Sekedar Celoteh

Yuk Berkomentar Dengan Cerdas


Apa yang anda rasakan ketika menerima komentar dari seseorang entah blogger entah pengunjung biasa tapi bukannya berkomentar dengan tujuan baik yaitu sebagai klarifikasi atau tambahan postingan tersebut tapi justeru komentar tersebut ditambaha dengan kata Tolol dan Bego.

Nah ini juga saya jumpai entah maksudnya apa mungkin yang bersangkutan lebih paham masalah Sepeda karena komentar “beliau” ini menyangkut kegiatan sepeda saya yaitu postingan yang berjudul Dari Cinta Ada Nafsu (Masaย Sih), memang berkomentar itu ga ada aturannya atau terserah yang mau koment tapi alangkah baiknya jika dengan kata-kata atau kalimat yang baik yang justru membantu saya dan pembaca lainnya.

Mungkin postingan ini sebagai jawaban saya kenapa saya menggunakan Premier 3.0 sekaligus jawaban atas komentar “beliau” tersebut :

  1. Saya berolahraga cari sehat bukan cari biaya mahal
  2. Saya sendiri selama menggunakan sepeda tersebut mampu kok menggoes pedal untuk kondisi jalan tanjakan.
  3. Jika kita ingin sepeda lebih ringan ya pastinya saran saya beli aja yang puluhan juta tapi ingat kita kan cari keringat bukan cari mahal…
  4. Saya olahraga untuk menguatkan otot tentunya dengan kondisi ban original Dari Polygon yang menurut “beliau” berat buat saya ringan kok.
  5. Setiap orang beda sudut pandang masalah menggoes sepeda, karena kalau goesan kita ringan ya wis sepedaan aja dirumah kan ada alatnya hehehe.
  6. Ga perlu ngomel untuk bersikap cerdas tapi buatlah klarifikasi yang lebih santun

Nah mungkin dari saya cukup 6 point atas komentar “beliau” yang maaf sudah saya hapus karena rasanya tak pantas komentar tersebut saya setujui di Blog ini.

Memang terkadang ketika pengetahuan kita lebih dari orang lain maka orang yang pintar dan bijak akan selalu mengklarifikasi atas postingan orang lain yang dirasa kurang informasinya dan itu pastinya akan lebih baik karena jadinya postingan klarifikasi tersebut menjadi penjelas atas postingan sebelumnya, tapi jika tak mampu menuangkan dalam kata-kata ya sebaiknya diam jika tak mampu.

Saya sendiri jika membaca postingan seorang sahabat atau Blogger jika itu bertolak pada aturan yang ada maka saya sebisa mungkin peraturan yang menjadi landasan dalam komentar saya contohlah dalam masalah debat Agama atau mengenai lainnya karena masalahnya hal senstitif butuh sesuatu yang menjadi dasar atas tulisan kita nanti.

Saya yakin orang yang mengenal dunia blogger baik yang lama maupun baru akan lebih mengerti dan paham tentang tata krama dalam berkomentar jika tak suka tidak berkomentar itu lebih baik atau jika ada jawaban yang lain yang lebih pantas sebaiknya Yuk kita kemukakan dengan cerdas dan santun.

Ya sudahlah toh saya juga dah lupa dia berkomentar apa yang jelas bentar lagi liburan ayo kita isi liburan untuk meliburkan isi otak kita yang terkadang terlalu penat sehingga banyak kata-kata aneh bermunculan dimulut heheheheheh, salam hangat buat semuanya

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

24 thoughts on “Yuk Berkomentar Dengan Cerdas

  1. Wah,,itu namanya komentar gak pantas dong,,
    Langsung saja Om di reject
    Masih ada ya hari gini yang komen gitu ๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

    Posted by Dangstars | 21 Desember 2009, 05:55
  2. udah mas, hehehehe

    Posted by omiyan | 21 Desember 2009, 05:57
  3. Komentar walau bebas tapi harus ada etikanya, jadi kita berkomentar anggapa aja kita bertamu dan harus bersikap dan bertutur kata yang baik walaupun isinya kritikan

    Posted by anny | 21 Desember 2009, 06:08
  4. setuju, mari kita budayakan tidak asbun, melainkan menghargai empunya blog dengan meningglkan komen yg bermutu dan membangun

    Posted by Ruang Hati | 21 Desember 2009, 06:29
  5. Sabar aja mas. Zaman kebebasan begini, banyak yang menyangka kalo kebebasan gak perlu bertanggung-jawab.

    Posted by Zico Alviandri | 21 Desember 2009, 07:40
  6. Hehe.. Itu biasa oom. Apalagi di jaman main tabrak kyk sekarang..
    Klo kata orang, “sing waras ngalah aja”…๐Ÿ˜€

    Posted by adit-nya niez | 21 Desember 2009, 08:29
  7. wah pasti saya juga terganggu kalau mendapat komentar dengan kata- kata kasar seperti tersebut, reject aja

    Posted by riFFrizz | 21 Desember 2009, 08:47
  8. Wew…mungkin beliau pakainya Colossus RoyalSeries 2009 kali, makanya bisa menghina-hina Premiere :p

    Tapi sebagus apapun sepeda yang bisa bikn sepeda itu gerak ya DENGKUL! Saya pakai Sepeda lawas, Mongoose Rockadile SX tahun 1996 tapi tetep bisa kok menaklukkan Pakem Jogja๐Ÿ˜€. Bahkan saya punya temen wanita pakainya sepeda Jengki, Polygon Sierra DX, dan bisa sampai Kaliurang. Ayo om, sepedaan terus, di Jogja sini saya juga sepedaan bareng B2W kok.

    Posted by Mawi Wijna | 21 Desember 2009, 08:59
  9. heheheheh tul sekali …. apapun sepedanya jika dengkul kuat kenapa tidak halah hahahha

    Posted by omiyan | 21 Desember 2009, 09:07

  10. Waduh maaf ya om kalo komenku selama ini becanda mulu, aslinya aku emang cengengesan sih๐Ÿ˜€
    ..

    Posted by septarius | 21 Desember 2009, 12:00
  11. wah betul betul betul… tp btw, coba baca postting saya mas.. apa masih bisa diterima??? http://arissugianto.blogspot.com

    Posted by aris | 21 Desember 2009, 13:09
  12. yap… aku setuju.
    orang pintar itu harus bijak.
    hehe….

    Posted by kayla | 21 Desember 2009, 15:13
  13. Siapapun Kita semua yang ada di dunia sekarang. baik itu seorang pelajar atau pejabat, baik seorang jendral maupun kopral, baik seorang mahasiswa ataupun taruna, baik itu seorang penjahat ataupun pelacur, baik itu seorang koruptor atau pun director, baik seorang menteri ataupun seorang peragawati. Kita semua terlahir dari rahim ibu, ibu yang dengan tulus ikhlas mengandung merawat dan membesarkan kita hingga sekarang kita menjadi seperti ini. Coba saja kalo ibu kita tidak ikhlas mungkin kita sudah di aborsi. Ketika kecil kita sakit beliau merawat kita, ketika kita belum bisa berjalan, beliau menuntun kita, ketika kata belum terucap beliau membimbing kita. Siapapun ibu kita entah renta atau masih muda, entah masih bersama kita ataupun sudah tiada, mari kita ucapkan terima kasih pada beliau, mari kita kasihi beliau sebagaimana kita dulu beliau kasihi, Ya Tuhanku berikanlah tempat teramat istimewa bagi ibuku tersayang.

    Selamat Hari Ibu

    Posted by Ruang Hati | 21 Desember 2009, 21:20
  14. bener kata sameyan mas, orang beropini boleh kok sekehendak hatinya.
    dari sisi si pengomentar saya berpendapat, rahangnya sudah patah.
    dari sisi anda sebagai pemilik blog, kata temen sediakan selalu orang kedua. maksudnya untuk menerima kritik dan protes yang akdang memang sangat menyakitkan. hanya siapkan orang kedua. yg saya maksud orang kedua adalah kelapangan dada anda..

    Posted by masichang | 22 Desember 2009, 02:47
  15. apalagi saya om sering banget, tahus endiri donk blog saya kayak gimana tapi ya biarin aja toh tinggal di reject apalah susahnya

    semangat aja dah

    Posted by kabariberita | 22 Desember 2009, 06:05
  16. katanya seeh yan,komen itu cerminan dari diri,jadi you know what i mean kan?

    emm cara pandan9 dia seperti itu,ato meman9 dia serin9 men99unakan kata kata tsbt dikehidupanya,jd selalu terbawa -bawa..

    seepp ajdi lon9 hoiliday pada kamana neeh?

    Posted by wi3nd | 22 Desember 2009, 06:29
  17. semoga komentar2 bunda disini tdk ada yg pernah menyinggung ya Mas.
    kalaupun ada, itu pasti ketidaksengajaan, jadi mohon dimaafkan ya, Mas.
    Selamat menyambut liburan thn baru.
    salam hangat utk keluarga.
    salam.

    Posted by bundadontworry | 24 Desember 2009, 03:22
  18. “WARNING: KAMI AKAN MENGHAPUS KOMENTAR YANG BERISIKAN HUJATAN, CELAAN, MENGECAP KAFIR TANPA DASAR. DAN HAL-HAL YANG DILARANG DALAM ISLAM. JADI KAUM KHAWARIJ (YANG MENGECAP KAFIR SEMBARANGAN) MINGGIR…. (NB: PENDUSTA/PENIPU JUGA DILARANG BERKOMENTAR) Diwajibkan membaca artikel atau berita sebelum berkomentar! Dan berkomentarlah dengan ilmu bukan dengan emosi.”

    Hehehe

    Inilah akhirnya blog yang saya kelola harus memakai “plat” tersebut.๐Ÿ˜€

    Posted by admin | 25 Desember 2009, 05:58
  19. coment ob blog is personality blogger
    tx om

    Posted by ano | 27 Desember 2009, 01:27
  20. memang komentar akan bermakna apabila bisa menyelami konten dgn baik
    tx

    Posted by shalimow | 27 Desember 2009, 01:28
  21. good cement good personality
    u agree OM?

    Posted by lumra | 27 Desember 2009, 01:29
  22. Saya hanya mengelus Dada Om …
    Kok ada ya yang berkomentar seperti itu …
    Apa susahnya sih berkomentar dengan baik …
    Dan kalaupun ada yang tidak sesuai ataupun yang menurut pendapat komentator lebih baik … kan bisa disampaikan dengan santai dan relax …

    berbeda itu biasa kan ???

    Salam saya

    Posted by nh18 | 29 Desember 2009, 03:44
  23. etika berkomentar, dan mas merasa tersinggung dari kata tolol dan bego itu kan?

    diambil hikmahnya saja mas๐Ÿ™‚

    Posted by Huang | 4 Januari 2010, 14:41
  24. Mungkin mereka tidak menyadari batasan2 hak mungkin/(HAM). Atau mereka memang serendah itu…

    Posted by Beautiful Lady | 19 Maret 2010, 16:42

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,466,132 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: