Sekedar Celoteh

Pidato Presiden SBY Tentang Masalah Malaysia


Akhirnya yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia yaitu sikap tegas pemerintah terjawab sudah pada malam kemaren tepatnya pukul 21.00 WIB di Markas Besar TNI di Cilangkap.

Namun harapan besar yaitu ketegasan dari seorang pemimpin negara ternyata tidak didapat yang ada Pak SBY lebih memilih jalur Diplomasi terutama hal utama yang menjadi biang keributan yaitu batas wilayah diperairan kedua negara.

Hal ini bisa jadi begitu banyak pertimbangan seperti faktor kerjasama perdagangan kedua negara, TKI, Mahasiswa dan faktor lainnya terutama yang menyangkut cakupan hubungan bilateral dikawasan ASEAN.

Sebagai seorang rakyat dari sisi yang lain saya salut dengan Pak SBY ternyata lebih memilih jalur diplomasi dalam meredakan ketegangan walaupun jelas sekali jawaban pemimpin Malaysia menyinggung kedaulatan bangsa ini, namun disisi lainnya saya sangat menyayangkan kenapa tidak ada ketegasan yang nyata yang jelas sekali bahwa penangkapan 3 pegawai DKP tersebut jelas-jelas berada di wilayah Indonesia.

Dalam menyatakan pidatonya sendiri tetap gaya seorang SBY yang khas, tenang seperti air mengalir.

Dan ini adalah pidato Pak SBY semalam :

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua, Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan,

Bismillahirrahmanirrahim,

Malam ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada rakyat Indonesia mengenai hubungan Indonesia – Malaysia. Marilah kita mengawalinya dengan melihat perkembangan dan dinamika hubungan kedua negara, salah satu hubungan bilateral Indonesia yang paling penting….selengkapanya.

Namun kita bisa bandingkan dengan Presiden pertama kita Bung Karno, yang begitu berapi-api dan terlihat ketegasan seorang pemimpin dalam menghadapi malaysia yang membuat rakyat Indonesia begitu bersemangat bersatu padu dalam menyatukan hati untuk mengganyang malaysia.

Dan ini adalah ini pidato tersebut.

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu
Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.
Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.
Yoo…ayoo… kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Sumber :http://suremaker.blogspot.com/

Sebetulnya buat rakyat Indonesia sekarang bukanlah keinginan untuk perang atau mengganyang Malaysia seperti jamannya Bung Karno tapi ketegasan Pemimpin dalam membela warganya itu yang dibutuhkan, demo-demo yang terjadi selama ini semata-mata bukan keinginan rakyat untuk berperang melawan malaysia tapi lebih kepada sikap para pemimpin kita yang justru sepertinya tidak tegas bahkan Menlu sendiri terkesan telah berbohong kepada Publik perihal kronologis penangkapan terhadap 3 pegawai DKP tersebut.

Dalam bayangan saya semalam mungkin kita akan memutuskan hubungan Diplomatik sementara, memutuskan untuk tidak mengirimkan TKI karena jelas sekali kebutukan Malaysia terhadap TKI sangat besar tapi sayang hal itu tidak terjadi.

Semoga ini bisa menjadi catatan kita kedepan untuk lebih jeli lagi dalam memilah dan memilih pemimpin yang benar-benar mampu menjaga kedaulatan negeri ini.

Salam.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

40 thoughts on “Pidato Presiden SBY Tentang Masalah Malaysia

  1. pastinya, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan presiden sby dalam pidatonya…salah satunya adalah keadaan TKI di Malaysia yang jumlahnya mencapai 2 jutaan dan itu belum termasuk TKI yang ilegal..SBY mungkin takut malaysia “mengganggu” para TKI (terlebih lagi TKI Ilegal), sehingga mencoba untuk berhati-hati thd Malaysia

    Posted by bolehngeblog | 2 September 2010, 02:42
  2. bolehngeblog :

    Sepertinya itu, semoga saja apa yang diharapkannya benar kedepannya

    Posted by omiyan | 2 September 2010, 02:58
  3. Hhmmm…

    Posted by Hari Mulya | 2 September 2010, 06:22
  4. merinding mbaca pidato Pak Karno…

    Posted by Hari Mulya | 2 September 2010, 06:23
  5. siapapun negeri jiran nya, kaLau batas wiLayah beLum tuntas benar, kayaknya suLit untuk damai.. mungkin para eLit nya bisa damai.. tapi rakyatnya beLum tentu…

    Posted by Hari Mulya | 2 September 2010, 06:24
  6. sikap pemimpin yang mengecewakan
    tak ada inisiatif membela harga diri bangsa
    wajar banget jika martabat negeri ini dilecehkan
    dipandang sebelah mata oleh negeri tetangga
    semoga Tuhan memberi negeri ini seorang pemimpin yang berani

    salam sukses
    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

    Posted by sedjatee | 2 September 2010, 07:18
  7. tak perlu seribu teman
    jika itu semua melecehkan
    tak usah takut punya musuh
    jika memang kita benar
    jaga harga diri bangsa
    hindari sikap pengecut

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

    Posted by sedjatee | 2 September 2010, 07:19
  8. saran gua sih:1.diplomat yang di malaysia di cabut
    2.para tkw dan tki di malaysia yang berjumlah 2000 orng di pulang kan
    3.jgn ampe perang sama malaysia karna di belakang malaysia ada inggris

    Posted by adji | 2 September 2010, 09:16
  9. trs kalau udah kayak gitu ekonomi dan sistem pembangunan di malaysia pun akan terhenti dan malaysia pun akan krisis ekonomi dan pembangunan di malaysia pun akan terbengkalai.dan kalau bisa kita perkuat hubungan komunis dgn china.
    thx……

    Posted by adji | 2 September 2010, 09:20
  10. kita bangsa indonesia punya harga diri.kita harus tegas tidak lembek kayak tempe.
    merdeka….merdeka

    Posted by adji | 2 September 2010, 09:25
  11. mangtafff

    Posted by Pencerah | 2 September 2010, 13:07
  12. Pertama sikap ketegasan perlu dikeluarkan berkenaan penangkapan 3 pegawai DKP. Namun implementasi tidak harus dengan berperang mengingat kaitan erat Indonesia – Malaysia terhadap TKI, Pelajar dan lain-lain. Menurut saya hal yang perlu dilakukan oleh bangsa Indonesia adalah membuat koridor yang jelas sampai batas mana suatu hal itu kedaulatan Indonesia, sehingga lagu daerah, kesenian dll tidak bisa dicuri bangsa lain

    Posted by ciput | 2 September 2010, 13:46
  13. Penyelesain dengan cara damai dengan diplomasi emang baik dan perlu. tetapi martabat dan kedaulatan bangsa jelas di atas segala-galanya

    Posted by alamendah | 2 September 2010, 14:03
  14. setidaknya Indonesia harus ngambil sikap yang nggak menggambarkan Indonesia itu pecundang yang mau aja di comotin barang2nya trus diam diam aja nggak ada respon marah atau semacamnya …

    Posted by fahrizal | 2 September 2010, 14:04
  15. wah kalu perang serem juga ya kang, namun memang benar seharussnya pemimpin kita bisa lebih tegas kepada Malaysia, agar kejadian ini tidak terus berulang

    Posted by subagya | 2 September 2010, 16:05
  16. Semoga masalah ini dapat diselesaikan dengan jalan damai.
    dan semoga kedaulatan negara kita tetap terjaga. amiin.

    Posted by Deden Hf | 2 September 2010, 16:43
  17. KURANG TEGASSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Posted by Adesepele™ | 3 September 2010, 04:52
  18. Pokoknya se7 dah dengan artikel di atas.😀

    Posted by فتر | 3 September 2010, 05:00
  19. pak SBY terlalu berbelit-belit. tapi memang tidak harus dengan jalan konfrontasi. karena dalam pembukaan UUD’45 tertulis kalau negara kita turut serta dalam usaha perdamaian dunia..
    tapi kalau diinjak-injak negara lain apa kita tetap diam saja?

    Posted by An | 3 September 2010, 05:19
  20. Kita hanya perlu pemimpin yang tegas.

    Posted by Fanz | 3 September 2010, 08:20
  21. hhhhhhuuuuuuuuuuuhhhhhhhh …………… te damu sada-sada…!!!!

    Posted by adee naztee | 3 September 2010, 08:25
  22. Hmm….. Jadi Perang ya Mas..?????? ‘o’

    Posted by Muhammad Joe Sekigawa | 3 September 2010, 10:34
  23. ya sudah kalo kek gitu..sabar terus pak presiden…tanpa ada tindakan yang tegas..
    satu demi satu pulau kita akan hilang diambil oleh malaysia..!!!
    kasian liat PARA PAHLAWAN KITA DULU,,,MENANGIS DALAM KUBUR LIAT ANAK CUCU NYA GAK BISA MENJAGA HARGA DIRI BANGSA DAN KEDAULATAN.

    BERUNDING AJA TERUS DENGAN DAMAI,, DARI DULU KEK GINI AJA PENYELESAIANNYA BERUNDING TANPA ADA HASIL, SEMENTARA MALAYSIA TETAP MELANGGAR KEDAULATAN BANGSA KITA TERCINTA!!!!!WALAUPUN DAH BEBERAPA KALI BERUNDING, NOTA PROTES LAH,,GAK BAKAL DIGUBRIS TU MA MALAYSIA,,,,,( TANAH AIRKU INDONESIA YANG KUCINTAI,KAN KUBELLA SAMPAI MATI) WALAU PEMIMPIN DINEGRI INI LEMAH)

    Posted by putra pribumi | 3 September 2010, 12:35
  24. BESOK MELIHAT PEMERINTAH KITA LEMAH KEK GINI, MAKIN BAYAK YANG AKAN MELANGGAR KEDAULATAN KITA, GAK MALAYSIA AJA, MUNGKIN FILLIPINA, AUSTRALA.PAPUA NUGINI..

    MAKIN HANCUR NEGARA KITA NTAR….

    Posted by putra pribumi | 3 September 2010, 12:42
  25. perang aja lah… wong yg pergi berperang kan bukan kita… itu TNI udah lama ga bekerja… senapan udah banyak yg karatan.. makanya sebaiknya perang ajah, biar sehat!

    Posted by dji sam soe | 3 September 2010, 17:15
  26. keren abis tidak perlu perang..SETUJU..tapi…kedaulatan di tuker sama devisa dan wisatawan serta ekonomi…cara berfikir seorang pemimpin yg seperti yg kita inginkan?maaf….

    Posted by riva | 4 September 2010, 05:16
  27. ketegasan juga diperlukan agar orang luar tidak menyepelekan kita

    Posted by orange float | 4 September 2010, 05:44
  28. GANYANG MALINGsia!!!!!!!!!!🙂

    Posted by putu | 4 September 2010, 14:25
  29. Gaya kepemimpinan SBY memang begitu. Kalem, cenderung ragu, dan terkesan tidak tegas. Sampai kapan pun ya begitu. Jadi berharap beliau tegas, percuma saja. Bikin mules perut doang. Untung, saya dulu tidak memilih dia.

    Posted by racheedus | 4 September 2010, 14:40
  30. semoga saja tidak terjadi perang karena hanya merugikan ke2 negara…,
    tapi jika terjadi perang pasti kita akan menang…,

    Posted by tyan's | 4 September 2010, 20:14
  31. entahlah,,,
    srmoga…..

    Posted by karzanik | 6 September 2010, 01:30
  32. entahlah,,,
    semoga…..

    Posted by karzanik | 6 September 2010, 01:30
  33. Faith makes all things possible.
    Hope makes all things work.
    Love makes all things beautiful.
    May you have all of the three.
    Happy Iedul Fitri.

    Posted by cenya95 | 6 September 2010, 04:37
  34. Semoga saja keputusan pak presiden itu nanti memang yang terbaik, dan juga sudah benar-benar dipikirkan dengan matang!
    dan tidak mengecewakan rakyatnya.
    Bali Villas Bali Villa

    Posted by Bali Villas | 6 September 2010, 04:51
  35. Mambu ku tak lagi runcing, parang ku tak lagi tajam, sebab semua itu sudah ku simpan rapi di kotak dipojok gudang ku, tapi amunisi ku siap menembus jantung mereka. Sayang….memang beda sabar ama pengecut itu tipis loh, dan itu bisa diliat dari sikap dan tindakan yang ditentukan di masa mendatang.

    Posted by Bang zul | 6 September 2010, 12:34
  36. Belum ada orang numero uno di negara kita yang Sepadan Bung Karno, Pemberani, Tegas, Nasionalis…Smoga pemilu berikutnya muncul seperti Beliau..We miss you, Our First President, The Greatest Man in Nusantara..

    Posted by andredream | 7 September 2010, 01:10
  37. Andai Majapahit masih berdiri, dan Gajah Mada masi hidup, malaysia gak akan lahir di globe dan atlas dunia..

    Posted by andredream | 7 September 2010, 01:12
  38. perdamaian harus dijaga, harkat dan martabat bangsa lebih utama

    Posted by budies | 7 September 2010, 10:56
  39. siapapun yang mendengar pidato bung karno pasti terkesima, lapar akan hilang

    Posted by budiesastro | 7 September 2010, 10:57
  40. ayo maju indonesia,,
    gempur malaysia kalo bener kita tidak salah knapa harus takut.
    ayo maju-maju
    ayo maju-maju
    ayo maju-maju
    jadikan indonesia terkenal
    dan makmur

    Posted by rais dyetrien forrever | 24 Juni 2013, 07:10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,464,039 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: