Tak Berkategori

Karena Kamu Aku Arungi Hidup Ini


” Jika memang kamu mau menikahi kakak saya lisa, saya minta kamu penuhi persyaratand ari keluarga saya yaitu dirayakan di sebuah gedung dengan mewah plus uang pengganti perawatan Rp. 50 Juta ” Ucapan itu keluar dari Adik Lisa kepada Raka.

Bagaikan petir disiang bolong apa yang ditakutkan oleh raka akhirnya terjadi juga, ketika Lisa berpindah keyakinan maka rintangan yang sudah dipastikan terjadi akhirnya terjadi juga dan dari adiknya Lisa yaitu dafa dan perkataan tadi adalah awal semua masalah.

Pertemuan Raka dan Lisa terbilang unik mereka bertemu pertama kali ketika Raka memulai pekerjaannya sebagai seorang karyawan dan mereka bertemu di kantor tempat Raka bekerja karena saat itu Lisa masih berstatus anak magang.

Pertemuan yang singkat mereka telah membuat Raka merasakan getaran-getaran panah asmara terhadap Lisa, ya boleh diakui raka adalah seorang tipikal lelaki yang mudah jatuh cinta pada pandangan pertama tapi dia selalu yakin akan keyakinannya bila yang dia cintai adalah sebuah pilihan yang tepat.

Hari demi hari hubungan yang tadinya hanya sebatas pacaran lambat laun kini mulai bergulir menjadi sebuah ikatan bathin antara dua manusia yang saling mengasihi dan sulit dilepaskan padahal mereka tahu terlalu banyak jurang yang menganga dalam hubungan mereka, tapi itulah cinta buta sebuah cinta yang tak pernah mengenal kata perbedaan karena mereka mempunyai keyakinan jika selama mereka saling mencintai halangan apapun mampu dilewati.

Sebuah perkataan terucapan dari mulut Raka tatkala dia mengetahui jika Lisa tanpa sepengetahuannya telah berpindah keyakinan mengikuti keyakinannya raka …

” Aku tak pernah menyangka jika dirimu mau memenuhi keinginanku, aku janji akan segera menikahimu …”

Namun bayangan yang mudah dalam benak mereka ternyata tak semudah dialam nyata, setelah mengetahui anaknya berpindah keyakinan orang tua Lisa terutama ibunya mulai berubah sikap yang biasanya baik kini mulai menunjukkan sikap yang tidak suka kepada Raka dan terlebih kepada Lisa selalu ada ucapan yang cukup menyakitkan ..

” Kamu sungguh tega kepada Ibu, selama ini aku mengandung dan mendidik kamu agar jadi orang bener dan berbakti tapi kenapa setelah kamu berhubungan dengan Raka justru kamu berubah menjadi seorang yang berontak dan melawan orang tua, Ibu kecewa dengan kamu Lisa ..”

Sebagai seorang anak, Lisa tak bisa berkata apa-apa dia sudah tahu sebuah resiko dari berbeda keyakinan dengan orang tua maka hal pahit sekalipun kelak akan dia telan, terlebih saudara lelakinya dafa menjadi begitu benci kepada dirinya terutama kepada Raka.

” Ingat ya kak, jika kamu mau nikah saya maunya di Gedung, terus siapin uang Rp. 50 juta sebagai uang pengganti perawatan orang tua kepada kamu, plus saya minta dokumentasi pernikahan musti lengkap dan siapin saya akomodasinya ….”

Itulah perkataan Dafa kepada Lisa dengan berbagai persyaratan Nikah yang tak lazim yang ada dalam kenyataan, terlebih dengan pemikiran Raka yang terlalu menganggap mengada-ngada akan syarat tersebut.

Sekuat apapun menghadapi cobaan, ternyata raka sempat merasakan goyah dan sempat untuk mengurungkan niat menikahi Lisa tapi karena merasa pengorbanan Lisa sudah sangat besar niat itu kembali urung.

” Lisa, apakah kamu masih kuat untuk hadapi semua ini .. ” Tanya Raka kepada Lisa.

” Aku pasti kuat Raka, asalkan kamu tetap ada disamping aku ” Jawab Lisa dengan jawaban yang tegar.

” Tapi persyaratan itu terutama uang Rp. 50 juta tidak  aku terima, darimana aku ngedapetinnya, tabunganku belum ada segitu dan hal yang aneh jika itu sebagai uang pengganti atas perawatan orang tua kepada kamu, jujur saya tak bisa menyanggupinya ..” Kata Raka terpancar rasa putus asa dimatanya.

” Tenang aja nanti kita usahakan cara lain ” Jawab Lisa menenangkan.

Namun ternyata pendirian adiknya Lisa, Dafa tetap dan hal itu makin membuat frustasi Raka ditambah deraan dari keluarga Lisa terutama adiknya Dafa makin menjadi-jadi, hingga pernah disuatu malam Lisa harus keluar rumah melewati genteng untuk bisa keluar dari “neraka” yang dirasakannya bahkan suatu hari disaat Lisa pulang kampus ditengah hujan yang deras pintu masuk rumahnya tak dibuka seklipun dan akhirnyadalam keadaana basah kuyup Lisa harus menginap di rumah Dosen yang bersimpati kepadanya.

Ditengah keputusasaan yang mendalam tiba-tiba Raka dipanggil oleh seseorang yang tak dikenalnya selama ini, yaitu seorang tokoh dari tinggal tak jauh dari tempat keluarga Lisa berada …

” Raka, abah mau nanya sama kamu, benar kamu mencintai Lisa ” Tanya orang tua tersebut yang memanggil dirinya Abah.

” Tentu bah ..” Jawab Raka

” Kita sama-sama satu suku, Abah sudah nanya sama Lisa dan dia juga bilang sayang banget sama kamu, jadi Abah titip apapun yang terjadi kamu musti maju terus ga usah takut Insya Allah kalau keinginan kalian kuat dan bersatu semua bisa kalian lalui … ” Kata Abah sambil menepuk bahu Raka.

Apa yang dikatakan Abah tersebut ternyata benar, ketika Lisa dan Raka terus bersatu dalam menggapai cita-cita mereka agar bersatu kepelaminan ternyata bisa membuahkan hasil, akhirnya ibunya Lisa luluh juga hatinya dan mengijinkan mereka walau nantinya Lisa menikah tanpa kedua orang tuanya untuk hadir begitu juga saudaranya.

Ya akhirnya Lisa dan Raka bisa bersatu dalam sebuah ikatan pernikahan, mereka menikah ditempat asal Raka dan yang mewakili Lisa sebagai Wali Hakimnya adalah seorang Dosennya Lisa yang bersimpati atas ksiah cinta mereka, dan Dosennyalah yang membantu Lisa dalam proses ketika Lisa berpindah keyakinan.

Kini mereka bisa mengarungi kehidupan rumah tangga tersebut dengan bahagia, ditengah kekurangan yang ada tapi rasa cinta mereka begitu kuat ditambah dengan kehadiran dua orang bidadari yang menemani mereka lengka sudah kebahagiaan yang mereka rasakan dan kebahagiaan itu makin bertambah sempurna karena orang tua Lisa akhirnya mau menerima sepenuh hati kepada Raka dan kedua cucu mereka.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

24 thoughts on “Karena Kamu Aku Arungi Hidup Ini

  1. perjuangan yang tak sia-sia ya…semoga langgeng ikatan pernikahannya

    Posted by katakatalina | 19 Januari 2010, 08:16
  2. terharu aku membaca cerita ini….yakinlah..Allah pasti memberikan jalan yang terbaik,…

    Posted by Ceng Ho | 19 Januari 2010, 08:23
  3. Sahabatku,
    Rasanya sudah lama kita tidak bertegur-sapa.
    Saya datang untuk menjenguk sahabat lama dengan membawa doa semoga sahabat selalu diberi kesehatan,kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin.
    Semoga blognya juga semakin menarik dan bermanfaat bagi kita semua.
    Salam hangat dari Surabaya

    Posted by Bhirawa | 19 Januari 2010, 09:17
  4. Sesungguhnya dibalik kesukaran ada kemudahan.
    Tak ada pesta yang tak berakhir.
    Terima kasih atas sajian yang menawan
    Salam hangat dari Galaxi

    Posted by Anoraga | 19 Januari 2010, 09:19
  5. Tamu istimewa datang selih berganti yaitu sedih dan gembira.
    Kursi yang harus disiapkan untuk menyambut juga harus ada dua yaitu sabar dan syukur.
    Dengan kursi itulah kita akan mampu menghadap ujian Tuhan.
    Salam hangat dari Surabaya

    Posted by BlogCamp | 19 Januari 2010, 09:21
  6. ceritanya mirip ceritaku…
    tapi lebih parah si lisanya dijodohkan dgn orang lain dengan bayaran yg lebih mahal😥..
    sekarang kami masih berjuang

    Posted by wahyu | 19 Januari 2010, 10:18
  7. Cinta tak mengenal kasta serta keyakinan yg dianut.. Cinta itu lebih dalam dari atribut apa pun yg mengiringi kehidupan.. Cinta berdiri sendiri dalam singgasananya yg agung dan bersahaja.. Cinta itu….murni tanpa adanya kepalsuan serta keraguan….

    Posted by Hary4n4 | 19 Januari 2010, 10:46
  8. satu suku mas? wah, saya kok jadi menjurus ke saru suku nih, semoga cuma perasaan, soalnya saya juga pernah mengalami hal yang mirip, tapi tidak sejauh itu.

    Posted by hanif IM | 19 Januari 2010, 11:29
  9. Sebuah pengalaman hidup yang penuh liku. Perjuangan yang sangat berat. Semoga rohmat Allah senantiasa memayungi keluarga ini. Amien.

    Posted by alamendah | 19 Januari 2010, 12:11
  10. sangat menginspirasi..
    terimakasih ceritanya pak..

    salam kenal🙂

    Posted by azaxs | 19 Januari 2010, 13:20
  11. Cinta dan kehidupan memang tak bs dipisahkan, karena adanya kehidupan dari buah cinta! Dan asal usul dari pernikahan adalah dari timbulnya ikatan cinta, walau banyak rintanganpun kalau benar2 cinta sejati maka pasti bs dihadapi.
    Salam jabat erat “guspur”

    Posted by Agus Purwoko | 19 Januari 2010, 13:22
  12. fuih.. uku juga tu ngalamin, antar suku tapi. berat memang melawan arus. tapi Sunnah harus di jalankan, dan Agama harus di sempurnakan. ^_^

    Posted by Daiichi | 19 Januari 2010, 13:38
  13. Selalu ada jalan bagi hambaNya🙂
    Thanks udah main ke blog hihihi.. maap baru bisa membalas kunjungannya sekarang hehe😀

    Posted by tuteh | 19 Januari 2010, 14:59
  14. true story? pengalaman pribadi?

    sangat menyentuh… 50 juta saya langsung keder >,<'

    Posted by rio2000 | 19 Januari 2010, 15:05
  15. wah ini true story ya…
    sekarang perjuangannya udah berbuah ya…🙂

    Posted by arman | 19 Januari 2010, 18:32
  16. Wah ada mirip nih dengan pengalaman saya dulu

    Posted by Dangstars | 20 Januari 2010, 00:48
  17. pengorbanan demi cinta…
    hmm, sangat menginspirasi.
    makasih Om udah berbagi. sukses utk keluarganya😀

    Posted by ernit | 20 Januari 2010, 02:51
  18. kurang banget om … kurang detail ceritanya

    Posted by kabariberita | 20 Januari 2010, 04:00
  19. skrang 50jutanya udah ditembus mas?

    Posted by Huang | 20 Januari 2010, 06:51
  20. ini kisah dua perbedaan satu hatinya omiyan yang selalu aku suka.. lengkap dengan dua bidadarinya😀 salamku buat perempuan2 terkasihnya ya om..

    Posted by nakjaDimande | 20 Januari 2010, 06:54
  21. sesungguhnya dibalik kesukaran ada kemudahan.
    semoga allah swt selalu melanggengkan pernikahan ini sampai kakek-nenek, amin
    salam hangat utk keluarga .
    salam.

    Posted by bundadontworry | 20 Januari 2010, 10:54
  22. untungnya happy ending ya…hehhh..lega

    Posted by Desri Susilawani | 22 Januari 2010, 05:26
  23. jika memang dirinya yang terbaik, maka mudahkanlah segala urusan-urusan kami agar kami mampu menyatukan cinta kami dalam naungan-Mu…
    berikan kami kekuatan dan kesabaran dalam menjalani segala cobaan-Mu…

    karena Dia-lah yang tahu segalanya…

    ini pengalaman pribadi om?

    Posted by muamdisini | 22 Januari 2010, 05:29
  24. Subhaanallaah…
    Perjuangan yg berat ya Om, semoga ALLAH ridho akan perjuangan dan pengorbanan kalian.. Orang-2 yang saling mencintai karena-NYA insya ALLAH akan mendapatkan mimbar dari cahaya, yang didamba oleh para nabi dan syuhada.. amiin..
    Menikahi mualaf bisa menjadi ladang ibadah dan kebaikan bagi Om, insya ALLAH.. (eh bener kan ya ini kisah nyata Omiyan? sotoy nih saya.. hehehe..)

    Salam buat keluarga di rumah Om..🙂

    Posted by Duddy | 26 Januari 2010, 08:08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,466,003 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: