Tak Berkategori

Bekal ……


” Yah bekalnya jangan lupa …. ” terdengar suara istiriku mengingatkan.

” oh iyahhh…lupa …. ” dan akupun segera mengambil tas yang berisi bekal untuk makan pagi dan siang.

Hari itu seperti biasa istriku dan si Mba sudah pada bangun pagi untuk mempersiapkan bekal makanan untuk makan pagi dan siang. Dan itu sudah menjadi kebiasaanku sehari-hari, ya itung-itung penghematan dan selain itu makanan jelas lebih sehat.

Walau terkadang bekal yang aku bawa cuman tahu, tempe ma sayur tapi buatku itu sudah lebih dari cukup karena memang terasa beda kalau makan diwarung.

Jujur kebiasaan bawa bekal dari rumah sepertinya sudah terpola sedemikian rupa sehingga kalau pas ga bawa bekal rasanya malas banget untuk makan dan paling banter makan pagi lebih milih makan lontong ma bawan plus siangnya ya makan Mie halahhhhh hahahaha.

Yang jelas kebiasaan yang sudah aku jalanin hampir 2 tahun semenjak aku pindah cukup menambah bobot berat badan yang sudah naik hampir 7 kilo.

Hingga suatu hari aku lupa kalau dikantor itu ada acara kantor dan biasanya diakhiri makan-makan. Memang sih aku ga ikut acara tersebut karena memang acar tersebut hanya untuk atasan tapi untuk makan siangnya ternyata disediakan untuk semua pegawai.

Ketika makan siang, ya aku makan apa yang sudah dibekali oleh istriku…. goreng tempe dan tahu yang sudah terasa dingin ditambah sayuran yang sedikit anyep ternyata tidak mengurangi selera makanku mungkin karena faktor lapar lebih kuat.

Tiba-tiba atasanku lewat dan dia berkata…

” Hendra …. kamu ga makan diatas, enak-enak lho makanannya …. “

” Aduh maaf pak, kadung dah bawa bekal…. ga enak kalau ga dimakan…. “

Atasanku hanya tersenyum karena memang dia sudah tahu kalau aku termasuk kategori SS  alias Suami Sehat.

Terkadang dibeberapa kesempatan, aku harus sampai makan 2 kali dalam tempo 2 jam…. bagaimana tidak, aku diajak makan siang oleh rekan satu kantor dan ga bisa nolak, dan aku juga ingat hari itu bawa bekal makan siang…. Dan akhirnya setelah makan siang lewat 2 jam maka tepat sehabis Ashar aku makan bekal dari istri….sayang juga kalau terbuang.

Terkadang kasihan juga kalau harus setiap hari kerja istri dan si mba harus bangun pagi demi bekal yang aku bawa. Tapi setidaknya untuk saat ini mereka terutama istriku begitu bahagia dalam menyiapkan masakan tersebut.

Tak bisa membalas dengan hal lain, hanya kata terima kasih untuk kalian kaum perempuan yang senantiasa menyiapkan sarapan pagi untuk para suami ketika akan berangkat kerja.

Dan untuk istriku ….. I Love U…..  (215)

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

4 thoughts on “Bekal ……

  1. Sekedar saran makannya harus di kontrol Om, biar gak tambah melar, saya kalau pulang kerumah malam hari, walau di jalan aau dikantor sudah makan rasanya juga gak enak kalau gak makan lagi… dan isrtri saya berhasil menaikkan berat badan saya sekitar 20 kg selama 11 tahun pernikahan…
    salam

    Posted by sp | 15 April 2011, 00:26
  2. Istri Pancen Oyyyeee……😀

    Posted by indra1082 | 15 April 2011, 01:21
  3. Sama kayak Ayah saya. Beliau juga selalu makan bekal yang sudah dimasak Bunda, padahal temannya sering traktir makan.

    Posted by Sya | 15 April 2011, 08:15
  4. Bisakah -kelak- saya jadi istri seperti ituuu… *membuat sehat suami🙂

    Posted by dheeasy | 19 April 2011, 13:32

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,465,694 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: