Puisi Cinta

Catatan Seorang Lelaki : Bidadari Di Tepian Surga


Di sebuah kamar dalam kelamnya malam seorang lelaki dengan tatapan mata yang kosong mulai menuangkan isi hatinya disecarik kertas putih, walau dengan tangan gemetar tulisan itu mulai tertuang…..

Seorang Bidadari……

Akan selalu memahami sebuah perasaan
Karena dia tahu apa yang harus dilakukan agar pasangannya tetap bahagia
Rela bersusah hati dikala dia mengharapkan kebahagiaan
Apapun kondisinya dia akan tetap berada disampingnya
Dikala sehat dia akan selalu tersenyum
Dikala sakit dia akan tetap menemani
Karena buat dirinya
Cinta bukanlah segalanya

Tapi …..

Kesetiaan dalam sebuah pengabdian adalah sebuah bukti…
Bukti dari ikrar sebuah ikatan

Karena …..

Yang berarti dalam hidupnya adalah ketika di mampu menunjukkan
Sebagai seorang wanita yang menerima pasangannya
Dikala ketidaksempurnaan menghampiri kehidupannya

Mungkin lahiriah dia merasakan ketidakpuasan dan ketidakadilan
Karena dia sejatinya manusia biasa …

Padahal ….
Ketika Bidadari itu ingin mencari Surga…
Jalan itu tepat berada didepannya…

Tulisan itupun kini terhenti, lelaki itu terdiam.

Dalam heningnya malam, lelaki itu bersimpuh dalam balutan doa….

Ya Allah ….
Berikan aku Bidadari terindah yang ada didunia ini
Ketika diri ini terpuruk dalam suatu rencana-Mu
Ketika diri ini tak mampu lagi bersikap wajar sebagai seorang manusia
Ketika diri ini terlunta oleh ketidakberdayaan sebagai seorang lelaki sipencari nafkah
Berikan aku Bidadari terindah
Yang akan selalu sabar menemani dalam  setiap langkah ini

Lelaki itu kini tak bisa berkuasa apa-apa karena bidadari itu kini akan pergi meninggalkan dirinya tanpa dia ungkapkan alasan kepergiannya…..dan lelaki itupun hanya tersenyum penuh kepedihan.

Catatan ini saya persembahkan buat Gugun Gondrong tanpa bermaksud apapun…

Salam

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

13 thoughts on “Catatan Seorang Lelaki : Bidadari Di Tepian Surga

  1. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Lihat nasibnya jadi prihatin juga….
    hanya prihatin tanpa maksud apa-apa

    Posted by alamendah | 20 Juli 2010, 06:11
  2. hmm…sudut pandang yang ada padaku sekarang mungkin beda dengan yang dia punya…kadang seseorang punya alasan tersendiri tuk melakukan hal yang dinilai orang salah…dhias no komen ah…hehehe…
    dhias doain semoga om Otong sudah punya “bidadari” itu sekarang…amin amin amin…

    Posted by dhias | 20 Juli 2010, 06:32
  3. turut prihatin buat gugun gondrong… >.<

    Posted by inge | 20 Juli 2010, 08:00
  4. Turut prihatin juga buat Gugun, padahal dulu aku sempat kagum dengan bidadarinya, kupikir Gugun orang yang paling beruntung di dunia.. entah siapa yang benar atau salah tapi semoga Gugun akhirnya mendapatkan bidadarinya yang sesungguhnya.. Aminn

    kunjungan perdana nih, salam🙂

    Posted by Clara | 20 Juli 2010, 10:01
  5. itu semua karena bidadari hanya ada di surga🙂 salam kenal🙂

    Posted by aulawi ahmad | 20 Juli 2010, 12:14
  6. gak ngikutin kisah selebritis tanah air nih. puisi yg bagus!

    Posted by yendoel | 20 Juli 2010, 19:38
  7. gugun gondrong lagi sakit ya…??

    Posted by arman | 20 Juli 2010, 20:40
  8. saya ngefans ma istrinya gugun…

    Posted by Hari Mulya | 21 Juli 2010, 03:26
  9. Basi….

    Posted by Cah Ndeso | 23 Juli 2010, 06:24
  10. Sedih bacanya😦
    Kaget, akhirnya istrinya Gugun gugat cerai..

    Posted by Ceritaeka | 23 Juli 2010, 07:29
  11. menyongsong datangnya bulan Romadhon, mari kita mempersiapkan diri untuk hati yang lebih bersih dan rasa saling menghormati. mohon maaf kalau komentar ini sekedar menyapa, tidak sesuai dengan isi postingan 22:19

    Posted by www.budies.info | 30 Juli 2010, 22:25
  12. Ya, dari sudut pandang tertentu, cinta bukan segalanya.
    Namun dari sudut pandang lain, bisa saja cinta adalah segalanya.

    OOT: Dengan segala hormat, aku sangat mengharap tanggapan terhadap sebuah postingan yang mungkin mengagetkan banyak orang, yaitu: “Inilah PENGGANTI ISLAM sebagai Agama Menurut Al-Qur’an!

    Posted by M Shodiq Mustika | 3 Agustus 2010, 01:25

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,465,694 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: