Puisi Sahabat Omiyan

Puisi Dari Sahabat : “Jagalah”


Di saat senyum terbenam dalam kepilauan..
Rebahkan waktumu melintas asa awan angan
Di saat tangis terpupus dalam kebahagian..
Terbangkan ego yang setiap kali telah membelenggu
Jiwa bagai budakan jasad…

Rasa bagai senyapkan keramaian
Pada dinding roda yg berdetik sebuah cerita
Saat dahulu dan akan nanti…

Hanya ada setitik mimpi dalam ruang
Jagalah setitik mimpi yang telah ada
Di Setiap hembusan awal dan terakhir.

Puisi diatas adalah sebuah karya kiriman dari seorang pembaca yaitu:
Ahmad Rofiq<<ahmad.rofiq13@yahoo.co.id>

Terima Kasih atas partisipasinya dan saya tunggu karya lainnya dari para sahabat …. ayo lestarikan ber-PUISI

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

20 thoughts on “Puisi Dari Sahabat : “Jagalah”

  1. Alhamdulillah akhirnya ada yang berkenan mengirimkan puisinya di Blog ini, semoga dengan adanya koment dari para pembaca lainnya bisa menambah wawasan dalam penulisan buat para penulis puisi lainnya termasuk saya

    Posted by omiyan | 16 Juli 2010, 09:31
  2. mantap om, moga bisa jadi blog komunitas puisi lah selain excel ha ha ha

    Posted by Kabariberita.com | 16 Juli 2010, 09:49
  3. wuuiiih.. brarti klo aq punya puisi bisa dikirim ke mari yak? hehee

    Posted by mila | 16 Juli 2010, 11:06
  4. (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    Puisi kiriman pembaca pertama. Saya pengen juga kirim sayang kurang percaya diri

    Posted by alamendah | 16 Juli 2010, 11:12
  5. wah menarik juga ya ada yang mengirimkan puisi via email, semoga semakin berkembang dan banyak yg mengirimkan puisi๐Ÿ™‚

    Posted by ridu | 16 Juli 2010, 11:33
  6. puisinya full makna… ego emang membelenggu

    Posted by HASTu W | 16 Juli 2010, 11:39
  7. sahabat..
    Ahh. Andai sahabat saya tidak berkhianat dan mengirimkan saya puisi..๐Ÿ™‚

    Posted by FiyaFiya | 16 Juli 2010, 17:40
  8. Nice poem..

    Boleh desya ikutan kirim puisi?

    Posted by Radesya | 16 Juli 2010, 23:23
  9. kayaknya pingin ikutan ngirim deh …

    Posted by joe | 17 Juli 2010, 04:20
  10. wah…

    *tepok tangan๐Ÿ˜€

    Posted by dedi | 17 Juli 2010, 06:10
  11. ikutan ah om jadi pengen tahu rasanya puisi kita dikomentarin orang

    Posted by ris4 | 17 Juli 2010, 07:43
  12. berat puisinya… berat maknanya berat realisasinya…๐Ÿ˜†

    Posted by febriy | 17 Juli 2010, 14:32
  13. indah sekali puisinya
    artinya pun sangat dalam๐Ÿ™‚

    Posted by lyna riyanto | 17 Juli 2010, 15:15
  14. bener banget tuh.. nih yang namanya sahabat nih

    Posted by KandangTips | 18 Juli 2010, 13:43
  15. mantabss puisinya ^^

    Posted by Debby | 19 Juli 2010, 01:32
  16. Haha, likethis!

    Posted by ardianzzzz | 19 Juli 2010, 04:43
  17. puisi kiriman sahabat, makna yang dalam buat sahabat pembaca..

    Posted by ysalma | 19 Juli 2010, 12:15
  18. bagus kang, puisi temannya tentang ke-egoan…..bahasanya padat…

    Posted by karzanik | 19 Juli 2010, 18:51
  19. pak, saya gak puitis. gak isa nulis puisi indah..hehehe.. terus berkarya!

    Posted by yendoel | 20 Juli 2010, 19:40
  20. menyongsong datangnya bulan Romadhon, mari kita mempersiapkan diri untuk hati yang lebih bersih dan rasa saling menghormati. mohon maaf kalau komentar ini sekedar menyapa, tidak sesuai dengan isi postingan 22:20

    Posted by www.budies.info | 30 Juli 2010, 22:26

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,813 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: