Puisi Cinta

Tuli dan Buta ….


Ya Rabb…..

Aku melihat sosok seorang ibu tua yang memungut makanan di jalanan
Tak perduli jika makanan itu penuh debu dan kotoran
Rasa lapar yang mendera Membuat dirinya tak perduli lagi

Ya Rabb…..

Aku melihat begitu banyak gubuk reyot berdiri dipinggir kali
Bukan karena mereka suka tinggal disitu
Tapi mereka berjuang untuk hidup demi sesuap nasi
Demi kelangsungan hidup anak dan istrinya

Ya Rabb…..

Surau kamu tempat kami mengaji dan mempelajari kitab-Mu
Kini telah rata menjadi hamparan luas tanah yang akan dibangun sebuah perumahan elit
Kami sekarang lebih suka mencari atap untuk berteduh
Daripada kami mencoba membuka kitab-Mu
Karena selimut malam terkadang Membuat rasa malas mendera

Ya Rabb…..

Kini kami mendengar, para pengumbar janji ingin membangun sebuah tempat mewah
Tempat yang akan Membuat mereka nyaman dan bekerja sebagai wakil rakyat
Tempat yang akan penuh dengan fasilitas mewah
Yang nantinya akan Membuat mereka semangat dalam memenuhi aspirasi kami

Ya Rabb…..

Rasanya kami lebih memilih menjadi seorang yang buta dan tuli
Jika kami harus melihat kezaliman para pemimpin kami
Yang buta dan tuli, yang tak pernah sekalipun mereka melihat kami kebawah
Padahal dulu mereka berkata kepada kami…

Insya Allah kami Amanah, jujur dan terpercaya…
Lebih Dekat dengan rakyat
Sederhana dan Terpelajar
Dan kata-kata dusta lainnya

Bahkan Ya Rabb mereka menyingkat singkatan nama mereka yang seolah-olah mereka adalah manusia pilihan ……

Sajadah….
Berani
Berbudi
Alim
Beriman dan singkatan dusta lainnya.

Ya Rabb…..

Kini kami merindukan hidup kekal-Mu yang terbebas dari angkara murka para durjana dunia
Kami mengharapkan pemimpin yang begitu sederhana, santun dan dekat dengan kami
Seperti manusia terkasih-Mu Sang Baginda Rasul Nabi Muhammad SAW.

Jika boleh kami ingin hidup dijamannya, dijaman yang penuh kebajikan dan keberkahan

Ya Rabb…..

Kini kami hanya bisa menahan rasa lapar bukan karena tiada makanan tapi karena kezaliman
Kami hanya bisa menelan ludah dikala saudara kami terus bertengkar merebutkan kekuasaan
Kami hanya bisa menunduk tatkala pengkhianat bangsa bisa berongkang kaki berkuasa dikursi sana
Kami hanya bisa berserah diri, semoga kami akan tetap menjadi umat-Mu.

Ya Rabb…..

Biarlah mata ini buta telinga ini tuli tapi tidak Qalbu ini ya Rabb
Dikala kami membaca Ayat-Mu dan mendengarkan Firman-Mu…..

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

9 thoughts on “Tuli dan Buta ….

  1. pusing juga ya mas,mikir anggota dewan yang kerjanya nggak becus tapi menuntut penghasilan yang gede.Bahkan kadang rela korupsi untuk memenuhi gaya hidup mewah.
    padahal sudah sering di tampilkan diberbagai media,kalau masih banyak orang yang kekurangan hidupnya,dan masih banyak orang yang memerlukan bantuan.

    berkunjung perdana kawan.sukses ya😀

    Posted by jangkrik | 1 September 2010, 07:44
  2. duania emang kadang membuat orang buta dan tuli yah om?

    Posted by fanz | 1 September 2010, 08:45
  3. Kenapa ya pembangunan tidak merata dan seimbang gini? sehingga yg jadi korban tetap rakyat kecil juga😦

    Posted by anny | 1 September 2010, 09:55
  4. Knapa kita nggak jadi anggota dewan ya…

    Posted by marsudiyanto | 1 September 2010, 12:50
  5. saya ngak yakin seadainya bangunan baru itu benar-benar jadi dibangun akan membuat mereka semangat kerja, yang ada malah semakin malas

    Posted by orange float | 1 September 2010, 15:23
  6. ada-ada aja alasan para wakil rakyat itu untuk menghabiskan uang rakyat..bener-bener ga tw malu..mulai dari dana aspirasi..trus rumah aspirasi..skg gedung baru..huhhh..

    Posted by fitrimelinda | 1 September 2010, 15:38
  7. saya share di twitter yahh🙂

    Omiyan : Silakan mba, makasih

    Posted by pipitta | 3 September 2010, 01:52
  8. Saya jadi malu, belum jadi anggota dewan aja saya sudah minta fasilitas mewah dari suami ku, padahal suami ku hanya rakyat jelata biasa yang sudah membiasakan diri bergabung dengan komunitas pinggir kali walau hanya sekedar untuk mensyukuri gubuk kami yang lebih layak 0,5 persen dari mereka.
    ‘istri bang zul’

    Posted by Bang zul | 6 September 2010, 12:09

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Tweets that mention Tuli dan Buta …. « Blognya Omiyan -- Topsy.com - 3 September 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,813 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: