Artikel Lomba

Diantara Kata Maaf dan Bunyi Petasan


Dalam setiap moment lebaran sudah pasti kata maaf terucap dari mulut kita untuk bisa dengan ikhlas memaafkan atas segala kesalahan yang diperbuat baik sengaja maupun tidak sengaja dan itu sudah barang pasti kita mengharapkan ada balasan jika maaf kita diterima dengan ikhlas pula dan berharap tidak akan pernah kesalahan yang sama akan terulang.

Setelah melaksanakan Shalat Idul Fitri dikomplek tempat saya tinggal, maka saya segera bersungkem ria dengan ibu, istri dan anak-anak kemudian menghampiri para tetangga terdekat untuk bersalam-salam memohon maaf atas segala perbuatan selama bertetangga mungkin ada salah kata dan perbuatan yang sempat tidak berkenan dihati mereka.

Suasana lebaran dikomplek memang tidak seramai lebaran di kampung saya di Majalengka sana, tapi tetap keceriaan bisa saya dapatkan apalagi ketika anak tetangga berbondong-bondong datang untuk sekedar mengharapkan salam tempel dari orang yang dikunjunginya.

Selepas acara makan dirumah tak banyak kegiatan yang saya lakuin, maklum saudara yang tinggal di serang tidak banyak dan kebetulan mereka mudik, sedangkan saudara yang sekandung dengan saya baru sabtunya datang kerumah.

Ketika malam tiba ketika saya lagi asyik menonton TV bareng ibu saya dan kebetulan kedua anak saya sudah pada tidur tiba-tiba terdengar bunyi petasan yang suaranya begitu dahsyat menggelegar yang membuat saya sendiri sampai terkejut dan jantung berdebar kencang, bunyi petasan ini tidak seperti bunyi petasan kebanyakan malah saya beranggapan itu bunyi letusan senjata dan itu terus berlangsung beberapa kali.

Karena kaget dan kesal akhirnya saya dan istri keluar, bahkan istri berteriak kencang saking keselnya dengan orang yang menyalakan petasan tadi, begitupun saya maklum sehari sebelum lebaran Bunga anak paling besar sempat dirawat di RS. Sari Asih (terima kasih atas perawatan yang telaten) dan sikecil suka rewel kalau tidurnya terganggu.

Akhirnya sayapun mengumpat orang tersebut karena kesal, kebetulan rumah tetangga samping yang dilewatin orang tersebut lampunya padam jadi saya tidak memperhatikan siapa orang tersebut.

Ketika orang tersebut menjauh, saya mencoba memperjelas siapa sebenarnya yang menyalakan petasan tersebut dan ternyata orang tersebut adalah tetangga yang tinggal tepat dibelakang rumah saya dan saya kenal baik dan tidak pernah ada masalah sebelumnya malah kita punya hoby yang sama suka gowes.

Antara kesel dan perasaan ga enak akhirnya saya masuk kembali kerumah dan saya hanya bisa tersenyum….sambil berkata ke istri…

” Tadi pagi bermaaf-maafan tapi malam ini malah kena semprot …. “

Ya saya dan tetangga tersebut tadi pagi selepas Shalat Ied bersalam-salaman dan dia sendiri ngasih angpau ke Bunga……

Tapi malam ini ….. bercak hitam dalam kertas putih sudah terbuat.

Tulisan ini saya ikut sertakan dalam Lomba Blog Pesona Muslim



About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

20 thoughts on “Diantara Kata Maaf dan Bunyi Petasan

  1. kadang jadi serba salah, satu sisi mereka itu tetangga sendiri tapi karena ulah mereka kitanya jadi merasa terganggu. mau marah salah tapi kalo didiamkan malah kesel sendiri

    minal aidin wal faizin ya om, mohon maaf lahir dan bathin🙂

    Posted by orange float | 14 September 2010, 07:49
  2. orange float :
    :)

    sama sama bu

    Posted by omiyan | 14 September 2010, 08:32
  3. (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    Saya juga paling sebel kalau dengar suara petasan, pak. Aneh juga, habis maaf2an terus bikin tetangga sebel dengan membunyikan petasan….

    Alamendah’s Blog mengucapkan selamat idul fitri 1 Syawal 1431 H.
    Mohon maaf lahir batin

    Posted by alamendah | 14 September 2010, 09:06
  4. alamendah :

    Tapi ketika saya tahu yang bunyiin tersebut tetangga belakang rumah, saya malah kepikiran mungkin dia ga ada niat buat bikin berisik….

    hehehehe masalahnya pas dia lewat lampu tetangga mati jadi saya ga tahu siapa yang bunyiin tuh petasan…coba kalau tahu tuh tetangga mungkin cuman bisa nyengir naha jengkel hahahahha ;D

    Posted by omiyan | 14 September 2010, 09:27
  5. Kayaknya yang gak enak bukan cuma keluarga Om Iyan deh…tetangganya pasti juga gak enak tuh tahu keluarga Om marah-marah…*soktahubanget*

    Minal ‘aidin wak faizin ya, Om…selamat menikmati lebaran dan liburan bersama keluarga tercinta…!

    Posted by Yoes Menoez | 14 September 2010, 09:42
  6. suara petasan memang bikin berisik..

    Posted by wibisono | 14 September 2010, 16:58
  7. Saya sampai sekarang belum pernah nyaman dengan yang namanya petasan…
    Tertarik sedikitpun tidak.
    Jangankan beli, dikasih gratispun saya nggak mau.
    Tapi istri saya malah suka!
    Sungguh tak terduga.
    Ini 100% benar…
    Untung saja dua anak lelaki saya meniru saya.

    [komentar saya ini saya ikutkan lomba comment disini, di blognya Omiyan]

    Posted by marsudiyanto | 15 September 2010, 00:19
  8. Tegur sapa seorang muslim senantiasa dilandasi kesabaran, bahkan marahnya pun dilandasi kesabaran, sehingga tidak membabi buta.
    Dibalik kemarahan dan emosi kita ternyata kita masih mendapat kesempatan untuk beribadah, yaitu dengan kesabaran dan tentu saja dengan saling memaafkan. Sayang sekali kadang kita tidak sisipkan kesabaran dalam setiap tindakan kita.
    Marah dengan sabar itu gimana si caranya?
    Kalau kita marah dlm keadaan berdiri maka kita dianjurkan duduk, berwudhu, bahkan kalau bisa kita sholat.
    Wallahua’alam ‘ala kulli hal

    Posted by Bang zul | 15 September 2010, 02:21
  9. hm…
    semoga hal tersebut tidak menjadi perenggang hubungan yang sudah terjalin lama….

    Posted by Usup Supriyadi | 15 September 2010, 06:36
  10. hehehehe…. indah malah pernah tuh lagi naik motor dilempar petasan sama anak kecil…. ya kagetlah yaaa…

    tapi kan.,.. karna kembali pada tujuan iedul fitri yaitu kembali ke fitrah… jadinya yah… marahnya ditahan dulu deh.. duganti senyum…. ^_^ dan maaf maafan..:mrgreen:

    Posted by indahnyahidupku | 15 September 2010, 10:14
  11. ternyata larangan utk tdk memasang petasan, masih saja diabaikan banyak orang ya Om.
    walaupun tau bahayanya, mungkin gak dihiraukan, kalau belum kena akbatnya .

    Dlm kesempatan ini bunda ingin mohon maaf lahir bathin utk segala kekhilafan ya Om.
    salam hangat utk keluarga
    semoga selalu sehat.
    salam

    Posted by bundadontworry | 15 September 2010, 11:52
  12. Assalamu”alaikum,

    Sudah lama MUI Cianjur memfatwakan haram terhadap petasan. Sekarang sudah sangat jarang orang membakar petasan. Kurang jelas pakah karena fatwa MUI atau ketakutan karena di Cianjur pernah beberapa rumah terbakar karena menimbun petasan, bahkan pernah juga ada yang meninggal.Tapi bagaimanapun perbuatan yang mengganggu orang lain adalah sebuah kedholiman.

    Selamat Idul Fitri, Wilujeng boboran siam
    Mohon maaf lahir batin.

    Salam hangat dari urang Cianjur

    Posted by Abdul Aziz | 15 September 2010, 14:39
  13. Kadang dalam kehidupan bertetangga harus lebih banyak sabar….karena apa yang menurut kita mengganggu, menurut mereka adalah hal biasa saja.

    Posted by edratna | 15 September 2010, 23:26
  14. Mungkin itu hanya sebuah godaan kecil, untuk menguji kita, agar tetap lebih bersabar. Memaafkan adalah kata yang indah untuk di dengar tapi sulit untuk diucapkan.

    Posted by Reny | 16 September 2010, 21:37
  15. Postingan yang Indah(Tim Penilai Pesona Muslim)

    Posted by Pesona Muslim | 18 September 2010, 09:53
  16. Selamat idul fitri, Om… mohon maaf lahir batin ya…
    Semoga dengan pengalaman ini, kita tidak ikut-ikutan memberi kesan buruk terhadap perayaan idul fitri…🙂

    Posted by vizon | 18 September 2010, 13:51
  17. ya waktu itu kan lagi emosi … ubah aja om menjadi lebih baik, mumpung masih lebaran
    berkunjung lagi dan minta maaf mungkin dia malah lebih menghormati, dan tidak mengulangi ….. salam kenal
    postingnya bagus

    Posted by bchree | 19 September 2010, 01:45
  18. menurut saya sih ga papa om

    maklum anak muda

    kan juga nggak tiap hari

    hehe🙂

    Posted by Julian | 19 September 2010, 15:12
  19. “As a Beginner, I am generally searching on-line for content that can assist me. Give thanks to you”

    Posted by Harley Davidson Motorcycles | 13 Oktober 2010, 19:04
  20. i be fond esteem it Diantara Kata Maaf dan Bunyi Petasan | Blognya Omiyan now im your rss reader

    Posted by free movie download | 27 Januari 2011, 12:03

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,056 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: