Sekedar Celoteh

Terbanglah Ke Surga Buat Christian


Christian Oei Sanjaya, bayi berusia 2,5 tahun yang mengidap penyakit serupa Bilqis, akhirnya meninggal dunia, Minggu (7/2/2010) sekitar pukul 16.00 di ruang Neonatus Intensive Care Unit (NICU) RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.Menurut keterangan dr Tonny Hartanto SpA yang menangani, Christian meninggal karena pembengkakan dan pengerasan liver (sirosis hepatis) dan infeksi berat (sepsis). “Sirosis itu mengakibatkan timbunan cairan di mana-mana. Kemudian juga ditambah sepsis-nya. Karena (tubuhnya) sudah tidak kuat lagi, akhirnya Christian meninggal,” ujar Tonny. Sebelum meninggal, pada sebagian tubuh Christian muncul bintik-bintik hitam dan batuk disertai darah yang keluar dari mulutnya…

Kompas.com

Sesak rasanya walau saya bukan sebagai saudara atau kerabat tapi ketika mendengar dan membaca berita tentang kematian seorang bayi atau bocah karena suatu penyakit dan tidak diobati hanya terkendala masalah biaya. Dan rasanya kita akan mengatakan Tuhan Tidak Adil ketika sebuah penyakit menggerogoti buah hati kita disaat biaya yang harus ditanggung tak sepadan dengan kemampuan orang tuanya.

Namun seharusnya berita-berita tentang menderitanya rakyat kecil yang Sering ditayangin di TV seharusnya cepat ditanggapi oleh pihak pemerintah tanpa perlu menunggu birokrasi lagi. Ketika para Pejabat tengah menikmati segala fasilitas mewahnya mulai dari Sewa Rumah, Mobil Mewah, dan lainnya yang sebenarnya penghasilan-penghasilan tersebut bisa dialihkan untuk kepentingan orang banyak tapi tingkat kepekaan dan keperdulian para Pengemban Amanah rasanya dangkal terkecuali bisa mengangkat dirinya menjadi lebih tenar.

Saya jadi teringat kisah seorang Sahabat Nabi yang merasakan dirinya seperti ditusuk dari belakang setelah mengetahui bahwa rakyatnya ada yang sengsara, dan tanpa sepengetahuan pengawal dan rakyat yang ditujunya kahlifah tersebut mendatangi dan memberika bantuan yang dibutuhkan oleh rakyatnya tanpa perlu Aturan ini itu.

Saya jadi teringat ucapan seorang atasan yang sempat berbeda pendapat dengan saya dimana dia mengatakan :

” Jika mau Kaya Sejahterakan dulu Pemimpinnya Baru Kalian “

Mungkin ini juga berlaku di Negeri ini, rakyat hanyalah sebuah objek dari permainan orang -orang yang pintar bicara tapi berhati batu,  saya berharap agar Pemerintah dari yang atas hingga pemerintahan daerah agar lebih sering TURUN KE JALAN setelah menduduki jabatan tersebut jangan hanya duduk didepan meja dengan riasan wajah yang tebal dan menebar senyum ketika bertemu pejabat lainnya tapi mengangkat dagu ketika melihat rakyat sengsara.

Ah buat Christian, mungkin ini jalan terbaik  buat kamu na…., Tuhan telah menunjukkan kasih sayangnya buat kamu dan orang tuamu, semoga disana kau mendapatkan Surga untuk menunggu Ayah Ibumu yang kini merindukan dirimu.

Dan buat Pemerintah terutama Rumah Sakit Pemerintah seharusnya bisa dengan cepat mengobati kondisi pasien-pasien yang menimpa Christian, bagaimanapun Rumah Sakit bisa berdiri karena adanya Pajak dari Rakyat itu Sendiri.

Salam …..

Met Jalan Christian…

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

10 thoughts on “Terbanglah Ke Surga Buat Christian

  1. ngenes rasanya mendengar berita seperti ini, mas..
    lagi2 hanya karna tak ada biaya, pertolongan utk yg benar2 membutuhkan, hanya bisa mengelus dada serta harus menahan derita. mereka2 para pemegang amanah nasib rakyat bisanya cuma mikirin diri sendiri. mata dan telinga serta hati mereka juga telah mati.
    ternyata hukum rimba yg katanya ‘diharamkan’ nyatanya masi tetep berlaku. siapa yg kuat dan punya duit, dialah yg berkuasa.

    Posted by hary4n4 | 8 Februari 2010, 10:18
  2. Kepekaan di negeri ini tampaknya memang menurun. Itu harus diakui.
    Gotong royong dan kepedulian sosial sudah jarang ditemui.
    Hilang sich belum, tapi menurun iya…

    Posted by marsudiyanto | 8 Februari 2010, 10:40
  3. Innalilahi wa innailaihi raaji’uun, semoga tenang di alam sana

    Posted by riFFrizz | 8 Februari 2010, 11:47
  4. selamat jalan yah…..
    wakh admin ini ternyata orang cingambul yah bos…hehehehehe

    Posted by Harry seenthing | 8 Februari 2010, 11:53
  5. semoga Christian diberikan ketenangan oleh Tuhan

    Posted by diazhandsome | 8 Februari 2010, 13:28
  6. aduh kasian banget…
    ikut berduka cita…

    Posted by arman | 8 Februari 2010, 19:39
  7. InaLilahi WainaLilahi rojiun..

    yan9 terbaik untukmu de’..

    jika saja para pemimpin ne9eri ini bisa lebih bijak dan mawas diri serta peka terhadap rakyatnya,pastilah akan berkuran9 beban derita kami kaum papa…

    Posted by wi3nd | 9 Februari 2010, 02:02
  8. Duh, miris hatiku, Om…
    Memang, betapa tidak pekanya mereka-mereka yang berfoya-foya dengan uang negara pada kejadian-kejadian di lingkungannya…
    *masih merenung*

    Makasih ya, Om

    Posted by jeunglala | 10 Februari 2010, 03:56
  9. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun.
    bunda sampai merinding bacanya,Om.
    sedemikian terkikis sudah kepekaan sosial di negeri kita.
    gap yang sudah ada antara si kaya dan si miskin semakin lebar, astaghfirullah.
    Salam.

    Posted by bundadontworry | 10 Februari 2010, 14:42
  10. kita tentu bersedih melihat ada banyak anak-anak yang menderita di negeri ini.Di dera penyakit atau kemiskinan…tetapi selalu ada harapan untuk mereka di masa depan…semoga..

    Posted by BaNi MusTajaB | 26 Februari 2010, 20:12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,813 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: