Sekedar Celoteh

Harapan Itu Dia Taruh Menjadi Seorang PNS


Seorang sahabat tidak pernah membayangkan dirinya kelak akan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil, karena harapan itu tidak pernah dia cita-citakan sejak masih sekolah yang ada dibenaknya adalah menjadi wiraswasta karena dengan alasan kebebasan waktu dan kreasi serta bebas dari aturan aturan dan birokrasi yang dirasa mengekang pendirian yang ada.

Bukan suatu alasan menjadi seorang PNS dengan tujuan untuk menjadi kaya, karena semua orang tahu bahwa dengan menjadi seorang PNS sudah dipastikan penghasilannyapun dipatok sebulan sekali, kalau adapun dia mendapatkan penghasilan “tidak resmi” diluar bulanan mungkin itu “jalan pintas” untuk menutupi kekurangan yang ada.

Dulu sahabat itu merasakan bahwa “gengsi” rasanya menjadi PNS karena konotasi dimata masyarakat yang “sedikit” jelek serta terkesan pemalas sampai ada istilah 902 yang artinya Masuk jam 9 Kerja o (nihil) pulang jam 2, dan sampai sekarangpun sahabat merasakan sekali istilah itu masih berlaku  karena emang kondisi dilapangan membuktikannya walau dibeberapa instansi telah terjadi perubahan karena adanya Reformasi atau dengan istilah lainnya Remunerasi Pegawai.

Sahabat tersebut terkadang berkeluh kesah, bagaimana dirinya merasa diasingkan karena dua ujung mata pedang menjadi pilihan yang meragukan antara menjadi “bangsat” atau “idealis” dengan konsekuensi masing-masing.

Beban yang dirasa terkadang bertambah ketik berada dilingkungan tempat tinggal dia berada tatkala sahabat tersebut mendapat sebuah pertanyaan yang terkadang berulang dia dapatkan dari saudaranya :

“..Kamu ini gimana sih mas, wong orang lain jadi PNS bisa kebeli rumah dan mobil padahal dia kerjanya sama ma kamu, kalian kan satu kerjaan alias satu instansi terus gaji alias penghasilan pasti sama toh..?”

Antara jawaban yang “membenarkan” dan “menyalahkan” selalu berkecamuk dalam diri sahabatku itu, namun dia lebih memilih jawaban yang bernada menenangkan keadaan.

“..Ya rejeki saya sudah seperti ini, Alhamdulillah saya terima toh kamu tahu sendiri gaji saya  Rp. 3.500.000, dengan mempunyai istri dan anak sudah bisa dipastikan berapa saya nabung dan buat kehidupan sehari-hari, kalau emang dia bisa kebeli yang lain mungkin mendapatkan rejeki lainnya…”

Ya walau sebagai manusia terkadang dia merasakan suatu “ketidak adilan” ketika dia harus menjadi orang jujur sudah bisa dipastikan TIDAK BISA BERMIMPI UNTUK MENJADI SEORANG BERADA tapi dengan sebuah impian lain yang sudah pasti dia dapatkan yaitu “KETENANGAN BATHIN.

Tapi kini sahabat ku itu sudah bisa tersenyum walau dengan kendaraan roda dua dan rumah yang asri setidaknya dia mempunyai harta yang berlimpah yaitu seorang pendamping hidup yang tidak pernah menuntut macam-macam bahkan menjadi pengingat agar diri sahabat tersebut untuk tetap menjadi dirinya sendiri tanpa harus menjerumuskan keluarga dengan kegelimangan harta…

Postingan ini saya persembahkan untuk sahabatku atas pelajaran hidup yang begitu indah

Gambar minjem dari sini nih http://ungatawwa.wordpress.com

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

45 thoughts on “Harapan Itu Dia Taruh Menjadi Seorang PNS

  1. petromax ya om….

    aq jg agak punya sedikit minat buat jd PNS om,,,terutama di Deplu, cuma..ya..belum bisa di wujudkan..soalnya niatnya msh sebatas “bisa jalan2 di luar negeri gartis” bukan bener2 niat kerja.hehhe

    ntar dech kalau udh bisa niat baik,,..

    Posted by mel | 24 Juli 2009, 05:10
  2. mmm… tadi pagi saya bertemu ama PNS yang berprofesi sopir angkot.

    Posted by Huang | 24 Juli 2009, 05:34
  3. @Mel : Hihihi siapa tahu bisa tercapai ….Amin

    @Huang : wwow hari gini y amas ada yang masih seperti itu

    Posted by omiyan | 24 Juli 2009, 06:43
  4. Kalo sudah ada modal, segeralah membuka wirausaha.
    Salam untuk sahabatnya😀

    *papaku juga mantan PNS*

    Posted by tukangobatbersahaja | 24 Juli 2009, 06:45
  5. @tukangobatbersahaja : betul mas, artinya kita memanfaatkan penghasilan yang kita tabung buat buka usaha dan siapa tahu bisa menambah penghasilan jadinya ada 2 kran tempat keluarnya rejeki …

    Posted by omiyan | 24 Juli 2009, 06:53
  6. bener mas jangan sampai ketika sudah diremunerasi tapi masih berkelakuan bak penjahat, ironis mas

    Posted by kabariberita | 24 Juli 2009, 08:49
  7. @ kabariberita : bener mas semoga masih ada mental PNS seperti itu

    Posted by omiyan | 24 Juli 2009, 08:52
  8. Kalau memang tidak suka jadi PNS ya keluar saja toh? Lha dulu kenapa melamar jadi PNS? Saya kira saat ini, dimanapun kita berada, ganjaran menjadi seorang idealis adalah pendapatan yang minim.

    Tapi itu kembali ke diri kita sendiri, mau apa sih kita hidup? Kita kerja buat apa? Menikmati hidup dengan penuh kejujuran dan kesantunan, atau mengejar materi demi menghidupi keluarga? Itu pilihan.

    Posted by mawi wijna | 24 Juli 2009, 09:17
  9. @ mawi wijna : Betul mas, sahabat saya tersebut sempat berpikir untuk keluar tapi ketika dia teringat begitu susahnya dalam mencari ekrjaan dia urungkan kembali tapi dia kini mempunyai satu pikiran baru…ini adalah saya dan hidup saya

    Posted by omiyan | 24 Juli 2009, 09:49
  10. PNS satu kata yang kadang membingungkan

    Omiyan jawab : ga usah bingung pak emang begitu hehehe

    Posted by sunarnosahlan | 24 Juli 2009, 10:02
  11. Mudah-mudahan pemerintah mendatang lebih memperhatikan kesejahteraan PNS… 🙂

    Posted by Yep | 24 Juli 2009, 10:16
  12. Iya Om …
    Jujur nih ya …
    Dulu waktu kuliah …
    Saya tidak ingin menjadi PNS …
    Idealisnya sih … “Pingin kaya … tapi dengan cara kerja yang lurus …”

    Itu sebabnya saya masuk swasta …

    Walaupun tidak kaya … but at least saya bisa terhindar dari “pemandangan $$” proyek dan ngobyek yang menggiurkan didepan mata …
    Kalau saya jadi PNS … saya tidak jamin bahwa saya bisa tidak tergoda untuk ikut coba-coba “ngobyek”
    saya manusia biasa …
    punya nafsu …
    punya keinginan …

    Itu sebabnya …
    Jauh-jauh dari hal itu deh … dari pada kegoda …

    (beuh panjang juga yak …)

    Salam saya

    Posted by nh18 | 24 Juli 2009, 10:30
  13. hehhe, bundo PNS niyh.. tapi di jalur fungsional bukan struktural
    cukup menyenangkan karena hanya fokus di bidang bundo, tanpa harus kejar2an jabatan.. sampe pensiun duduk manis jadi dokter gigi
    Alhamdulillah..

    yang penting visinya , bener tu Om..
    cita2nya adalah hidup dengan ketenangan batin.., kerja apapun okeh, asal halal.. Insyaallah ketenangan batin akan didapat..🙂

    Posted by nakjaDimande | 24 Juli 2009, 12:44
  14. PNS atau bukan kayaknya susah didikotomikan.
    Antar PNS saja bisa beda nasib, demikian antar Non PNS.
    Jadi menurut saya, kerja dimanapun, jenis apapun, bisa dibuat enak, bisa dirasa nggak enak.
    PNS bangkrut ada, yang super sukses juga banyak.
    Non PNS tak beda…
    Paling enak tetep jadi Omiyan…
    Percayalah…

    Posted by marsudiyanto | 24 Juli 2009, 12:56
  15. Saya juga pengen mas… tapi disini udah jadi rahasia umum, masih pake jalur uang pelicin… hiks… akan kah yang miskin kayak saya ini bisa jadi PNS?

    Posted by aris | 24 Juli 2009, 14:02
  16. waahh, lupa jalan-jalan ke sini nih! sori bos…

    jadi PNS ya? seru dong? ngurus-ngurus negara… ntar kalo maju kan PNS yang seneng juga🙂

    Posted by diazhandsome | 24 Juli 2009, 14:07
  17. Ini masalah beda nasib beda rejeki, PNS atau bukan

    Posted by nyegik | 24 Juli 2009, 16:33
  18. Kadang kasihan juga kalo lihat posisi mereka yg serba dilema tersebut. Semoga kebaikan akan selalu bersemayam di hati sahabat mas… Salam hangat selalu…

    Posted by Hary4n4 | 24 Juli 2009, 19:16
  19. rata2 emang kerja di pemerintahan tuh lebih nyantai dan enak ya.. hehehe.
    disini juga lho denger2 kalo bisa kerja di kantor pemerintah nyantai banget… dan gak bisa dipecat! tapi mau masuknya susah…

    ternayta dimana2 sama aja ya…😛

    Posted by arman | 24 Juli 2009, 23:01
  20. salut untuk sahabat Omiyan, yang tidak tergoda dan kuat iman. Padahal sudah jadi rahasia umum, menjadi PNS di instansi basah, yang penting justru kesempatan korupsinya yang bisa ribuan kali lipat dari gaji resmi.

    Posted by yanky dk | 25 Juli 2009, 00:12
  21. sore dalam germs omyan
    pa cabar?
    salam hangat selalu

    Posted by dobleh yang malang | 25 Juli 2009, 08:10
  22. sabar aja..

    Posted by AeArc | 25 Juli 2009, 13:59
  23. kenapa ga mampir2 ke blog aku?

    Posted by Dedi Suparman | 25 Juli 2009, 14:38
  24. kalo yg di BUMN itu termasuk PNS bukan ya?
    Soalnya kau ngerasa ada perbedaan antara PNS di BUMN sama PNS di departemen negara. Bueda buanged gitu kesannya. Kalo yg di BUMN lebih “keliatan” kerjanya ketimbang di departemen yg… yaa gitu deh..

    Posted by phiy | 25 Juli 2009, 23:58
  25. Aku tida begitu tertarik dan berminat dengan menjadi PNS dengan gaji yang lumayan mencukupi.
    karena menurut saya, saya akan lebih puas dan bangga jika mempunyai penghasilan yang lain
    tapi orang itu berbeda-beda. yang penting tuh penghasilannya halal itu akan lebih baik!
    salam sukses..
    Stop
    Dreaming Start Action

    Posted by Pasang Iklan Gratis | 26 Juli 2009, 05:32
  26. Yang penting berbuat yang terbaik dimana pun dia berada…penghasilan boleh kecil…yang penting income harus lebih besar….🙂

    Posted by Dita | 26 Juli 2009, 13:58
  27. 902 tu keknya ga ada deh di Depkeu
    hihihi

    Posted by deady | 26 Juli 2009, 14:40
  28. dulu aku juga kek gitu, ga ada cita2 jadi PNS…

    Posted by faridwajdiarsya | 26 Juli 2009, 16:09
  29. sangat tidak mudah menjaga idealisme ditengah masyarakat yang mengukur pencapaian keberhasilan dengan harta benda…

    Posted by itempoeti | 26 Juli 2009, 17:07
  30. benar tu om ga semua PNS kya gitu
    salam kenal….,

    Posted by cahjoker | 26 Juli 2009, 22:09
  31. pagi omiyan
    pa cabar
    salam hangat selalu

    Posted by bluethunderheart | 27 Juli 2009, 01:43
  32. sedari kecil saya ga berminat jadi PNS, dan ga pernah juga jadi PNS. hahaha….
    btw, salut deh sama sahabat OM Iyan..

    Posted by Casual Cutie | 27 Juli 2009, 01:47
  33. berkunjung……..
    ini kunjungan dari seorang pns yang gajinya tidak sampai/di bawah rupiah yang disebutkan postingan ini……….

    Posted by javanese | 27 Juli 2009, 04:06
  34. selama sore om. wah ulasannya lengkap sekali. tapi sampe sekarang koq saya belum tertarik jadi PNS yah, malah istri yang berencana “ngadu nasib” ikut tes PNS saya larang. blom sreg aja….

    oiya, om iyan udah di link di http://www.bakudara.com

    mari om

    Posted by annas | 27 Juli 2009, 04:54
  35. Assalaamu ‘Alaikum
    Di departemen tertentu istilah 902 mungkin masih ada dan saya pikir kebanyakannya begitu, masuk jam sembilan (bahkan lewat 59) kerjanya “NOL” dan keluar jam 2 pas deh 902.
    Makanya Al Hamdulillah PNS aku sih guru, jadi gak kena 902 :mrgreen::mrgreen::mrgreen:

    Posted by abifasya | 27 Juli 2009, 05:23
  36. wah, nggak ngerti

    Posted by Riffy | 27 Juli 2009, 07:34
  37. kalo saya, sampe sekarang, belum ada keinginan sama sekali untuk menjadi PNS

    Posted by zulhaq | 27 Juli 2009, 09:10
  38. Saya rasa jadi PNS mempunyai tanggung jawab moral yang berat…
    soalnya saya mengalami hali itu…
    Kalo memang dijalani secara benar berat juga jadi PNS Pa’…?

    Posted by The Bunglon's | 27 Juli 2009, 09:18
  39. Dibalik kesuksesan seorang pria ada seorang wanita yang menopangnya🙂

    Jadi, budi luhur istrinya itu sungguh indah. Bahkan bisa tetap menjaga langkah kaki suaminya sari godaan korupsi…

    Posted by Eka Situmorang-Sir | 28 Juli 2009, 04:46
  40. daku mah kenalnya 703, om.
    salam superhangat

    Posted by cenya95 | 28 Juli 2009, 09:00
  41. Wah… apa kata dunia hari gini maseh mikirin mau jadi PNS… Akh…akh…akh..
    Klu sudah masuk harus siap-siap dgn konsekwensinya

    Posted by agoesman120 | 29 Juli 2009, 06:17
  42. Berjuang untuk hidup!!!
    Semangat berwirausaha mandiri…

    salam hangat…
    http://pedagangmuslim.com

    Posted by Fitri | 3 Agustus 2009, 09:02
  43. Jadi PNS tidak semuanya mujur,contoh konkrit adalah saya udah jadi PNS 14 tahun,Gol IIId berjalan 3 tahun ibarat terbang udah nyampai luar angkasa toh akhirnya kariernya juga hancur,mengapa saya bilang hancur ? karena menurut kenyataan yang ada adik-adik yang belum begitu banyak pengalamanya dan jam terbangnya masih rendah udah menempati posisi yang bagus-bagus dan sok gaya di karenakan mempunyai link yang kuat di lingkungan kerjanya,maka akhirnya menimbulkan rasa yang tidak berkeadilan juga sebagai sesama PNS,padahal menurut saya bila dibandingkan tingkat kedisplinanya tidak kalah juga, apel pagi jam 7.15 dan apel sore jam 15.15 juga saya ikuti,pekerjaan yang menumpuk juga saya libas sesuai kemampuan dan target nyatanya nasib juga tidak berubah. Kalau kita pikir-pikir kok ya berat juga kalau caranya begini anak udah 2 yang kerja cuma saya dan tidak punya sampingan yang lain,ya gaji cuma pas-pasan untuk pulang pergi + kebutuhan hidup 1 bulan.Mau sambat,sambat sama siapa ? wong hidup sekarang ini serba susah,dan merikuhkan terus bgaimana lagi kalau tidak dipertahankan.

    Posted by Wahyu Noyo Raharjo | 11 Mei 2010, 17:56
  44. Ketika kita memutuskan untuk menjadi PNS PSN… kita harus siap hidup sederhana…. buang jauh-jauh ingin punya mobil dan rumah mewah…..Karena PNS adalah pengabdian… kalau jadi PNS karena mau kaya harta…dan terhormat…lebih baik jangan jadi PNS…
    kasihan negara tercinta ini….

    Posted by raden | 19 Mei 2010, 12:32
  45. Mas wahyu, saya juga PNS… dengan pangkat yg sama dengan anda jg sebagai staf, saya tidak merasa iri ataupun minder dengan temen 2x yang lebih junior tapi sudah mendaptkan jabatan….apalagi jabatan itu didapat dengan cara-cara yang kurang terpuji….jabatan itu dalah amanah yang harus kita pertanggungjawabkan di dunia dan akherat..sangat berat janggungjababnya..kita lupa dengan itu..jadi staf saya rasa lebih baik.. karena kita bisa menghindar dari pekerjaan-pekerjaan yang tidak sesuai dengan hati nurani… saya rasa anda tahu itu… yang penting kita tetap menjadi PNS yang baik…. dan amanah

    Posted by raden | 19 Mei 2010, 12:48

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,466,003 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: