Puisi Cinta

Catatan Pinggir Trotoar : ” Atas Nama Rakyat …”


Disebuah gedung tinggi seseorang sedang berkoar dengan meng-Atas Namakan Rakyat, mereka sedang berusaha memperjuangkan yang katanya aspirasi rakyat dan isinya adalah …..

Saudara-saudara semua dengarkanlah !!!

Kami perjuangkan demi rakyat
Demi kemakmuran rakyat
Demi kemajuan rakyat
Demi perekonomian yang merata
Karena ini adalah uang rakyat yang seharusnya buat rakyat ….

Dan ….. 5 Tahun kemudian …..

Pilih saya yang telah berjuang untuk rakyat
Terbukti membawa kemakmuran buat rakyat
Terbukti memajukan rakyat
Terbukti meningkatkan perekonomian ???
Ikhlas dalam membangun (tanpa pamrih) ???

Tapi ….. Dalam 5 tahun tersebut …..

  • Jalan rusak diperbaiki kemudian rusak lagi
  • Taraf eokonomi rakyat makin parah akibat tarif Tol Naik sehingga kebutuhan sehari-hari jadi naik
  • Banyak pungutan disana-sini kalau mau ngurus sesuatu
  • Uang bantuan ga pernah sampai kebawah maklum keburu disunat disana sini dengan alasan Biaya Administrasi
  • Ada yang kaya mendadak maklum dapet cipratan uang bantuan yang ga jelas asalnya alias salam mampir tuh uang.
  • Banyak orang kebeli mobil tapi ga mampu bikin garasi dan alhasil jalan umumpun dipakai buat garasi….

Kesimpulan selama perkembangan Janji 5 Tahun adalah :

Yang Kaya Makin Kaya Yang Miskin Makin Kere

Tindakan seharunya (rakyat) setelah 5 Tahun :

  • Ingat-ingat nama para pembual di gedung mewah tersebut.
  • Jangan dipilih lagi baik orangnya baik partainya soalnya kalau yang dipilih jahat kita semua kecipratan dosanya doank lha duitnya diembat mereka
  • Pilih Golput itu pilihan terbaik dan Halal atau kalau ga kita bikin sendiri Partai Rakyat (tapi jangan dink ntar kayak mereka lagi hahaha)
  • Ajukan mekanisme pemberhetian Anggota Dewan oleh rakyat buat Anggota terhormat yang tukang bohong toh awalnya mereka dipilih rakyat sudah pasti donk diberhentikannya oleh rakyat lagi.
  • Terbukti ketika orang yang dianggap penghalang akan dihilangkan setelah  itu dimulailah tujuan “mulia” yang telah direncanakan sebelumnya.

Tulisan ini hanyalah celoteh orang pinggiran yang gatel pantat ngelihat TV berisi orang-orang yang rakus yang ga tahu malu…….dan dalam hati saya hanya berguman :

Kapan Ya Allah mereka hilang dari Bumi Pertiwi ini !!!!

Powered By :

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

29 thoughts on “Catatan Pinggir Trotoar : ” Atas Nama Rakyat …”

  1. kayaknya ini satire om bukan puisi..kekeke tapi mak nyuss lah menyuarakan suara hati..

    Posted by masichang | 15 Juni 2010, 04:01
  2. masichang :

    hahahahhaa bener juga mas ….

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 04:03
  3. situ ndak minat jadi wakil rakyat?…pilihan alternatip gituh..kan blon ada itu wakil rakyat dari kalangan blogger

    Posted by nDaru | 15 Juni 2010, 04:12
  4. nDaru

    hehehehh Partainya berarti nama Partainya Partai Golongan Blogger alias Partai Go-Blog….. betul ide yang bagus hahahah

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 04:26
  5. ya memang harus dikritisi juga seeh.segala tindak tanduk , eksekutif dan legislatif

    Posted by kawanlama95 | 15 Juni 2010, 04:43
  6. kawanlama95 :

    hehehe dikritisi … agak susah mas …hahah

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 05:01
  7. Wah, Om ngomong politik nih…
    Yah, memang jabatan politik kebanyakan bukan dijadikan tempat “berkarya”, tetapi “berkaya-raya”.. :0

    Posted by dira | 15 Juni 2010, 05:02
  8. dira :

    wah bukan masalah politik mas … ini mah sekedar nemu catatan dari jalan-jalan yang ga jelas hahahha

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 05:11
  9. Untung saja 5 taun lalu saya nggak milih dia…😀

    Eh, sama aja ya, nggak ngaruh.

    Posted by marsudiyanto | 15 Juni 2010, 05:37
  10. marsudiyanto :

    hehehehehe musti kasih tahu yang lain hahahahaa

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 06:00
  11. ‘orang-orang’ semacam itu sudah banyak ditemui sekarang ini bang.
    ckckck

    Posted by hellgalicious | 15 Juni 2010, 08:11
  12. kalo kata Upin Ipin mah begini yah mas
    ” betul….betul…betul…”

    Posted by melly | 15 Juni 2010, 09:05
  13. hellgalicious :

    heheheh bener mas …. tapi kok bisa kita milih mereka mulu

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 09:38
  14. melly :

    heheheheheheh🙂

    Posted by omiyan | 15 Juni 2010, 09:39
  15. Mereka itu dalihnya aja mengatasnamakan rakyat, buktinya mah buat nyari penghasilan tetap yg gede dan basah kaleeee😀

    Posted by anny | 15 Juni 2010, 09:50
  16. kapan rakyat ini mulai di dengar kecuali pas dalam kotak pemilihan umum saja ??
    nyemplung pertama kali di sini om
    salam

    Posted by Si Paijah | 15 Juni 2010, 09:58
  17. om inget ya…setiap lima tahun akan ada job recruitment dari gedung tinggi itu, modalnya lumayan gede segede koarnya…

    Posted by Tour, Food, and Health | 15 Juni 2010, 11:48
  18. hohoho…. akhirnyaaa… om iyan ga tahan bicara soal rakyat jugak🙂

    Posted by HASTu W | 15 Juni 2010, 13:49
  19. setuju bgt mas..kayanya dinegeri in yg kaya makin kaya yang miskin makin banyak..

    Posted by fitrimelinda | 15 Juni 2010, 14:06
  20. kamu mau mencalonkan diri gak mas? saya dukung deh,tapi jangan lupa diri juga ya kalau udah menjabat😛

    Posted by didot | 15 Juni 2010, 15:04
  21. dipilih atao engag kita pilih, ternyata keadaan tak berpengaruh ya. janji dan visi msii selalu tak sejalan, saya tak tahan dengan semua itu mulai tingkatan kabupaten sampai teras paling atas sama aja

    Posted by Mamah Aline | 15 Juni 2010, 18:46
  22. yah.. udah biasa kan begitu…😛

    Posted by arman | 15 Juni 2010, 22:29
  23. saya pun melarikan diri kesini..heee,,becanda deng..

    Posted by boyin | 16 Juni 2010, 02:43
  24. ha..ha… Lucu, mas… Tu lawakan di mana?

    Posted by rizalihadi | 17 Juni 2010, 23:25
  25. Saya mencoba berandai-andai …
    Seandainya saya jadi mereka …
    Bisa nggak ya saya tidak seperti itu …

    Sebab yang di “gedung” itu … dulunya ada juga yang “bicara di Jalan” lho …?

    hehehe

    salam saya kang

    Posted by nh18 | 21 Juni 2010, 03:37
  26. seandainya janji2 semua wakil rakyat,pejabat2,direkam,diarsipkan,nah kalo dia korupsi atau apalah,di putar di hadapan rakyat rekamannya dulu..diputar habis2n.biar oknum itu malu setengah hidup.hehe.
    Salam hangat

    Posted by deewahjoedi | 22 Juni 2010, 01:06
  27. ya begitulah, yg kaya makin kaya yg miskin makin kere..

    Posted by selly | 27 Juni 2010, 08:22

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Tweets that mention Catatan Pinggir Trotoar : ” Atas Nama Rakyat …” « Blognya Omiyan -- Topsy.com - 15 Juni 2010

  2. Ping-balik: Untuk Para Anggota Dewan Yang Sudah Menggolkan Data P4D, Mohon Baca Berita Ini « KabariBerita.com - 16 Juni 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,464,039 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: