Tak Berkategori

Generalisir …


Sebuah kata yang akhir-akhir ini menjadi trend terutama untuk sebuah perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang tertentu dan dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk kepentingan kelompoknya.

Selain itu sepertinya Indonesia sekarang memang sedang dibanjiri oleh sekelompok orang yang lebih suka asal bicara tanpa memperhatikan apakah itu pantas atau tidak, padahal setiap ucapan atau kalimat yang tertulis bisa jadi menjadi sebuah boomerang buat dirinya sendiri atau kelompok yang menjadi kepentingannya.

Rasa sopan santun atau tata karma dalam berucap rasanya sekarang sudah luntur yang ada adalah terucap dulu masalah nanti benar atau tidak itu belakangan toh nantinya bisa diklarifkasi.

Kasus-kasus besar yang terjadi belakangan ini seperti dipilih dan dipilah mana yang menguntungkan dan tidak untuk kelompoknya. Yang paling kentara adalah kasus besar GT yang begitu diliput hampir semua media dan menjadi Hot Thread dimana-mana, dan sebagian pemberitaan yang ada benar-benar membabibuta tanpa adanya klarifikasi terlebih dahulu…. Dengan menggenelalisir pemberitaan tersebut ternyata terbukti efektif dan mampu membuat stigma negative terhadap indstitusi dan yang ada didalamnya adalah sama berprilaku seperti GT.

Kata-kata mafia pajak sepertinya hinggap dimuka semua pegawai pajak, padahal jika kita mau jujur pengertian kata mafia pajak itu sendiri telah kabur dari kata sebenarnya.

Menurut pemahaman saya sebagai seorang penulis sekaligus sebagai seorang Wajib Pajak, Mafia Pajak tak lebih dari pengertian suatu tindakan atau perbuatan seseorang atau sekelompok orang yang dengan sengaja mengaburkan, menggelapkan penghasilan yang diterimanya sehingga apa yang dilaporkan di SPT yang disampaikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Namun pemberitaan yang ada sekarang lebih berat kepada kepentingan bisnis bukan lagi kepada pemberitaan yang benar dan berimbang bahkan menjurus kepada fitnah, tapi ketika ada kejadian yang menimpa kelompoknya baru mereka berkata…

“ Tolong jangan berprasangka buruk dulu … tidak semua seperti itu … “

Ada sebuah pemberitaan dari salah satu anggota dewan dari sebuah partai politik yang dilontarkan adalah sebuah kalimat yang menurut hemat saya tidak tepat malah terkesan pembodohan dan buat orang yang mengerti mungkin akan berkata…

“ Ini yang ngomong bener ga ngaca ya…”

Mengutip isi tulisan tersebut adalah ..

“Orang pajak itu kan setiap hari menegosiasikan uang orang. Jadi, nggak boleh berbaik sangka dengan orang pajak. Karena UU pajak melindungi aktivitas aparat pajak, ini yang harus dirombak,” pungkasnya.

Kalimat diatas menjadi sebuah pertanyaan buat yang paham dan yang benar-benar melakukan kewajiban pajaknya.

  1. Bukankah perhitungan pajak menganut system Self Assesment, yang artinya kepada Wajib Pajaklah diberikan keleluasaan untuk menghitung, membayar dan melaporkan pajaknya sendiri dan Secara langsung ke kantor pajak setempat dimana mereka terdaftar. Sehingga dengan adanya kalimat menegosiasikan uang orang … uang yang mana..????
  2. Undang-undang adalah sebuah produk yang dibahas dan disahkan hanya oleh mereka yang mempunyai kewenangan dalam menghasilkan sebuah Produk Hukum dan itu hanya ada di DPR, sehingga jika ada kalimat …. Jadi, nggak boleh berbaik sangka dengan orang pajak. Karena UU pajak melindungi aktivitas aparat pajak, menurut hemat saya sepertinya ini menelanjangi sendiri kepada para pembuat Undang-undang itu sendiri…. (silakan menafsirkannya sendiri..)

Rasanya sebagai seorang yang bermartabat para wakil rakyat haruslah memberikan sebuah contoh dalam bersikap dan berbicara untun lebih santun dan menjaga perasaan karena jelas apa yang tertera diberita tersebut sepertinya menggeneralisir prilaku para pegawai Pajak.

Jika kita sekarang dibalik dengan adanya kasus-kasus dimana anggota dewan kedapatan melakukan tindakan korupsi, suka ke panti pijat, dugem, nyabu atau kedapatan menonton video porno salahkan jika masyarakat menggenelalisir hal tersebut dengan sebuah kalimat …

“ Jangan percaya sama anggota dewan mereka sama saja mau partai ngaku bersih atau jujur atau terbuka tetep sama lha wong mereka juga suka korupsi, suka ke panti pijat, dugem, nyabu dan doyan nonton video porno …”

Pastinya tidak akan terima!! Dan akan menuntut ke meja hukum!!.

Saya berharap kepada para wakil rakyat untuk tidaklah selalu membuat statement yang membuat sekelompok masyarakat merasa dipojokkan dan dihakimi oleh adanya ucapan yang dilontarkan yang dimuat diberbagai media pemberitaan, dan satu hal penting yang perlu diingat dan untuk tidak dilupakan….

Mungkin diantara sekelompok orang tersebut yang dijelekan oleh statement tersebut justru adalah pendukung setia anda yang selama ini menaruh harapan besar karena sebelumnya percaya jika partai tersebut sebagai sebuah partai yang bersih….

Dan jika sudah begini, buat saya pribadi yang cuman seorang blogger lebih baik saya pindah partai atau malah memilih menjadi GOLPUT.

Salam.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

15 thoughts on “Generalisir …

  1. Kalau dalam bahasa jawa disebut Antem Kromo Om…
    Hantam Krama, Nggebyah Uyah…
    Sungguh amat merugikan dan memojokkan.
    Salam!

    Posted by marsudiyanto | 15 April 2011, 10:23
  2. Saya manggut2 aja….😐

    Kata Sujiwo Tejo, anggota DPR itu kan wakil rakyat, dan kita sebagai rakyat yang memilih mereka adalah raja. Posisi kita harusnya ada di atas mereka. Lha ini sekarang terbalik, malah kayaknya anggota DPR yang ada di atas kita, para rakyat ini.
    Sujiwo Tejo juga bilang, sebagai wakil, harusnya mereka lebih miskin ketimbang rajanya, yaitu rakyat.😆

    Posted by Asop | 15 April 2011, 11:35
  3. banyak hal terlalu di generalisir.. ya bgitulah kenyataan

    Posted by jumialely | 15 April 2011, 12:54
  4. nice..
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.the-netwerk.com
    sukses selalu!

    Posted by the-netwerk | 16 April 2011, 08:26
  5. yah begitulah yang selalu terjadi di indonesia. dewan selalu benar dan rakyat salah. selalu begitu.

    mereka terlalu mendominasi utk bermain culas…

    Posted by easy | 16 April 2011, 10:02
  6. Maklum, hal2 yang terjadi di Indonesia yang jelek2 itu sudah bukan ‘tabu’ lagi, hehe.. meminjam kata mbak jumialely. Gimana enggak, korupsi gede bukanlah kasus besar dan dianggap remeh.. hukumannya juga remeh2.. ckckck.. coba lihat aja tukang colong ayam, digebugi masa sampek mate.. para tikus polikit itu ngabisin uang rakyat, harusnya digebugin aja, pake pengadilan rakyat pasti lebih adil.. PEACE for All

    Posted by Bang Ahmad | 16 April 2011, 12:09
  7. pada asal jeplak aja emang, mereka berbicara didengar orang banyak dan mempengaruhi sebagian pemikiran orang2 yg denger. dasar sekate-katenye aje. ^^

    : ya para wakil rakyat sekarang sama saja selalu merasa diri benar…mungkin inilah jaman dimana orang ga bener memimpin sebuah negeri

    Posted by loek | 17 April 2011, 02:46
  8. kalo lihat pemberitaan akhir-akhir ini malah bikin puyeng kepala rakyat yang emang udah puyeng mikirin biaya hidup. aku setuju ama omiyan, kalo wakil rakyatnya masih begini-begini juga pemilihan depan akan dipertimbangkan untuk Golput….
    Omiyan : Ya itu adalah pilihan terbaik

    Posted by susisetya | 17 April 2011, 08:26
  9. SETUJU sama omiyan….

    Omiyan : Saya juga setuju hehehe

    Posted by rumah dijual | 18 April 2011, 07:12
  10. waah dah lama gak mampir keblog ini..
    apa kabar?

    Omiyan : Sehat…sama saya juga dah jarang berkunjung nich…ntar sana deh hehe

    Posted by melly | 18 April 2011, 09:06
  11. Antem Kromo itu apa ya?
    Apa saya sudah hilang jawane?😦

    Omiyan : Kata orang tua mah, pada doyan ngebacot tapi mereka ga tahu apa yang diomongin, terbukti kalau title itu dibeli kalau didapet dengan perjuangan mereka akan berpikir logis untuk sebuah ucapan

    Posted by giewahyudi | 18 April 2011, 09:36
  12. Kalau rakyat diam diartikan tanda setuju dan mereka semakin menjadi.
    Kalau rakyat bicara dianggap angin lalu.
    Terus gimana ya?

    Omiyan : Ya kita demo atau ga usah milih sekalian alias GOLPUT … atau cuekin aja deh mau mereka apa biarin aja cuekin aja ntar juga malu sendiri

    Posted by Ann | 18 April 2011, 14:19
  13. seharusnya bisa lebih bijak dlm mengungkapkan suatu statement ,terlebih hal ini kan bisa dilihat dan didengar semua golongan masyarakat negeri ini.
    apa tdk sebaiknya , melihat ke diri sendiri dulu ya Om?
    atau paling tdk jgn sembarangan men judge sesuatu sebelum diri kita sendiri bersih .
    mungkin ini masalah yg sulit bagi pemimpin ataupun wakil kita di tempat terhormat disana ya,Om😦
    salam

    Omiyan : Betul bun, tapi dengan begitu sekarang kita tahu bahwa dari apa yang kita lihat sekarang orang tuh banyak yang ASPAL, mereka menjual agama demi golongannya bukannya membuat ketentraman untuk kemaslahatan tapi membuat kegaduhan… saya sendiri sudah mengatakan NO untuk Partai begini

    Posted by bundadontworry | 19 April 2011, 06:40
  14. Sayapun pusing melihat keadaan sekarang tapi dipikir-pikir tak harus diambil pusing

    Posted by N@n@ng | 19 April 2011, 14:19
  15. hehehehe…
    mungkin memang bang omiyan belum pernah berbenturan dg para pegawai pajak ..😀

    klo pajak org per orang sih bg kantor pajak itu bs dibilang tidak ada apa2nya…

    yg menjadi saasaran utama para pegawai pajak itu adalah pajak2 PERUSAHAAN.

    yg nilainya bisa 70% sendiri dr seluruh pendapatan dr sektor pajak.

    bg sy, Pajak di indonesia ini bener2 tidak jelas bahkan mirip dengan pajak di zaman penjajah.

    ini karena Pajak adalah sebagai REGULATOR, EKSEKUTOR, YUDIKATIF,
    lengkap sudah….

    mau kemana2 terserah dia sendiri….
    ini bisa dilihat misalnya dg seluruh aturan pelaksana pajak yg membuat adl DIRJEN PAJAK, penagihnya juga pegawai DIRJEN PAJAK, klao mau protes, hakimnya pun hakim PAJAK.

    parah…..😦

    Posted by Goda-Gado | 20 April 2011, 12:39

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,466,132 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: