Sekedar Celoteh

Indonesia Raya Yang Meradang


Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku Negriku Yang Kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya

Lagu Kebangsaan Indonesia memang selalu membikin bulu kuduk kita berdiri alias merinding, entah ada apa didalamnya tapi ketika lagu itu berkumandang rasanya rasa kebangsaan dan kebanggaan terhadap diri kita begitu kuat.

Dan pastinya kita sebagai rakyat Indonesia akan bangga ketika lagu kebangsaan berkumandang di negara lain tatkala kita memenangkan suatu event olahraga, haru biru bercampur aduk dengan sebuah kebanggaan terutama buat mereka para atlit yang berjuang sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik.

Sebuah tayangan di Metro TV semalam, yang membahas percakapan atau boleh bisa dikatakan sebagai ungkapan keluh kesah dari para insan olah raga yang memang ketika mereka masih berjaya dalam mengharumkan nama bangsa akan selalu dieluk-elukan tapi ketika masa kejayaan hilang maka dengan sendirinya kondisi kehidupan mereka pun mulai terlihat dengan jelas atau masa depan yang dulunya begitu kuat akan meraih sebuah kata “KEHIDUPAN YANG LAYAK” tapi seiring waktu kini mereka harus berjuang kembali demi menghidupi anak istrinya.

IRONIS !!! itulah sebuah kata yang pantas untuk mereka yang kondisinya memprihatinkan padahal mereka telah mengharumkan nama bangsa, mungkin dibenak para sahabat masih ingat sebuah acara UANG KAGET dimana salah seorang mantan petinju Nasional yang musti jualan bensin dipinggir jalan tepatnya didepan komplek Stadion Tangerang, atau diacara semalam bagaimana mantan seorang atlet Binaragawan yang harus pontang panting mencari uang demi membelikan susu buat anaknya dan biaya listrik…..sungguh tak disangka, jika bangsa ini dikatakan miskin anggaran rasanya saya ga percaya, karena diluar sana yang bukan “Pahlawan Bangsa” masih bisa menikmati penghasilan yang besar dan dikala jabatannya berakhir mendapatkan “Uang Pengabdian”.

Mungkin pantas dan wajarlah bila dunia olahraga dinegeri ini selalu kalah dari negara lain mungkin karena mereka yang mempunyai kemampuan sudah merasa pesimis karena kelak pengabdian mereka hanya dihargai sebatas apa adanya, tak sebanding dengan perjuangan dan prestasi yang kelak diraih…..

Jika bukan dimulai dari sekarang kapan lagi….

Ini hanya sebuah opini pribadi tanpa bermaksud apa-apa tapi setidaknya bisa mengingatkan diri saya khususnya untuk bisa menghargai hasil kerja keras para Insan Olahraga…..Bravo !!!.


Upp…. buat Gambar minjem dari ichsany.wordpress.com

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

44 thoughts on “Indonesia Raya Yang Meradang

  1. Yach….sungguh tak di sangka kehidupan sekarang di Indonesia bukannya membaikmalah memburuk…….

    Posted by nengyuli | 8 Juni 2009, 05:30
  2. puyeng kalo ngomongin yang jelek2 di indonesia, kebanyakan sih😦
    jangankan buat atlit, yang ngajarin atlit dari kecil sampe jadi atlit (bc: guru) aja dipandang sebelah mata..

    Posted by phiy | 8 Juni 2009, 06:21
  3. sangat disayangkan bila cinta dan rasa bangga berprestasi untuk negeri kalah oleh pamrih.
    salam superhangat

    Posted by cenya95 | 8 Juni 2009, 06:22
  4. mungkin sebetulnya mereka bukan pamrih mas tapi ibarat orang kerja sudah sepantasnya mereka diberikan imbalan yang setimpal

    Posted by omiyan | 8 Juni 2009, 06:26
  5. “Bagaikan kacang lupa pada kulitnya”.
    Sungguh “tragis” nasib mereka2 yang berjuang demi nama baik bangsa tapi gak di “reken” setelah selesai masa baktinya.

    salam kenal mas

    Posted by kucrit | 8 Juni 2009, 06:28
  6. banyak yang seperti itu bro
    atlit tua yang tak sejahtera pada akhirnya

    Posted by julie | 8 Juni 2009, 06:29
  7. Semboyan menghargai orang lain dan isi Pancasila tuh keknya tinggal kulitnya doang mas.

    Posted by Wandi thok | 8 Juni 2009, 06:36
  8. ternyata kalo udah gede bener2 harus beruang seprti memperebutkan kembali kemerdekaan indonesia..😀

    Posted by wildspeed | 8 Juni 2009, 06:51
  9. *berjuang maksudx😆

    Posted by wildspeed | 8 Juni 2009, 06:52
  10. ini salah satu penyebab kenapa saya ga lanjut jadi olahragawan..😀

    Posted by Billy Koesoemadinata | 8 Juni 2009, 07:03
  11. Menyedihkan memang…..di negara kita olahraga mungkin belum bisa dijadikan gantungan hidup….barangkali baru sepakbola yang memberikan penghasilan lumayan kepada atlitnya..sayangnya sepakbola justru malah gak ada prestasinya………

    Posted by esha di birulangit | 8 Juni 2009, 07:50
  12. Wel, sebenarnya tidak semua mantan atlet akrab dengan kemiskinan. Beberapa di antaranya bahkan sukses membangun usaha. Hal ini tentu berpulang kepada masing-masing pribadi.
    Di sisi lain memang kita kurang menghargai mantan atlet yang tidak lagi berprestasi. Beberapa di antaranya bahkan sampai menjual medali yang pernah digenggamnya.

    Posted by Bang Dje | 8 Juni 2009, 08:14
  13. aku bangga jadi orang indonesia om,,,,
    kaya’nya perlu banget diindonesia terutama stasiun tv atau radio mengumandangkan lagu Indonesia Raya setiap harinya untuk memperkuat rasa cinta tanah air…seperti di negara china , setiap akan ada berita malam , pasti diwajibkan lagu Kebangsaan diperdengarkan…

    Posted by mel | 8 Juni 2009, 08:37
  14. ada yang salah dengan bangsa ini.. ckckck..

    Posted by tenyomimut | 8 Juni 2009, 08:41
  15. benar teman…seharusnya nasib mereka lebih dapat perhatian lagi..karena mereka telah berjasa..

    Posted by Dinoe | 8 Juni 2009, 08:48
  16. Sulit memang ya Mas….
    Hi…hi…abes klu komentar
    pasti sumpah serapah yang keluar 😆

    Posted by Yep | 8 Juni 2009, 09:16
  17. ya ampunnn
    sampe sebegitunya yaa
    ckckckck

    Posted by deady | 8 Juni 2009, 09:36
  18. Berarti emang bener kata pepatah “habis manis sepah dibuang” kalo udah tua pasti ga dipakai dan dilupakan ! Ironisnya…

    Posted by Don45 | 8 Juni 2009, 09:39
  19. Bukan hanya olahraga tapi semua harus dapat dukungan, demi Indonesia tercinta

    Posted by Agung Rahmatullah | 8 Juni 2009, 10:09
  20. memang sedang meradang, om.
    tapi semoga tidak bertambah parah menjadi radang tenggorokan atau demam. obatnya berangkat dari diri kita sendiri, mulai saat ini, dan mulai dari yang kecil2 (kata aa’).
    opini yang bagus, om…

    Posted by ~noe~ | 8 Juni 2009, 10:39
  21. Indonesia
    aku masih berharap padamu
    Jayalah!

    Posted by achoey | 8 Juni 2009, 11:19
  22. bro, jangan mau dibawa sama hal2 negatif. perlu diketahui disamping kekurangannya, banyak juga kelebihannya!

    Posted by AeArc | 8 Juni 2009, 12:12
  23. kalo radangnya radang tengorokan minum larutan penyegar bos

    Posted by suwung plasu | 8 Juni 2009, 12:25
  24. aku juga turut prihatin atas nasib para pengharum bangsa tersebut, tapi ya itu, belum bisa berbuat lebih.
    eh mas, ada wacana nih. kan banyak orang mengatakan bahwa negara Indonesia kita ini identik dengan kata gotong royong, bantu membantu, dan hal2 berbau komunal lainnya. namun kenapa pada cabang olahraga yang bersifat “komunal” atau kerjasama, seperti sepak bola, takrau, voli, dll, ga ada yang bisa dibanggakan. justru Indonesia kita hebat pada cabang2 olehraga yang bersifat individualistis, seperti catur, berbagai lomba sains : matematika, fisika, dll. kita melejit dalam hal itu. mengapa bisa demikian yah? 😀

    Posted by samsul arifin | 8 Juni 2009, 13:18
  25. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan,

    MEmbawa nama harum indonesia di kancah dunia merupakan tindakan kepahlawanan bukan..???
    Selayaknya mereka mendapat penghargaan riil, bukan sekedar piagam yng hanya kan jadi pajangan di dinding rumah reot mereka….

    Posted by IjoPunkJUtee | 8 Juni 2009, 15:13
  26. Negeri ini selalu terpuruk..

    -salam- ^_^

    Posted by hariez | 8 Juni 2009, 15:59
  27. yoyoyoyoyoyo semangat semuanya…

    Percaya kita bisa berkontribusi semuanya…🙂

    Posted by bocahbancar | 8 Juni 2009, 17:24
  28. iya ya, kalau Indonesia Raya dinyanyiin merinding. apalagi kalau bendera Indonesia sambil berkibar gitu… uoh~

    Posted by diazhandsome | 8 Juni 2009, 17:25
  29. Kita kurang menghayati lirik,

    “Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Raganya, Untuk Indonesia Raya”

    Posted by wijna | 8 Juni 2009, 21:00
  30. eh? seharusnya Bangunlah Badannya

    Posted by wijna | 8 Juni 2009, 21:02
  31. sepertinya kita belum merdeka

    Posted by sunarnosahlan | 9 Juni 2009, 01:20
  32. dari dulu meradang terus yak…kapan merasa tidak meradang..hehee

    Posted by nurrahman18 | 9 Juni 2009, 01:51
  33. Untuk Indonesia raya…

    Merdeka..

    Posted by kenangamu | 9 Juni 2009, 05:49
  34. ironis sekali nasib mereka yg mengharumkan nama bangsa ini…. *sedih*

    salam silaturrahmi om, ^_^

    Posted by Didien® | 9 Juni 2009, 07:10
  35. Iya juga sih, Om..
    kadang miris ngeliat para atlet yg dah tua-tua..

    membuat para generasi muda berpikir ribuan kali tuk menjadi atlet nasiona..

    semoga ke depannya lebih baik..

    Posted by deeedeee | 9 Juni 2009, 07:17
  36. Yang musti diingat juga, si atlet musti pinter2 nabung selagi masih jaya. Pikirkan masa depan setelah prestasi sbagai atlet meredup, karna yakinlah setelah masa jayanya lewat, mereka pasti harus bertarung sendirian menentukan nasib mereka selanjutnya.

    Saya ambil contoh kayak beberapa atlet bulutangkis kita yang selama masa jayanya bergelimang harta, ngga lupa mempersiapkan bisnis buat penyambung hidup setelah gantung raket.

    Jadi, si atlet harus punya keyakinan, bahwa hanya mereka, dan bukan negara, yang menentukan nasibnya sendiri dimasa yang akan datang. Jadi hidupnya ngga mau selalu tergantung sama orang lain…

    Oiya…pendapat saya ini terutama untuk atlet2 yang berkecimpung di olahraga yang secara tradisi memang komersil loh. Untuk olahraga yang ngga terlalu komersil kayak atletik, saya juga ngga bisa komen apa-apa…

    Posted by Anderson | 9 Juni 2009, 08:30
  37. gak abdet mas?

    Posted by AeArc | 9 Juni 2009, 13:56
  38. memang menyedihkan sekali penghargaan atas prestasi olahraga di negara saya ini, maklum masih ngutang terus sih…

    Posted by suryaden | 9 Juni 2009, 14:52
  39. sampai saat ini blue masih suka lihat para atlit kita jika sedang bertanding dlm cabang olehraga apapun. meski kadang finalnya sudah bisa ditebak namun tetap suka aza lihat perjuangan mereka. hiduplah para atlit RI
    salam hangat selalu

    Posted by dobleh yang malang | 9 Juni 2009, 15:02
  40. bingung mw nulis apa…udah diwakilin semua😀

    Posted by junjung | 9 Juni 2009, 18:29
  41. Semoga saya dan kita semua dapat menghargai para pahlawan “Indonesia Raya”. Kasihan, saya juga sempat tonton acara ketika sang Binaragawan itu hadir.

    Posted by nusantaraku | 9 Juni 2009, 21:14
  42. tukeran link yuk!

    aku udah add link ini di web http://www.bencanajawa.com

    terima kasih.

    Posted by yanky | 11 Juni 2009, 02:54
  43. ironis yaaa…
    seperti tikus mati di lumbung padi…

    Posted by itempoeti | 11 Juni 2009, 05:48
  44. sungguh pengorbanan yang sama sekali tidak di nilai

    Posted by zulhaq | 12 Juni 2009, 17:27

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,813 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: