssssssssssssss, infrastruktur biarin!!! hehehehehe

    thanks

    Posted by Blogger Senayan | 31 Maret 2009, 00:03
  39. turut berduka.

    jangan2x para orang2x yg sibuk berkampanye itu, malah menjadikan bencana ini kesempatan buat berkampanye.

    Posted by mercuryfalling | 31 Maret 2009, 01:33
  40. Semoga situ-situ lain menjadi perhatian yang serius dari pemerintah, agar bencana jebolnya tanggul situ ini tidak terulang lagi untuk yang kesekian kalinya…🙂

    Posted by Yep | 31 Maret 2009, 01:51
  41. jam segituh pastinya kau ikut tenggelem di sanah…belum bangun biasanyah..
    turut berduka buat situ gintung………….

    Posted by indomielezat | 31 Maret 2009, 03:23
  42. lagi2 negri qta diuji entah sdh seberapa besar dosa qta smp ujian trs datang…astaqfirullah…

    Posted by ourkami | 31 Maret 2009, 04:56
  43. lirik kiri kanan…ternyata ada banner hiblogikoh…kayanya belum hetrik disini nih…hehehehehe

    Posted by ourkami | 31 Maret 2009, 04:57
  44. ternyata komen serius ok juga ya hihihihi…

    Posted by ourkami | 31 Maret 2009, 04:59
  45. yok..ngaca bareng…apa yang timpang di lingkungan sekitar kita….sampah dibuang sembarangan, listrik diumbar (seolah itu barang tak ada habisnya dan mampu bayar), beli makanan mahal terus (padahal gelandangan di jalan itu tumpah ruah), …:D

    Posted by nurrahman18 | 31 Maret 2009, 05:25
  46. hmmmm kalo BBM diturunin… banyak spanduk bertulisakan pertamakali dalam sejarah BBM diturunkan 3 kali !!!

    tapi kalo gak becus ngurus Lapindo… dan sekarang Situ Gintung….. hmmmmmmm prestasi juga…

    prestasi ketidakpedulian peimpinan pada rakyatnya😦

    Posted by hmcahyo | 31 Maret 2009, 05:55
  47. maklumlah mengurus negeri ini bukan sebagai program tapi sebagai proyek.

    Posted by komuter | 31 Maret 2009, 06:27
  48. Ah, membaca komentar dari komuter bener-bener membuat dada saya sesak.

    “Mengurus negeri ini bukanlah program, tapi sebagai proyek”

    Aduh…
    Kenyataan yang sangat pedih!

    Posted by Lala | 31 Maret 2009, 07:01
  49. Menurut gw bencana kayak gini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Byk faktor yg jadi penyebabnya, jd gak bisa kesalahan di berikan ke satu pihak.
    Semua pihak instropeksi deh.. Musibah adalah ujian utk “naik kelas”.
    Smg korban diberi kesabaran dan pulih seperti sedia kala. Korban yg meninggal mendapat tempat yg lapang di sisi NYA. Amin..

    Posted by zefka | 31 Maret 2009, 07:49
  50. buat saya, ga perlu saling menyalahkan, yg penting semua pada istighfar aja, introspeksi diri, bertobat🙄

    Posted by indahrephi | 31 Maret 2009, 08:30
  51. yah, musibah beginian emang kayaknya pada rajin hinggap di indonesia ya…

    *fufufu… kita manusia yg gak tau malu kali ya sampe2 kudu terus2an di uji begini sama Allah n ga juga sadar…*

    Posted by yoan | 31 Maret 2009, 08:33
  52. komentarku ko kayaknya sadis ya kak? hehehehe😆

    Omiyan jawab: Bukan sadis tapi kejam heheheh ga kok wajar dan lumrah plus emang bener kok

    Posted by indahrephi | 31 Maret 2009, 08:38
  53. turut berduka cita atas tragedi situ ginting..

    Seharusnya hal ini tidak terjadi jika pejabat terkait benar-benar concern dan mendengarkan aspirasi rakyat.

    karena saya mendapatkan informasi bahwa masyarakat disekitar situ ginting sudah melapor ke pemda/pejabat terkait ttg kebocoran2 kecil yang terjadi disitu ginting..

    Posted by Obat kecanduan onani | 1 April 2009, 16:48

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: