Sekedar Celoteh

Ijinkan Aku Hidup Mah….


Membaca sebuah harian ibu kota barusan, terenyuh hati saya ketika membaca sebuah berita dimana kembali seorang ibu membunuh bayinya ketika baru lahir….

Tempo-Jakarta, Seorang pembantu rumah tangga, Ni Made Majayanti, 29 tahun ditangkap polisi karena diduga telah membunuh bayinya yang baru ia lahirkan. ” Made sudah kami tetapkan sebagai tersangka” kata Kepala Kepolisian Resor Jakarta Utara Komisasris Besar Rycko Amelza Dahniel.

bayiBicara masalah kehamilan dan melahirkan rasa-rasanya siapapun buat seorang ibu tak akan tega untuk membunuh ibunya terkecuali bayi itu dari hasil hubungan gelap alias cowoknya kagak mau bertanggung jawab, mungkin kita yang membaca jelas akan membenci kedua pelaku yaitu dimana mereka tidak bertanggung jawab akan kehadiran sikecil tersebut.

Mungkin jika bayi itu sudah bisa berkata mungkin mereka akan memprotes akan kekejaman ini….

Mah..Pah..aku hadir karena kuasa Tuhan
Aku hadir memang lewat peraduan kalian dari perbuatan terlarang
Tapi aku punya hak untuk hidup dan menikmati kasih sayang kalian
Walau terkadang status ku terenggut dengan nama anak haram
Tapi lewat perantara kalianlah aku diberikan Ruh oleh-Nya

Mah…Pah…Ijinkan aku hidup
Tidakah mamah sakit tatkala melahirkanku..
Tidakah mamah mendegar tangis pertamaku tatkala aku lahir..
Mah walau terkadang mamah selalu berkata…
Terkutuk anak ini !!aku tidak menginginkanmu !!
Tapi aku adalah anakmu mah….
Yang begitu sayang dengan mamah dan papah

Mah..Pah..Ijinkan aku hidup
Karena aku ingin menebus dosa dosa kalian
Jangan biarkan dosa itu makin berlumuran

Mah..Pah..Lihatlah tangan mungil ini
Lihatlah gerakan kakiku
Aku berharap kalian bisa merasakan
Inilah dua kehidupan yang menjadi satu
Yang masih suci yang mengikatkan kalian
Sampai kapanpun…..

Di akhir bacaan itu saya menguti sebuah kalimat dari berita tersebut yang mungkin bisa jadi renungan kita semua termasuk saya….

Saat diperiksa, Made mengakui bayi itu hasil hubungan gelapnya dengan sang pacar. Proses persalinannya dia lakukan sendiri dengan MENARIK KEPALA BAYI. Saat bayi tertarik, pegangan tangannya terlepas dan tubuh bayi itu TERLEMPAR dan jatuh kekawat berduri sehingga mengalami luka-luka…

Jadi teringat sebuah email yang berisi fhoto fhoto dimana salah satunya terlihat dengan jelas sebuah jari tangan yang begitu kecil sedang memegang telunjuk seorang dokter….Subhanallah dia mungkin ingin mengatakan…SELAMATKAN AKU, AKU INGIN HIDUP…..!!!!!

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

43 thoughts on “Ijinkan Aku Hidup Mah….

  1. Ya mangakanya jangan hubungan gelap karena hubungan terang lebih enak. iyakan.

    Ya untuk itu kita harus berhati-hati dalam berhubungan sehinga hawa nafsu menjadi kehendak

    Selamat siang

    Posted by kawanlama95 | 19 Juni 2009, 06:48
  2. wuaaaaaaa….sedih😦
    tau gak mas terakhir aku sama temen2 ke Rumah Asuh…banyak banget bayi yang dibuang orang tuanya, bahkan ada bayi hasil pemerkosaan…aku cuman bisa istigfar aja….

    sayang sekali padahal mereka bayi2 lucu

    Posted by Ria | 19 Juni 2009, 06:57
  3. tega banget tuh ibu..apa sih salah sang anak??

    Posted by nietha | 19 Juni 2009, 07:09
  4. Dua-duanya adalah korban. Korban laki-laki. Padahal aku laki-laki. Berarti aku tersangkanya dong?

    Posted by Bayu Probo | 19 Juni 2009, 08:43
  5. iti sebenernya bikin anak ko coba2 pake tolak angin dong. makanya zaman sekarang ga da yang istilahnya nga mungkin ibu singa makan anaknya sendira karna sekarang lagi edan2nya zaman

    Posted by teadonk | 19 Juni 2009, 08:47
  6. masalah jantan dan betina memang pelik OM, heheheh
    Moralitas lah yang menjadi…………..

    Posted by Blogger Senayan | 19 Juni 2009, 09:51
  7. just looking arround😀

    Posted by purwaka | 19 Juni 2009, 10:30
  8. Nggak ada komentar lain selain, “Astaghfirullah”…

    Posted by mawi wijna | 19 Juni 2009, 10:38
  9. terenyuh

    Posted by lelaki aneh | 19 Juni 2009, 10:42
  10. kalo udah begitu jadi kasihan
    tapi kalo lagi “begituan” malah keenakan ….
    😀

    Posted by Zoe | 19 Juni 2009, 13:40
  11. lho? itu udah susah susah ngandung kok malah dibunuh siihh??

    Posted by diazhandsome | 19 Juni 2009, 14:15
  12. Tersentuh sekali dengan puisinya…
    Indah dan datang dari hati makanya terasa menusuk ke hati.

    Posted by Eka Situmorang-Sir | 19 Juni 2009, 17:01
  13. parahhh
    ke laut aje lo!!

    Posted by deady | 20 Juni 2009, 03:13
  14. kenapa hanya Made yang ditahan?, Bapak-e si jabang Bayi kemana?

    adilkah semua ini om😦

    Posted by namakuananda | 20 Juni 2009, 03:31
  15. Ketika manusia mendustakan syari’at-Nya, pasti manusia akan tampil lebih bejat dibanding ekor binatang. Na’udzubillah…

    Posted by Alkifah | 20 Juni 2009, 03:41
  16. aduh ngeri banget ceritanya, sungguh tega sekali orang itu, anak itu adalah anugrah tapi kenapa disia-siakan? kalo belum siap kenapa sudah bikin? semoga ini semua menjadi pelajaran bagi kita semua!

    Posted by Cara Buat Web | 20 Juni 2009, 04:14
  17. T_T kasian adik bayinya….

    *fotonyalucuu*

    Posted by Nisa | 20 Juni 2009, 04:16
  18. ketika ibu tak bernurani
    maka jadinya begini
    tragis

    Posted by achoey | 20 Juni 2009, 04:30
  19. kesalahan berasal dari mereka yg berbuat kenapa harus si kecil tak berdosa yang harus menjadi korban
    jadi sedih mas😦

    Posted by faza | 20 Juni 2009, 05:13
  20. Sungguh tragis memang nasib bayi2 yang tak berdosa ini…

    Posted by han han | 20 Juni 2009, 06:17
  21. Bayi Adalah Makhluk yg masi suci tnp cacat dusa,..
    Kasian y!!
    Visit Back

    Posted by gerlnich | 20 Juni 2009, 08:48
  22. cuma bisa ngelus dada

    Posted by masoglek | 20 Juni 2009, 08:53
  23. Wadow dimana hati nurani seorang ibu….

    Posted by yangputri | 20 Juni 2009, 12:32
  24. Om, aku suka kalimat yang
    “Mah..Pah..Ijinkan aku hidup
    Karena aku ingin menebus dosa dosa kalian
    Jangan biarkan dosa itu makin berlumuran”

    sangat menyentuh Om😀

    -salam- ^_^

    Posted by Hariez | 20 Juni 2009, 16:59
  25. hemm… nice post bro.

    padahal setiap kita, termasuk yg orangtua2 yang membuang bayi itu, pernah juga menjadi bayi yang lemah, yang mohon utk hidup… akhh.

    Posted by zfly | 20 Juni 2009, 17:53
  26. dunia memang sudah edan…
    orang pada seenak udelnya sendiri…

    itu bayi emang siapa yang punya. main bunuh seenaknya. orangtua kan bukan penciptanya…cuma Dia yang berkuasa.

    Posted by geRrilyawan | 20 Juni 2009, 22:17
  27. Ya gitu deh kalo imannya tipis, biarlah nanti berurusan dengan sang maha pencipta..
    Gak usah ikut2 menghakimi..

    Posted by septarius | 21 Juni 2009, 00:14
  28. aku tidak habis pikir, apa yang ibu pikirkan saat melakukan tindakannya yang tidak berkeprimanusiaan itu.

    Posted by samsul arifin | 21 Juni 2009, 00:26
  29. Jadi iba😦
    Manusia kok lebih hina dari binatang sie?…
    Bukannya musti tanggung jawab, ee malah di DZALIMI!!!
    ANAK KANDUNG!!!!!!!!😦

    Kedai

    Posted by Rahmat Kedai | 21 Juni 2009, 01:06
  30. merinding bacanya.. ^^
    aQ percaya kehidupan yg walopun kecil adalah sesuatu yg harus Qta perjuangkan…amin….
    aQ jd ingat bagaimana, banyak masyarakat yg menyia2kn sebuah arti kehidupan…

    Posted by sarahtidaksendiri | 21 Juni 2009, 06:32
  31. .hikzzzz* ….. begitu tak berartikah hidup ??
    .Lam kenaL yaaa….
    .Banner nya saia comot buat bLogroLL😀

    Posted by lattena | 21 Juni 2009, 07:29
  32. orang tua yg sungguh egois😦

    Posted by ZonS | 21 Juni 2009, 07:54
  33. alhandulillah

    orang tua kita merawat kita hingga sekarang

    Posted by IHSAN | 21 Juni 2009, 10:16
  34. Tanya kenapa.??
    Akurasa setan aja ga mungkin melakukan hal sekejam itu ya!?

    Posted by Daiichi | 21 Juni 2009, 14:10
  35. *Menatap kosong*

    Posted by zulhaq | 21 Juni 2009, 15:52
  36. iihh ya Allah ngeri banget…jadi ingat ayat Al Qur’an ketika kiamat para bayi wanita yang dulu dibunuh bertanya nanti “Atas dosa apa aku dibunuh?”

    Posted by hanif | 21 Juni 2009, 17:53
  37. itu yang ke ekspos yang gak diberitain banyak…emang udah gila dunia ini

    Posted by boyin | 22 Juni 2009, 01:49
  38. Waduh.. Om, serem bangat.. sampe pental gitu bayinya..

    Tapi betul Om, setiap manusia berhak untuk hidup, dan gak ada dosa orang tua yang dibawa seorang anak kedunia..

    Posted by Gandi Wibowo | 22 Juni 2009, 03:18
  39. aduh serem banged bacanya.
    sampe nahan napas… astagaaa….. sejahat itu dia sama bayi yg udah dibawa berbulan-2 di perutnya…

    Posted by zee | 22 Juni 2009, 04:00
  40. hehehe.. jaman edaaan.. manusia beradaaab.. eee.. biadaaaaab..
    Salam Sayang

    Posted by KangBoed | 22 Juni 2009, 12:25
  41. Robbi Astagfirullah…

    tega banget orang itu! dan membayangkan proses persalinannya dan betapa sakit sang bayi waktu itu…

    Benci sekali saya pada kasus yang begini😦

    Posted by natazya | 23 Juni 2009, 03:28
  42. lucu banget, tu fotonya animasi ato beneran??

    Posted by adicahblora | 24 Juni 2009, 04:20
  43. Wahhh, keren, keren..ada hadiah di blogku mas…

    Posted by perajaromance | 27 Juni 2009, 03:18

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: