Saya Dan Keluarga

Ketika Rasa Kangen Sebagai Sebuah Pertanda


Pernahkan kita mengalami rasa kangen yang amat sangat hingga kita menitikkan air mata, ya ini pernah saya alamin di tahun 2004, ketika ditengah malam saya tiba-tiba teringat dengan ibu saya seolah-olah bayangan wajah ibu saya persis ada didepan saya dan akhirnya saya memutuskan untuk menelpon beliau saat mendengar suaranya tak terasa saya menitikkan air mata.

Dan beberapa hari kemudian tepatnya malam minggu ibu saya mengabari kalau beliau dan ayah saya akan dateng ke serang menengok dan akhirnya minggu sore mereka tiba di terminal Pakupatan Serang. Ya rasa kangen saya bisa menuntaskan ketika bertemu dengan mereka karena saya sendiri waktu itu pulang kadang setahun 2-3 kali.

Tapi tepatnya dihari jumat 5 hari setelah berada diserang bapak saya tiba-tiba mengalami cegukan yang terus menerus dan dahak yang terus keluar, akhirnya sore itu saya bawa ke sebuah RS yang diperuntukkan buat tentara tapi sayang disana saya ditolak dengan alasan hanya tinggal kelas VIP walau saya udah menyanggupi berapapun saya bayar dan akhirnya saya cabut ke RSUD Serang, setelah beberapa hari dirawat disana tidak ada perkembangan yang bagus akhirnya bapak walau dalam keadaan sakitpun memaksakan pulang kekuningan karena beliau merasa tidak enak menyusahkan saya…

Akhirnya Ibu dan bapak saya pulang diantar oleh saduara dan kebetulan saya tidak ikut karena belum mengajukan cuti, tahukah kawan 5 hari dirawat di RS Cirebon akhirnya bapak saya meninggal karena penyebab semua itu adalah Pembengkakan janung dan pecahnya pembuluh darah diotak, sungguh itu adalah berita yang sanga tmneyidhkan buat saya.

Satu bulan setelah meninggalnya bapak tersiar khabar ibu terkena stroke….pukulan terberat yang pernah saya alami karena kondisi kakak dan adik saya berada diperantauan akhirnya saya memutuskan pulang…..

Dari semua kejadian diatas adalah saya merasa beryukur kepada Allah karena masih diberikan waktu untuk merawat ayah saya dan Allah telah memberikan pertanda dengan memberikan rasa kangen saya yang berat kepada ibu saya yang secara tiba-tiba dateng serta kedatangan mereka ke serang adalah “mungkin” sebagai tanda pamit bapak kepada saya.

Mungkin buat sebagian dari kita rasa kangen adalah sebuah pertanda dan pertanda itu bisa menjadi pertanda baik atau memberitahukan sesuatu akan datangnya suatu musibah……setidaknya buat orang tua kita, waktu yang ada sekarang adalah sangat berharga bisa bersama mereka.

Ok selamat pagi indonesiakua semoga hari ini kita semua bisa merasakan rasa rindu dan kangen terhadap orang-orang yang kita cintai dan sebuah lagu saya persembahkan untuk mengenang seseorang yang saya sayangi….Ayah-Eddy Silitonga

Dimana akan kucari
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi

[Reff:]
Untuk ayah tercinta
daku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku uu~

Ayah…
dengarkanlah
daku ingin berjumpa
walau hanya dalam mimpi

Lihatlah… hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah… aku ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

31 thoughts on “Ketika Rasa Kangen Sebagai Sebuah Pertanda

  1. sorY to hear thats😦
    semo9a amal ibadah ayahna diterima oleh ALLAH SWT,amien..

    pernah n9alamin kan9en sampe nan9is 9ituh,terlebih waktu kan9en sama san9 penCIPTA karna sesuatu haL tak bisa bersujud padaNYA untuk waktu yan9 lama,dan ituh san9ad menyiksa sekali…😦
    [ itu yan9 terberaT]

    Posted by wi3nd | 24 Juni 2009, 04:22
  2. Alhamdulillah mba jika kita masih bisa menyimpan rasa kangen pada Snag Khalik sungguh beruntung

    Posted by omiyan | 24 Juni 2009, 04:29
  3. KAlau kangen.. harap disampaikan.. jangan disimpan..aja ya…

    Posted by prim | 24 Juni 2009, 04:46
  4. ikatan bathin orang tua ke anak memang kuat ya om..

    Posted by septarius | 24 Juni 2009, 04:48
  5. #septarius

    Betul mas itu adalah pengalaman terbesar saya

    Posted by omiyan | 24 Juni 2009, 04:58
  6. nice pos omiyan sebuah pengalaman berharga bisa mengalaminya

    salam kenal dari saya newbiz

    mampir mas

    http://kabariberita.wordpress.com/2009/06/24/kontroversi-konser-koboi-bugil/

    Posted by kabariberita | 24 Juni 2009, 05:00
  7. Jadi ingat bapak saya suka nyanyi lagu itu karena umur opung cuma sebentar terenggut kanker paru2.

    Kangen pada orang tua memang menggigit hati.

    Posted by Eka Situmorang-Sir | 24 Juni 2009, 05:32
  8. Waaaaah.. jadi kangen bapak saya.. dah enda ada.. pulang muka sedih..
    Salam Sayang

    Posted by KangBoed | 24 Juni 2009, 06:23
  9. Bapak…

    Posted by mawi wijna | 24 Juni 2009, 06:24
  10. *Ikutan kangen sama alm.Papa*
    Semoga orang tua kita yang udah tiada dilapangkan kuburnya dan diterima amal ibadahnya dan yang masih hidup semoga selalu sehat dan bahagia ya, Omiyan.. Amin…
    *berkaca-kaca*
    Btw, postingan kita hampir sama pesannya.🙂

    Posted by dewifatma | 24 Juni 2009, 06:38
  11. aduh Om jadi sedih..
    untung aku msih bisa bertemu dengan papa mama ku setiap hari..

    om Putri pamit yah

    #Omiyan: Jangan kelamaan put ntar istananya sepi, moga sukses ya ujiannya

    Posted by kenangamu | 24 Juni 2009, 07:28
  12. kangen sama papaku😦
    beliau lagi berlayar nih….kebetulan memang profesinya pelaut.

    Posted by Ria | 24 Juni 2009, 08:55
  13. ibu kita.. ayah kita..
    wujud kasih sayang Allah, untuk kita didunia..
    berpisah sementara.. semoga bertemu lagi nanti, amin..

    Posted by nakjaDimande | 24 Juni 2009, 09:40
  14. Dulu waktu masih diasrama,saya juga pernah merasakan yg mas rasakan.. Apalagi lagi denger lagunya Koesplus yang judulnya Ayah.. Tapi Alhamdulillah, sampai saat ini saya masih diberi kesempatan buat ngerawatnya.

    Semoga Ayah Om di terima disisinya,dosanya diampunin Aamiin..

    Posted by Gandi Wibowo | 24 Juni 2009, 09:46
  15. jadi kangen ma Papa…
    hu hu hu…😦

    Posted by inge | 24 Juni 2009, 10:07
  16. Jadi ikut haru..yaa..,inget sama Ibu di kampung..
    dah lama gak pulang nih…
    Salam.

    Posted by embun777 | 24 Juni 2009, 12:33
  17. sungguh membacanya membuatku kangen ibu-bapakku di pojok banyumas sana, jauuuuuuh aku di ambon sini..
    niatkan pulang bulan depan.. aku kangen…

    Posted by muhamaze | 24 Juni 2009, 12:57
  18. pengalaman berharga yg mengharukan…

    Posted by ZonS | 24 Juni 2009, 15:16
  19. ceritanya sangat mengharukan seakan memberi pelajaran berharga betapa besar jasa orang tua yg telah melahirkan dan membesarkan kita oleh karena itulah tidak ada kata lain yang lebih berharga selain membahagiakan orangtuanya…semoga allah swt slalu memberikan karunia dan hidayahnya ..amin… thanks ya

    Posted by angga chen | 24 Juni 2009, 16:51
  20. ‘diem ndokem di pojokan’

    Posted by genialbutuhsomay | 24 Juni 2009, 18:48
  21. *mataku berkaca kaca baca postingan ini om… semoga amal ibadah bapak omiyan di terima ALLAH

    Posted by yangputri | 25 Juni 2009, 00:26
  22. “pertanda” memang kadang benar2 terjadi. Tapi bukannya ini pintar2nya manusia yg sok pintar bisa memprediksi sesuatu. Kita tahu ada pertanda kalo kejadian sebenarnya dah terjadi baru kita sankut2kan dengan fenomena2 sebelumnya. Akan lain cerita jika kita tahu dulu sesuatu berdasarkan pertanda, padahal kejadian sebenarnya belom terjadi.

    Btw, gw ikut merinding baca kisah orang tuanya mas..

    Posted by zefka | 25 Juni 2009, 00:38
  23. omiyan linknya dah nempel di blog saya
    salam balik

    Posted by kabariberita | 25 Juni 2009, 01:47
  24. kalau kangen sama ibu tak jarang sering terbawa mimpi

    Posted by sunarnosahlan | 25 Juni 2009, 03:16
  25. lagu jadul dul dul… hehehe😀

    trus, pas nulis ini netes gak air matanya?? *hiks hiks*

    Posted by diazhandsome | 25 Juni 2009, 04:35
  26. salam dari puang cahaya di bandung

    wahai saudarahku kaum perempuan

    janganlah engkau berpikir primitif memilih pemimpin misalnya, satu kampung, beribawah, berkharisma atau gagah (bukan gagap) perkasa

    karna kita tidak memilih kepala suku tapi memilih presiden

    Pilihlah presiden yang baru

    Yang berpikir baru

    Dengan visi dan misi yang jelas memihak kepentingan rakyat

    Bukan melanjutkan penderitaan rakyat

    http://puangcahaya.dagdigdug.com/

    Posted by puang cahaya presidenku | 25 Juni 2009, 04:38
  27. Uh…aku juga jadi kangen jadinya nih 🙂
    Thanks postingnya Mas…. Indah sekali…

    Posted by Yep | 25 Juni 2009, 09:30
  28. orang bilang saya paling mirip ayah saya alm, dari sikap dan tindak-tanduk. saya kadang bangga juga karena ayah saya terkenal jujur, keras memegang prinsip yang diyakininya benar, dan punya empati besar tanpa pamrih pada sesama. mudah2an saya bisa seperti itu. jadi makin kangen sama beliau setelah membaca tulisan ini.

    apa kabar ibu sekarang? udah baikan?

    #Omiyan:
    Alhamdulillah baik malah sehat dan gemukan

    Posted by wyd | 27 Juni 2009, 04:35
  29. jd tambah kngen ni ma almarhum ayah ..
    pngin deh bisa ketemu ma ayah .
    ya ALLAH pertemukanlah aku dg ayahku walaupun cuma lewat mimpi .
    AMIN

    Posted by eka | 26 Desember 2009, 02:53
  30. sem9a aml iBDahnYa di tRIma disi2 allAH,,…….AND m9A JAW ALLh SLALU MMBERI KMDHAN pda kaka?”…..dngn brsaha dan berdoa,insya”allah allh memBntu dLAm ksLTAn Kka……….AMIIIIIIIIIIII iiiiiiiiiiiiin………………

    Posted by dewi nur asiah | 21 Februari 2010, 08:56
  31. aq juga ,kalau kalau kangen ampe nag#ngis tersedu2,, pa lagi kalau dengar suara ADZAN ,, ya Allah ,, sunggguh kasihan

    Posted by ikha | 8 Mei 2010, 13:10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,465,988 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: