Tak Berkategori

“Mungkin” Lebaran Kali Ini Sama Walau Sedikit Berbeda


Wanita tua itu kini hanya bisa duduk dikursi roda sambil sesekali matanya menatap layar TV, ketika aku datang menghampirinya seperti biasa dia langsung menangis, hhmm memang semenjak dirinya terserang stroke 6 tahun yang lalu (walau sekarang sudah sembuh) kebiasaan menangis mendadaknya sering kambuh dan selalu terjadi dalam kondisi apapun. Padahal sering aku mengingatkan jangan selalu seperti itu takut tekanan darahnya akan tinggi kembali.

Terkadang ketika menatap wajahnya aku kangen sekali melihat dirinya yang suka tertawa atau menangis ketika bareng nonton film India, namun semenjak kepergian ayah tiriku sepertinya Beliau merasa kehilangan sekali. Ya aku memakluminya karena ayah tiriku begitu baik dan perhatian kepadanya namun sayang Beliau terlalu singkat menemani ibuku hanya 1 tahun 11 bulan.

” Lebaran pulang ga cep “, Beliau bertanya.

” Ga Mah, maaf ya mungkin lain kali aja mah …. “

Dan ibuku hanya bisa terdiam …, sedih rasanya karena mungkin dengan bisa mudik bisa menyenangkan dirinya sekaligus menuntaskan rasa kangen ke kampung halaman, jujur aku sendiri kepingin mudik tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya aku tunda dan tidak dilebaran ini.

” Asep sama Nanin mau pada kesini ga .. ” Tanya Beliau lagi

” Ga tahu mah, Asep apalagi susah dihubungi …, kalau Mba Nanin kemungkinan mau mudik ke saudara Bapak ” Jawabku

” Telpon yah suruh lebaran kumpul “pintanya

” Yah mah nanti aku telpon ” Jawabku sambil melihat wajah ibuku yang kembali menangis.

Ah kalau sudah begini kadang menjadi beban tersendiri buatku karena memang sudah hampir 3 lebaran ini kakakku susah sekali untuk disuruh berkumpul padahal aku sudah mengusahakan ibuku tinggal di rumahku biar jarak Jakarta – Bogor bisa ditempuh hanya dalam beberapa jam, tapi entah kenapa sepertinya jarak yang dekat buat mereka terasa sama antara Jakarta dengan kampung halaman yang dirasa jauh.

Kesal kadang menyelimuti diriku karena selalu saja ada alasan yang keluar ketika aku telpon agar mereka bisa sesering mungkin menengok orang tua apalagi dengan kondisi sekarang yang sudah sakit-sakitan dan hanya bisa duduk dikursi roda.

Tapi apadaya aku sendiri bisa memaklumi kondisi mereka yang mungkin karena faktor sudah berumah tangga dan banyak kebutuhan jadinya mereka tidak bisa memenuhi keinginan ibuku tersebut.

Menjelang lebaran kali ini akupun merasa pesimis untuk bisa berkumpul bareng kedua kakakku dan akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya tapi ya sudahlah semua orang punya kesibukan dan acara masing-masing tapi setidaknya lebaran kali ini aku tetap bersyukur karena masih diberikan kesempatan berkumpul dengan ibuku dan adiku walau dengan kondisi Beliau sakit, semoga saja dilebaran selanjutnya bisa seperti ini.

Ketika aku beranjak pergi mendadak ibuku menangis kembali….aku hanya bisa memeluk dan mencium keninganya ….

” Sudah ya mah untuk apa mamah menangis, doain semoga kali ini bisa kumpul bareng lagi jikapun tidak disini masih ada anakmu yang lain …. “

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

8 thoughts on ““Mungkin” Lebaran Kali Ini Sama Walau Sedikit Berbeda

  1. Ikut terharu.. Ingat orang tua di kampung yang selalu berwajah sumringah di hari lebaran. Mereka senyum-senyum melihat kehebohan rumah oleh anak-anak dan cucu-cucu. Lalu, terlihat sedih ketika satu demi satu anak-anaknya pamit balik ke rumah masing-masing. Tapi, siklus kehidupan. Sendiri, berdua karena menikah, punya anak-anak, kebali berdua, dan akhirnya sendiri-sendiri lagi.
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

    Posted by Mochammad | 22 Agustus 2011, 04:37
  2. Itulah kehidupan, semoga kita bisa menyempatkan diri berkumpul dengan orang tua di hari lebaran nanti. kalopun tidak di lain waktu menyempatkan diri datang berkunjung ke orang tua.

    Posted by agussupria | 23 Agustus 2011, 02:12
  3. Ayolah,, bahagiakan orang tua..
    Mudah2an ada berkahnya🙂

    Posted by Rafting | 25 Agustus 2011, 03:33
  4. tetap semangat,,,yg penting hati kita kepada yg Diatas.

    Posted by LUKISAN MINIMALIS | 26 Agustus 2011, 09:53
  5. Tetap tersenyum Sob untuk menyambut hari kemenangan.

    Dengan kerendahan hati kami sudilah kiranya sahabat mengambil sebuah kartu ucapan di tempat kami di http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/08/kartu-lebaran-idul-fitri-1432-h-untuk.html

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    Posted by ejawantahblogEjawantah's Blog | 29 Agustus 2011, 04:01
  6. Semoga ada selalu ada hikmah di setiap keadaan kang.
    Selamat Lebaran. Minal aidzin wal faidzin. Mohon Maaf Lahir Bathin.
    Taqoballahuminna wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa kullu aamin bi khoir minal aizin walfaizin.

    Posted by mascayo | 30 Agustus 2011, 13:12
  7. maaf lahir batin…

    semoga ibu sll diberi ketabahan,,dan kakak2 bisa segera mengunjungi ibu. amiin

    ada sharing kisah pernikahan di t4 ku…http://puteriamirillis.blogspot.com/2011/08/blog-quiz-story-pudding-for-wedding.html..boleh pernikahan ortu, saudara, teman, orang lain…

    Posted by Puteriamirillis | 5 September 2011, 06:55
  8. join to hajarabis

    Posted by hajarabis | 11 Oktober 2011, 07:52

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,461,813 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 929 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: