Saya Dan Keluarga

Pastikan 100% Ibu Prita Bebas


Sungguh ikut senang ketka menonton TV dan membaca sebuah tabloid ibukota dimana status tahanan kota untuk ibu Prita akhirnya dicabut, setidaknya kebebasan beliau bisa benar-benar 100% sekaligus telah membuktikan bahwa apa yang menimpa beliau adalah benar adanya dan sekaligus masih ada rasa Keadilan Hukum untuk rakyat kecil.

Dengan adanya pencabutan tersebut Ibu Prita sudah bisa bepergian kemanapun yang beliau suka, sesuai dengan pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Suyono.

“..Surat penetapan penangguahannya saya terima pukul 5 sore, dan setelah itu dilakukan ekseskusi. Prita sudah bisa kemana saja..” (sumber Koran Tempo)

Sungguh suatu kasus yang luar biasa sekaligus merupakan kemenangan murni seorang terdakwa dalam menuntut rasa keadilan dari hukum yang ada, setelah sempat mendekam selama 3 minggu di LP Wanita Tangerang dan secara mendadak menjadi tahanan kota akhirnya status ibu prita bakal benar-benar 100% bebas.

Tapi saya sendiri berharap agar kasus ini tidak berhenti disini saja dalam artian, bahwa kasus ini bisa mengungkap hal lainnya yaitu kenapa terjadi kesalahan oleh jaksa dalam menerapkan Pasal terhadap Ibu Prita yaitu Pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 310 dan 311 KUHP.

Jangan sampai kasus ini berhenti to disini dengan alasan TOH IBU PRITA SUDAH DIBEBASKAN tapi penegakan hukum tidak hanya untuk rakyat jelata tapi BUAT SEMUA LAPISAN MASYARAKAT YANG TINGGAL DI INDONESIA.

Sekali lagis aya ucapkan selamat buat Ibu Prita ini adalah bukti bahwa Kebenaran akan selalu menang melawan Kezhaliman

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

41 thoughts on “Pastikan 100% Ibu Prita Bebas

  1. jadi, jgn pernah takut ungkapin kebenaran

    Posted by kidungjingga | 12 Juni 2009, 04:35
  2. bebaskan kemerdekaan

    Posted by indra1082 | 12 Juni 2009, 06:02
  3. Semoga benar – benar bisa bebas 100 %

    Agar tidak mencederai kebebasan kita berpendapat (tentu tetap bertanggung jawab)

    Posted by Eka Situmorang-Sir | 12 Juni 2009, 06:10
  4. BEH!!!!!!!!
    MANTAP!!!!!!!!!!!!!
    Sekali lagi selamat kepada IBU PRITA dan HUKUM INDONESIA!!!!!!

    Kedai

    Posted by Rahmat Kedai | 12 Juni 2009, 06:15
  5. menyedihkan pengadilan kita😦

    Posted by hmcahyo | 12 Juni 2009, 06:21
  6. Moga benar2 bebas

    Sahabat,
    Kunjungi:
    http://miejanda.com

    Posted by achoey | 12 Juni 2009, 06:44
  7. bebaskan… bebaskan…. bebaskan….
    segera….

    Posted by muhamaze | 12 Juni 2009, 06:56
  8. jangan cuma samapi disini saja….

    Posted by GeLZa | 12 Juni 2009, 07:05
  9. jangan pernah takut mengungkapkan kebenaran, tentu saja selama selaras dg moral dan hukum buatan yg kita yakini.. ^_^

    Posted by cantigi | 12 Juni 2009, 07:16
  10. alhamdulillah sudah bebas kan?

    Posted by wahyu kresna | 12 Juni 2009, 08:18
  11. yakin nih udah 100%?? prita-prita yang lainnya gak 100%??

    Posted by diazhandsome | 12 Juni 2009, 08:40
  12. saya setuju banget om.. masalah ibu prita ini belum selesai dan harus kita pantau terus dan kita pastikan sampai ibu prita bener2 bebas 100%…

    biar gak ada lg orang yg bisa di”pritakan”..

    bener gak tuh om?

    Omiyan : Setuju abis dah…yang penting Hukum itu harus adil

    Posted by danku | 12 Juni 2009, 08:50
  13. Mari terus kita dukung dengan doa 🙂

    Posted by Yep | 12 Juni 2009, 09:29
  14. jangan sampai kebebasan berpendapat dan berargumen di negeri ini dikekang oleh apapun, karena hal ini dilindungi oleh pasal 28 UUD 1945, iya kan?
    terlebih lagi, ini juga HAM, iya kan? 😀

    Posted by samsul arifin | 12 Juni 2009, 09:39
  15. semo9a saja bisa bebas,sebebas bebasna..
    dan tuntut RS OmNI yan9 ternyata banyak konsumen yan9 diru9ikan,akhirna kebenaran terkuak ju9a…

    Posted by wi3nd | 12 Juni 2009, 09:51
  16. Alhamdulillah,,, tenyata tidak sia-sia olehku mendo’akan siang malam,,, “ce’ileh… kayak ane sendiri yang menginginkan kebebasannya.
    Tapi itulah bukti bahwa Tuhan masih sayang terhadap hambanya.

    Posted by rouftracal | 12 Juni 2009, 10:34
  17. tau nie ama hukum Indonesia ….

    mending cuek bebek ajah … xixixxi

    Hidup Ibu Prita …

    Posted by olip | 12 Juni 2009, 11:01
  18. semoga saja nggak ada lagi kasus yang serupa seperti bu Prita di masa mendatang.

    Posted by wijna | 12 Juni 2009, 11:27
  19. syukurlah sudah 100% bebas🙂

    Posted by afwan auliyar | 12 Juni 2009, 11:34
  20. free bu Prita !

    Posted by Ely | 12 Juni 2009, 12:29
  21. waw……………….sz…………waw. smoga ga ada lagi.

    Posted by Intan | 12 Juni 2009, 12:32
  22. manohara … oh manohara … miyabi aja kalah cantikna … andaikan manohara jadi miyabi … kekeke

    Posted by aRai | 12 Juni 2009, 13:37
  23. tuh jadi salah ngetik malah komen di blog ini … hahaha

    BEBASKAN PRITA …. HIDUP KEBEBASAN BERPENDAPAT … alah😀

    Posted by aRai | 12 Juni 2009, 13:39
  24. kenyataanya… Belum sehari masuk koran2 populer, langsung dibebaskan, padahal di inet udah lama rame tapi ga begitu ngepek.

    Posted by HASTu W | 12 Juni 2009, 13:54
  25. kebahagianpun masuk ke dalam hatiku ketika tadi sore akau melihat bi prita di tv bersama anak-anknya naik busway

    Posted by abifasya | 12 Juni 2009, 14:00
  26. Hari ini liat berita statusna dah bebas full lo, bukan tahanan kota lagi

    regards,
    http://johanfirdaus.zo-ka01.com/

    Posted by lordcaocao2025 | 12 Juni 2009, 14:30
  27. Saya hanya berharap …
    Semoga semua berjalan ke arah yang lebih baik …

    Salam saya

    Posted by nh18 | 12 Juni 2009, 14:32
  28. alhamdulillah, harus tuntut balik dong…

    Posted by suryaden | 12 Juni 2009, 14:38
  29. semoga 100% bebasnya nanti dan semua kebenaran akan terungkap..

    Posted by emfajar | 12 Juni 2009, 15:30
  30. bebaskan segala sesuatu dari penindasan orang orang yang tidak berprikemanusiaan!!!

    Posted by zulhaq | 12 Juni 2009, 17:21
  31. amin.

    Posted by wahyu kresna | 12 Juni 2009, 18:25
  32. kita terus support agar bebas merdeka, eh teman teman just remind kita ingatin pak kapolri yuk tentang janji beliau 2 minggu lewat kalau mau beber motif kasus antasari, sekarang dah lewat nih jangan sampe kasus ketua KPK itu tenggelam deh http://ruanghati.com/2009/06/12/dua-minggu-lewat-janji-polri-untuk-beber-motif-kasus-antasari-belum-dilakukan/

    Posted by mesin kasir | 12 Juni 2009, 20:07
  33. Selamat buat bu Prita dan semua bloger yang setia ikut mensuport lewat postingan. Biar mereka pada keder.

    http://alamendah.wordpress.com/2009/06/02/bercumbulah-dengan-alam/

    Posted by alamendah | 13 Juni 2009, 02:34
  34. Wah setuju sekaliiii mas…. mendengar berintanya, saya sangat benci OMNI… Ternyata namanya aja yang Internasional… saya dengar di acara talkshow di TV, RS yang benar-benar standard Internasional dan telah mendapatkan akreditasi Internasionalnya cuma ada 1 di Indonesia mas… Mengejutkan!!! sementara banyak RS yang memakai embel2 internasional untuk promosi aja…

    Posted by aris | 13 Juni 2009, 03:11
  35. met berakhir pekan ya
    salam hangat selalu

    Posted by bluethunderheart | 13 Juni 2009, 06:56
  36. tapi sekarang ibu prita jadi terkenal semnejak kasus itu..
    kemana-mana slalu diekspose ama wartawan…
    hmmmmm

    Posted by hellgalicious | 13 Juni 2009, 09:37
  37. senang juga lihat nya😀

    Posted by zoel | 13 Juni 2009, 17:40
  38. Hemmm terkadang dengan adanya kejadian ini membuat saya berpikir lagi kalau mau nulis posting…. Takutnya kena caruk UU ITE

    Posted by mamas86 | 14 Juni 2009, 01:50
  39. Akhirnya… buk prita bebas juga… gak sia-sia rupanya perjuangan rekan-rekan bloger yang mengutuk RS OMNI.. heheheheh..

    Posted by kucrit | 14 Juni 2009, 06:00
  40. MATINYA KEBEBASAN BERPENDAPAT

    Biarkanlah ada tawa, kegirangan, berbagi duka, tangis, kecemasan dan kesenangan… sebab dari titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menghirup udara dan menemukan jati dirinya…

    itulah kata-kata indah buat RS OMNI Internasional Alam Sutera sebelum menjerat Prita dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

    ………………………………………………………………………………………….

    Bila kita berkaca lagi kebelakang, sebenarnya pasal 310 KUHP adalah pasal warisan kolonial Belanda. Dengan membungkam seluruh seguruh teriakan, sang rezim penguasa menghajar kalangan yang menyatakan pendapat. Dengan kejam penguasa kolonial merampok kebebasan. tuduhan sengaja menyerang kehormatan, nama baik, kredibilitas menjadi ancaman, sehingga menimbulkan ketakutan kebebasan berpendapat.

    Menjaga nama baik ,reputasi, integritas merupakan suatu keharusan, tapi alangkah lebih bijaksana bila pihak-pihak yang merasa terganggu lebih memperhatikan hak-hak orang lain dalam menyatakan pendapat.

    Dalam kasus Prita Mulyasari, Rumah sakit Omni Internasional berperan sebagai pelayan kepentingan umum. Ketika pasien datang mengeluhjan pelayanan buruk pihak rumah sakit, tidak selayaknya segala kritikan yang ada dibungkam dan dibawah keranah hukum.

    Kasus Prita Mulyasari adalah presiden buruk dalam pembunuhan kebebasan menyatakan pendapat.

    Posted by redaksi | 14 Juni 2009, 13:07
  41. Di indonesia human right emang terkenal di abaikan. Hampir ngak pernah ada kasus seperti ini yang dimenangkan korban.

    Bagi dokter2 atau profesi apaun yang mau melakukan percobaan terhadap manusia hidup sangat disarankan datang lah ke Indonesia.

    Jadi inget dorama nya hideki takizawa dengan kasus yang sama, di dorama itu pihak pemerintah sampe ikutan loh

    Posted by aNGga Labyrinth™ | 15 Juni 2009, 01:58

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,466,132 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: