Sekedar Celoteh

Birokrasi Kompleks …. Hari Gini !!!


Bacot mungkin sebuah kata yang kasar kalau buat ukuran orang sunda yang berarti LOBA OMONG alias OMDO alias Omong Doank dengan kata lain hanya sebatas ucapan dan kalau dipraketekin dengan kehidupan nyata rasanya susah untuk dilakukan termasuk konotasi kata Korupsi, yang terkadang menurut saya sendiri lebih banyak kepada SLOGAN DALAM SEBUAH KEGIATAN/SPANDUK/STIKER tapi dialam Nyata rasanya susah untuk “Tidak” terjerumus ke lubang Korupsi.

Kata Korupsi itu sendiri sudah mengalahkan kata Kolusi dan Nepotisme dan merupakan Kata Paling Fenomenal di Tahun 2009 selain rekan kata KORUPSI yaitu REKAYASA (bagian dari Korupsi), karena “mungkin” bisa jadi Korupsilah awal dari terjadinya kejadian lanjutan Kolusi dan Nepotisme itu sendiri, tapi retorika untuk bisa lepas dari tindakan Korupsi rasanya lebih berkumandang ditempat-tempat tertentu atau dikota-kota besar dan ditujukan buat intansi-intansi tertentu, tapi tidak menyeluruh ke pelosok Nusantara.

Tulisan ini adalah sebagai bentuk rasa kekecewaan saya karena di Era yang “katanya” Reformasi yang katanya “Bebas dari KKN” justru bisa saya bilang masih ada tempat-tempat yang tidak tersentuh dalam penanganan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme tersebut.

Jadi inget sebuah lagu dari kelompok SLANK yang berjudul BIROKRASI KOMPLEKS ternyata masih ada dijaman sekarang dengan berbagai alasan yang dengan kata lain atau istilah Zaman Kegelapan (DARK AGE) yaitu KALAU EMANG BISA DIPERLAMBAT NGAPAIN DIPERCEPAT.

Bisa dibilang Birokrasi di Indonesia terutama instansi yang berada dibawah yaitu kelurahan dan kecamatan (saya khususkan disuatu kelurahan xxxxx di Kabupaten Serang) yang menurut saya lebih banyak menghabiskan energi percuma dan saya yakin di kelurahan dan kecamatan lain didaerah lain tidak terjadi, sebuah pengalaman yang murni saya alami adalah ketika saya membeli sebidang tanah disuatu daerah dan oleh sipenjualnya ternyata untuk pengurusan AJB nya menggunakan PPAT Camat padahal sebelumnya saya kira menggunakan PPAT/NOTARIS, tapi dari awal saya menandatangani AJB tersebut kurang lebih dari tanggal 29 November 2009 hingga sekarang ternyata belum kelar dengan alasan bahwa “Pak Camat”nya ga ada ditempat, saya sendiri jadi bingung yang lambat ini yang ngurusin (suruhan sipenjual) padahal semua persyaratan ADMINISTRASI (Dokumen) sudah lengkap atau emang “benar” Pak Camatnya ga ada (dalam hati masa ga ditempat sampai 2 minggu) atau ada hal lain (maaf) yang emang kurang “Persyaratan” pendukung lainnya, bayangkan aja satu dokumen AJB baru/belum  beres (kalau iya) selama 2 minggu apalagi kalau yang ngajuin 10 orang berapa minggu jadinya ???????????????????? atau mungkin musti pake Istilah Lebih Gede Lebih Cepat hahahahaha.

Jika saya berpikir logis seharusnya sebagai bawahan bisa mengingatkan atasannya jika ada dokumen yang harus ditandatangani mengingat pentingnya dokumen tersebut setidaknya jadwal acara /kegiatan seorang Pimpinan bisa diberitahukan kepada bawahan agar dokumen yang musti ditandatangan bisa segera dibawa kemejanya.

Saya suka berpikir antara gaji dan pungutan itu berfungsi buat apa, logikanya sekarang begini …

Anda bekerja dan pastinya anda digaji, sudah pasti anda TIDAK DIPERBOLEHKAN menerima penghasilan lainnya yang tidak ada aturannya (kode Etik).

Gaji diberikan untuk orang yang bekerja di Instansi atau Non Isntansi baik bersifat pelayanan maupun tidak.

Berarti Pelayanan dan produknya tidak dipungut biaya karena sudah ada gaji…karena Pelayanan dan Produknya adalah bagian dari pekerjaan itu sendiri.

Saya yakin siapapun yang pernah melakukan pengurusan mengenai identitas baik itu KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Tanah, dll dan sudah pasti selalu ada pungutan didalamnya…(saya pertegas ini yang terjadi didaerah saya, dan saya yakin didaerah lain tidak terjadi), padahal di TV atau Media Cetak jelas tertulis Pelayanan Dibebaskan dari berbagai pungutan sayangnya hanya sebatas Iklan.

Pasti kita pernah melihat sebuah PAPAN PENGUMUMAN tentang KEWAJIBAN WARGA NEGARA untuk memiliki Kartu Tanda Identitas yang diantaranya KTP, KK, Akta Kelahiran dan lain-lain. Namun sayangnya ketika kata KEWAJIBAN yang berarti KEHARUSAN YANG DIPAKSAKAN dilaksanakan oleh WARGA NEGARA why kenapa kunaon selalu ada pungutan padahal saya pernah menanyakan ATURAN HUKUM ATAS PUNGUTAN TERSEBUT MANA !!!!! SURAT EDARAN nomor berapa.. atau SK Nomor Berapa atau Siapa yang nerbitin tak pernah sekalipun bisa dibuktikan atau ditunjukkan !!!

Tapi apa yang terjadi di instansi terkait yang ada malah pungutan pungutan dan biasanya bervariasi mulai dari yang katanya “seikhlasnya” hingga yang besarannya ditentukan sesuai dengan jenis transaksi tersebut.

Seharusnya wujud dari slogan Pelayanan Prima bisa dengan nyata diterapkan, padahal disisi lain sudah ada Instansi yang benar menerapkan dari arah Remunerasi tersebut dan bisa dibilang telah berubah walau belum 100%, salahs atu contohnya adalah  pelayanan dalam pengurusan NPWP bisa dibilang sudah minim pungutan dan memberikan kesempatan kepada kita selaku Wajib Pajak untuk melakukan pengurusan sendiri karena apa yang saya alami ketika kita melakukan pengurusan itu dilakukan sendiri ternyata memang tidak ada biaya tapi akan lain hal bila menggunakan Jasa orang.

Namun saya berharap pemberantasan Korupsi memang benar harus bisa dicontohkan dari atas Mulai Presiden, DPR, Gubernur, Bupati dan semua orang yang memangku jabatannya karena jika mereka bersikap bersih (dalam artian sebenarnya) maka saya yakin institusi yang ada dibawahnya juga akan mengikuti dan hal utama adalah SANKSI HUKUM YANG ADIL DAN PANTAS BUAT PELAKU KORUPSI.

Namun satu hal pastinya yang musti digaris bawahi sebagai Awal Pemberantasan Korupsi adalah Penerimaan Bakal Calon Pegawai Negeri Sipil seharusNya sudah bebas dari Pungutan pungutan, karena merekalah calon Birokrat yang nantinya melayani masyarakat, apalah jadinya jika dari awal masuk menjadi seorang PNS sudah harus mengeluarkan “BIAYA” masuk yang besar hingga ratusan juta maka sudah pasti kembali Hukum Dagang akan berlaku yaitu secepatnya mengembalikan Modal yang Keluar…kalimat ini didasar setelah 2 bulan kemaren saya menerima sms dari seorang Saudara di Kota Maxxxxxka, kurang lebih isinya seperti ini :

A punteun upami aya artos bade nambut 10 juta kanggo lebet PNS kumargi abdi nembe gaduh 50 juta…….. (A maaf kalau ada uang mau pinjam 10 juta buat masuk jadi PNS soalnya saya baru punya 50 juta)…”

Jika kita mau jujur coba perhatikan lingkungan disekitar kita akan banyak hal ganjil dan ga lumrah terjadi dengan lingkungan kita banyak orang dengan penghasilan ga seberapa tapi bisa bla bli blu. Saya sendiri mungkin bisa jadi sebagai pelaku korupsi atau sebagai korban dari tindak tersebut, tapi alangkah nikmatnya ketika kita hidup hanya dengan uang yang membawa keberkahan, saya dan anda pasti yakin ketika kita menikmati uang halal maka dalam hati setiap orang selalu ada perasaan tenang tapi ketika kita hidup tidak wajar dari hasil uang ga halal saya yakin perasaan was was dan tidak tenang selalu muncul setiap saat.

Tulisannya panjang juga ya, dan saya garis bawahi sekali lagi semoga tidak ada pihak yang tersinggung dengan tulisan ini terutama dengan kata Kecamatan dan Kelurahan atau instansi lain karena ini murni yang saya alamin didaerah saya tinggal dan saya yakin daerah lain sudah tidak ada seperti ini, mohon maaf jika tidak berkenan karena ini sebagai ungkapan hati dari seorang rakyat kecil yang ingin dalam setiap Pengurusan Surat Surat yang DIWAJIBKAN PEMERINTAH seharusnya DIWAJIBKAN pula TERBEBAS dari PUNGUTAN bukan KEWAJIBAN buat bayar “Seikhlasnya” buat petugasnya atau istilah kotornya PELAYANAN GRATIS PRODUKNYA TIDAK.

Salam hangat buat Indonesia Tercinta, Maju terus Bangsa Ini Jangan Jadikan Generasi Kami Sebagai Generasi Haram Tapi Jadikan Kami Sebagai Generasi Bersih Dalam Setiap Aspek Kehidupan…..

Catatan : Apapbila ternyata pengurusan AJB emang ada aturannya memakan waktu cukup lama, mohon untuk diklarifikasi karena saya sendiri belum menemukan aturan seperti itu..atau setidaknya SOP  atas Penyelesaian Permohonan AJB jika ada…Salam

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

28 thoughts on “Birokrasi Kompleks …. Hari Gini !!!

  1. Ah pertamaaaxxxxxxxx

    Tumben saya serius tapi ini adalah Wujud dan Bukti Kekesalan atas Birokrasi yang masih terjadi di Pemerintahan paling bawah…..kapan rakyat bisa menikmati waktu untuk urusan lainnnya jika satu pengurusan bisa selama dan seribet giniiiiiii…

    Posted by omiyan | 11 Desember 2009, 08:05
  2. maju terus indonesia ! pantang menyerah. lawan korupsi !!!

    Posted by mata | 11 Desember 2009, 08:45
  3. sabar om emang seperti itu kondisi dilapangan, saya juga ngalamin tapi mau gimana kita nih rakyat mau teriak .. teriak kesiapa coba

    Posted by kabariberita | 11 Desember 2009, 09:34
  4. jangankan mas omiyan, saya yang berada dalam lingkar birokrasi (PNS) seringkali mengurut dada saat membuat suatu produk, karena banyaknya meja yang harus saya datangi…….

    Posted by komuter | 11 Desember 2009, 09:46
  5. Itulah kenyataan yang tidak bisa dihilangkan,sudah mendarahdaging ,,
    Bade dikumakeun deui 😛

    Posted by Dangstars | 11 Desember 2009, 10:10
  6. sabar om. Walau saya ndak ada rencana beli tanah, tapi bisa buat saya lebih waspada lagi terutama tentang AJB.

    Posted by Mawi Wijna | 11 Desember 2009, 11:27
  7. Meskipun sudah sedemikian parahnya kita tetap kudu optimis bahwa suatu ketika negeri kita bebas korupsi.

    Posted by alamendah | 11 Desember 2009, 11:30
  8. Wah wah wah giemana nih aku gaptek ama ini. Ya sudah kalahu begitu ya begini saja deh😀

    Posted by udienroy | 11 Desember 2009, 12:10
  9. memang bener buanget kang, abi oge ker karesel jeung nu di laluhur….hoyong ngenah sorangan wae nya kang…..jigana urang kudu ngadoa…mugi aya nu bakalan ngabereskeun sagala masalah bangsa urang nya kang, tapi jigana oge kudu orang sunda nu mingpin nya

    Posted by JR | 11 Desember 2009, 12:25
  10. hehey, curhatna kena di hati. baca tulisan ini jadi hayang ceurik, tapi tetep seuri. Baca postingan ini bikin hati gemes, sebal sama birokrasi. Keuheul, kenapa hobi korupsi? Heueueueueuh!

    Posted by Ayahnya Ranggasetya | 11 Desember 2009, 12:30
  11. Om slankers juga ya…,
    salam SPBU

    Posted by tyan's | 11 Desember 2009, 15:31
  12. birokrasi masih saja ada yang diotak-atik

    Posted by sunarnosahlan | 11 Desember 2009, 22:38
  13. Soal sertifikat tanah, sama kek budhe saya kang, setahun baru kelar. tingkatnya kelurahan sih, dan itupun gara2 budhe memberanikan diri lapor ke camat. alhasil, pamongnya jadi benci sama budhe😀

    Saya juga gitu, pas legalisir KTP saya tanya “bayar berapa pak?”, “Seikhlasnya aja dek, buat biaya administrasi”. Saya kasih di auang 50.000-an, ehhhh, bilang se-ikhlasnya, di kasih kembalian 45.000. sama aja pasang tarif pak kalo gitu😀

    * Inget lagunya SLANK, -birokrasi kompleks-

    oiya, jadi numpang curhat😛

    Posted by JakaPrasetya | 12 Desember 2009, 02:36
  14. Korupsi oh korupsi, pungli oh pungli, birokrasi oh birokrasi …

    bener2 bikin emosi kl ngomongin ektiga itu😀

    http://aribicara.blogdetik.com/index.php/2009/11/30/berwisata-dan-belajar-di-dengan-alam/

    Posted by Aribicara | 12 Desember 2009, 03:38
  15. sayah dukung hari anti korupsi😀

    Posted by Qie | 12 Desember 2009, 04:39
  16. ga ada yg gratis memang, birokrasi mesti segera ditatar n butuh kesadaran dari masing2 personal dulu deh kayaknya, ya kan mas🙂

    Posted by mahardhika | 12 Desember 2009, 06:20
  17. jadi ingat lagu jadul, pungli dimana mana dari atas sampe bawah

    Posted by ruanghatiberbagi | 12 Desember 2009, 06:21
  18. saya juga maunya begitu mas, bebas korupsi saat pengurusan apapun di instansi manapun, sayangnya sampai saat ini baru sebatas angan2 ..

    Cara Membuat Web

    Posted by Cara Membuat Website | 12 Desember 2009, 06:50
  19. omm kalo mau urus2 kewajiban perpajakan udah enggak ada lagi yang begituan omm kl nemu langsung aja ke Call Center 500200, nantik ditindak lanjuti…..

    Posted by Erikson | 12 Desember 2009, 08:20
  20. Pengalaman Anda adalah pengalaman kami juga.
    saya berusaha menikmati birokrasi yang kompleks itu…ahh..ternyata tidak bisa.

    Posted by BaNi MusTajaB | 12 Desember 2009, 18:29
  21. ini lah realita kita

    Posted by ciput mardianto | 13 Desember 2009, 09:00
  22. Blog Walking malam hari di penghujung pekan, mengais ngais ilmu dari para sahabat, mencari sesuap pengetahuan dan segenggam persaudaraan salam ketulusan dari ruang hati ku

    Posted by Ruang Hati | 13 Desember 2009, 16:14
  23. sudah prosedur pak..
    kami hanya menjalankan tugas yang sudah diatur dari sononya..
    😀

    Posted by bakulrujak | 14 Desember 2009, 03:37
  24. jadi berasa kalo lagi hidup di indonesia🙂

    Posted by kelly amareta | 14 Desember 2009, 03:53
  25. Saya ikut geram ni Om …

    BTW …
    PNS … 60 juta …
    OMG … buat apa aja ya itu ?

    Salam saya

    Posted by nh18 | 14 Desember 2009, 05:39
  26. yah, itulah cermin birokrasi di negeri ini, hanya buat KTP saja yg katanya gratis, kalau bayar Rp20ribu, bisa cepat selesai, apalagi utk hal2 yg lain.
    Kapan ya mau berubahnya kondisi ini ?
    salam.

    Posted by bundadontworry | 15 Desember 2009, 06:39
  27. kemarin aku ke kantor polisi mas untuk buat surat kehilangan karena sang ATM hilang entah kemana. Then..setelah menerima surat itu aku tanyakan ke polisinya
    “Pak, ada biaya administrasinya?”
    jawabannya:
    “gak ada sih mbak, tapi kalau mo ngasih juga gak apa-apa” *sambil nyengir

    wakakaka… itulah cermin birokrasi di negri kita om…kasian bgt ya!

    Posted by Ria | 18 Desember 2009, 18:22
  28. terimakasih tulisannya, kunjungi juga semua tentang Pakpak di http://boeangsaoet.wordpress.com

    Posted by SAUT BOANGMANALU | 15 Januari 2010, 08:31

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: