Tak Berkategori

Facebook : Catatan Kecil Untuk Deni Albar


Dalam Facebook kita bisa berbagi walau terkadang kita sedikit narcis atau malah terkesan alay tapi itu untuk awalnya ketika dimasa tertentu bisa jadi itu untuk sebuah kenangan.

Berinteraksi didunia maya dengan teman lama, temen sehoby, atau temen lainnya terkadang membuat kita terbawa akan dunia baru walau terkadang membuat kita melupakan waktu yang ada.

Mungkin kita awalnya hanya sekedar untuk bisa berbagi pengalaman, foto, keluh kesah atau memberi sebuah link tentang sebuah situs tapi semua itu selalu berujung kepada mencari perhatian atas apa yang kita tulis di Facebook tersebut.

Sebuah pengalaman atau lebih tepat disebut kenangan masa kecil yang sampai sekarang masih saya ingat adalah ketika sedang bermain dengan seorang teman yang bernama Deni Albar, seingat saya dia sering jadi bahan guyonan yaitu sering ditanya….

Deni teu gaduh taar nyaa…. (Deni ga punya jidat yaa)

Maklum rambutnya yang tebel terkadang menutupi jidatnya tersebut. Dan satu kejadian yang masih saya ingat ketika waktu itu ada sebuah bisul tumbuh di deket mata kiri saya entah bagaimana secara tak terduga teman saya tersebut melempar sebuah balok kayu untungnya ukuran kecil tepat mengenai bisul tersebut hingga pecah …. setelah itu terbilang saya sembuh gara-gara lemparan temen tersebut.

Selain itu dia jago juga bermain bola, walau kami sering bermain di terminal yang notabene lapangannya adalah aspal tidak menyurutkan untuk bermain bareng-bareng terkadang kamipun tanding dengan kawan dari tempat lain (istilah sundanya Met).

Waktu terus berlalu seiring waktu dan usia kami jarang ketemu, bertemu pun kalau tidak salah 4 tahun silam ketika saya mudik lebaran dan kini sahabatku tersebut berwiraswasta.

Hingga kurang lebih 1 tahun dari sekarang kamipun bertemu lagi di Facebook, walau jarang berbagi informasi tapi hal ini merasa sudah cukup untuk bisa mengetahui jika sahabat tersebut masih tetap betah ada dikampung halaman.

Hingga membaca sebuah walls dari teman jika temenku tersebut meninggal tepat minggu kemaren (18/09/2011), rasanya kaget banget buat saya karena membaca sebuah wall :

Inalilahi wainailahi’Rojiun telah berpulang Kepangkuan Alloh SWT,,Saudara kita DeniA’s Meer,,Smoga Amal ibadahnya, Iman Islam nya diterima disisi Alloh SWt.
Amienn…Amiennn…
Mohon Untuk saudara semua Memanjatkan Do’a Untuk AlmarhuM dng Membaca Surat AL’patihaH…

Antara percaya dan tidak saya langsung memastikan apakah bener itu deni sahabat kecil dulu, setelah sempat bertanya sana-sini akhirnya benar jika yang meninggal tersebut adalah sahabat masa kecil tersebut.

Walau sudah lama tidak bersua tapi mendengar berita tersebut membuat kaget karena terbilang usianya sama dengan saya. Penyebabnya adalah jantung dan memang dia sudah cukup lama penyakit tersebut dia idap bahkan informasi dari teman di bulan puasa sendiri deni sempet dirawat.

Kini sahabatku sudah pergi ke pangkuan-Nya, disana dia sudah tenang dan tidak merasakan sakit lagi…sebagai kawan masa kecil kini saya hanya bisa mendoakan semoga Tuhan menerima Iman Islamnya dan mendapat tempat disisi-Nya.

Sahabat terima kasih karena bisa mengenal kamu … persahabatan masa kecil kita masih bisa tersambung walau hanya di dunia maya ini. Tapi itu telah mengikat kembali tali persahabatan yang sempat hilang.

Selamat jalan sahabatku …. Deni Albar.

Catatan kecil ini hanya untuk mengingatkan diri saya sendiri jika kematian bisa saja datang kapan saja…..dan kita harus segera mempersiapkan bekal untuk menghadapinya.

About omiyan

Cuman seorang newbie didunia maya, selalu merasa jika berbicara lewat tulisan itu lebih baik daripada kita berbicara tanpa ada jejak dalam sebuah tulisan.

Diskusi

13 thoughts on “Facebook : Catatan Kecil Untuk Deni Albar

  1. facebook masih menjadi rajanya sicial media

    Posted by Desa Ciburial | 23 September 2011, 04:18
  2. inna lillahi wa inna ilaihi rojiun
    umur itu rahasia Sang Pencipta ya kang
    semoga almarhum Deni diterima di sisiNya

    Posted by julie | 23 September 2011, 04:36
  3. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.
    Semoga temannya Kang Omiyan diampuni segala dosa dan diterima semua amal ibadahnya.
    Amin.

    Posted by alamendah | 23 September 2011, 13:44
  4. turut berduka cita semoga yang dtinggalkannya selalu tawakal…

    Posted by agussupria | 24 September 2011, 04:11
  5. Artikel yang menarik🙂

    Posted by Outing | 24 September 2011, 05:53
  6. Inilah rahasia Ilahi, kita tidak tahu kapan datangnya takdir kematian itu. Saya ikut dukacita, Innalillahiwinnailaihirojiun.

    Posted by ALRIS | 24 September 2011, 19:10
  7. selamat jalan sahabat…..

    Posted by dediyuliadi | 28 September 2011, 11:09
  8. Kematian kadang mengabadikan sosoknya di hati…

    Posted by Obat Sehat | 30 September 2011, 08:06
  9. Innalillahii wainnailaihi rojiiun, Ikut berduka cita Om..
    Facebook memang banyak berjasa ‘mempertemukan’ kembali dengan orang-orang yang sudah lama tak bersilaturrahmi…

    Posted by soyjoy76 | 30 September 2011, 09:44
  10. Inna Lillahi Roji’un inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roji’uun

    Posted by War | 1 Oktober 2011, 07:33
  11. Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun… semoga keluarga yg ditinggalkan sabar dan ikhlas… amin

    *salam kenal dari newbe yang sedang mencari teman di dunia blog,,,
    kunjungi http://farid-we.blogspot.com/

    Posted by faridwajdiarsya | 2 Oktober 2011, 14:55
  12. salam kenal..thanx

    Posted by Dokter Anak | 27 Oktober 2011, 07:53

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

twitter

  • 2,465,694 Sejak 17 Nov 2008

Kategori

Yang Lagi OL

Langganan via Email

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya

smadav antivirus indonesia

%d blogger menyukai ini: