Sekedar Celoteh

Mengisi Hari Di Hari Tua


Apa yang ada dibenak anda ketika melihat photo photo dibawah ini rasa sedih, jengkel, malu, gengsi, terenyuh atau semua perasaan berkecamuk dan bercampur aduk menjadi satu yang jelas tunda dulu perasaan itu karena photo ini telah mengingatkan diri kita bahwa kelak akan ada masanya kita untuk berhenti dari segala aktifitas sekarang tapi ada aktifitas lain untuk sejenak mengisi kekosongan waktu.

Yuk kita sejenak lihat mereka……

Jadi tolong simak ceritanya.

KOMPAS.com — Meski usia mereka sudah di atas 70 tahun, perempuan-perempuan tua asal Dusun Gulon, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, ini masih cukup produktif. Mbah Mugiyono, meski secara pasti tidak bisa menyebutkan berapa umurnya, perempuan yang sudah habis giginya ini, masih bekerja.

“Di sini bukan upah semata yang dicari. Di tempat ini, kami bisa bercanda, bisa bercerita, dan bisa ngerumpi dengan sesama orang tua,” kata Mbah Mugiyono dalam bahasa Jawa kasar.

Orang-orang seperti Mbah Mugi memang tidak hanya membutuhkan pekerjaan untuk mengusir rasa jenuhnya di rumah, tetapi mereka memerlukan komunitas untuk saling mencurahkan isi hati. Sambil menjadi penyortir kedelai hitam, mereka bisa berkisah tentang apa saja.

“Upah di sini tidak seberapa, hanya Rp 250 per kilogram kedelai bersih. Per hari kami hanya bisa menyortir 7 sampai 10 kilogram kedelai. Bisa dihitung sendiri kan upah saya? Namun, bukan itu yang kami cari. Berkumpul dengan sesama orang yang sudah lanjut inilah yang sangat menyenangkan,” katanya….

Sumber : Kompas Judul Asli Artikel Perempuan Perempuan Tua Bahagia

Apakah kita bisa menyalahkan yang memperkerjakan mereka jelas tidak karena mereka bekerja semata-mata dari keinginan mereka sendiri,ya dihari tua atau dimasa pensiun terkadang buat seseorang yang sudah terbiasa beraktifitas dimasa mudanya terkadang ada perasaan ga betah jika harus berdiam diri dan biasanya banyak cara dilakukan agar tetap bisa beraktifitas walau ringan tapi efektif untuk melepas kejenuhan waktu daripada berdiam diri dirumah dan hal yang utama adalah bisa tetap berkomunikasi dengan satu sama lain.

Seperti yang saya lakukan pada ibu saya, ketika saya melarang beliau untuk beraktifitas beliau malah berkata …” Biarkan mama beraktifitas yang penting kamu tidak menyuruh saya, karena jika mamah berdiam diri badan terasa pegal…”.

Namun hal utama ketika kita dihari tua semoga pasangan (suami/istri) bisa tetap ada disamping kita karena usia perkawinan yagn langgeng menciptakan Dua Hati Menjadi Satu dan padu maka ketika kita kehilangan salah satunya jelas hati kita terasa hampa….dan kewajiban kita sebagai anak tetap menjaga mereka.

Saran saya jika anda membaca artikel ini putarlah instrumen Musik Hadad Alwi (maaf judule lupa), biar suasana hati terasa lain.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

17 thoughts on “Mengisi Hari Di Hari Tua

  1. neneku hingga kini msh tetap menjadi penjual beras

    Posted by aziz | 20 Agustus 2009, 06:09
  2. aku belum sempat mencari musik hadad alwi tsb.. tapi aku tau rasa hati yang om maksud..

    Posted by nakjaDimande | 20 Agustus 2009, 10:20
  3. Amiiin untuk doanya… tumbuh tua bersama pasangan.
    Anw Om iyan, supaya tua nanti tidak masih hrs berpeluh2 mencari uang, pensiun harus direncanakan dari sekarang…

    Posted by Eka Situmorang - Sir | 20 Agustus 2009, 10:53
  4. Iya om semakin tua badan harus sering digerakkan dan sering membaca supaya gak cepet pikun..

    Posted by septarius | 20 Agustus 2009, 13:04
  5. emang benar kalau usia segitu di sebut usia balita, tapi sering kita jumpai pada saat usia-usia segitu orang-orang justru masih harus menghadapi keras & kejamnya dunia…,
    selamat puasa ya Om..,

    Posted by cahjoker | 20 Agustus 2009, 14:56
  6. Iya Om, terkadang suka membayangkan kalau saya panjang umur akan seperti apa hari tua saya nanti, apakah saya akan menjadi manula yang pikun, produktif atau hanya akan menyusahkan orang di sekitar saya??

    Berharap sih pastinya ingin bisa selalu melewati hari-hari di dunia ini bersama orang terkasih,namun jika pun tidak, maka yang terpenting ada DIA yang selalu menjaga, insyaALLAH…

    Selamat puasa Om, maaf lahir bathin.

    Posted by RitaSusanti | 20 Agustus 2009, 16:04
  7. Mungkin ada baiknya mulai memikirkan apa yang akan kita lakukan di hari tua nanti. Sekarang juga!

    Gimana Om?

    Posted by Ekodeto | 20 Agustus 2009, 16:34
  8. ehmm jadi terenyuh..

    Posted by andif | 20 Agustus 2009, 21:15
  9. Tidak ada salahnya menjelang bulan suci ramadhan ini bermaaf maafan, maka dari itu maafkan lah daku atas segala tindakan dan ucapan yang tidak mengenakan.
    Marhaban Yaa Ramadhan… ^_^

    Posted by kupatahu28 | 21 Agustus 2009, 03:06
  10. udah pada nonton curious case of benjamin button ?😀

    Posted by bakulrujak | 21 Agustus 2009, 04:01
  11. melihat itu,membuatku tersentuh dan terharu😦
    diusia senjanya… **ahh sayan9na aku nda pernah punya nenek karna mreka sudah tidak ada sejak aku lahir..

    jika ituh kein9inan mreka men9habiskan amsa senjanya sun99uh hebat.. tapi tetap membuatku menan9is ..

    yan,maafkan ya,dan met puasa🙂

    Posted by wi3nd | 21 Agustus 2009, 06:32
  12. Selamat siang Juragan..

    Ada oleh-oleh award dari AnakBangsa..

    sekalian ada misi rahasia..hehe..

    Salam AnakBangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/08/19/wew-celoteh-award-anakbangsa/

    Selamat menjalankan ibadah puasa ya Gan..

    Posted by celotehanakbangsa | 21 Agustus 2009, 06:58
  13. orang tua itu akan merasa pegal kalau badannya ga digunakan untuk bergerak. itu kata nenekku.

    Posted by samsul arifin | 21 Agustus 2009, 09:34
  14. benar, om. usia tua semestinya tidak menjadi alasan untuk berhenti beraktivitas. tentunya aktivitas yang tidak berbahaya bagi kesehatan dan sesuai dengan kondisi para geriatri itu. berhenti beraktivitas hanya akan mempercepat/memperburuk progresivitas demensia dan penyakit-penyakit degeneratif lainnya.

    Posted by marshmallow | 22 Agustus 2009, 14:02
  15. terharu banget bacanya..
    klo liat, kok kayaknya ga tega ya.. tapi ternyata ada kenikmatan sendiri buat mereka masih bisa beraktivitas dan berkumpul dengan sesama ibu2 lainnya..

    Posted by Ade | 22 Agustus 2009, 19:59
  16. jadi terharu…
    makasih dah berkunjung….
    jangan bosan ya hehehehew….

    Posted by endra | 23 Agustus 2009, 14:05

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Mengisi Hari Di Hari Tua | Update Blog Terbaru - 20 Agustus 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,464,039 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: